Selasa, 15 Januari 2013

Mulai Akrabi Alquran

Alquran Al Karim adalah sumber utama bagi tumbuh dan meningkatnya "tsabat", dalam jiwa seorang Muslim. Sebab Alquran merupakan tali penghubung yang amat kokoh antara seorang hamba dengan Rabbnya. Allah SWT telah menegaskan bahwa alquran mampu meneguhkan hati orang-orang yang mengimaninya.

Firman Allah SWT: "Katakanlah: Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al-Qur'an itu dari Rabb-mu dengan benar, untuk meneguhkan hati orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)." (QS An Nahl: 102).

Ada beberapa hal yang menjadikan alquran sumber "tsabat":

Pertama, Alquran menanamkan keimanan dan mempertautkan hati seorang Muslim dengan Allah SWT. Membaca dan mendengar ayat Alquran dengan penuh tadabbur dan penghayatan, mampu menghadirkan perasaan sedang berhadapan dengan Allah SWT menerima segala pesan, nasihat, perintah, dan larangan-Nya. Hal ini akan menjadi bekal ketika ia mengarungi kehidupan dengan segala serba-serbinya.

Kedua, Alquran membekali seseorang dengan persepsi, konsepsi serta nilai-nilai yang dijamin kebenarannya, sehingga ia mampu menilai dan menimbang segala sesuatu dengan proporsional dan benar.

Orang-orang yang memahami alquran, pasti tahu bahwa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara. Dengan demikian dia akan menyikapi dunia ini dengan cara yang wajar sesuai dengan kehendak penciptanya.

Ketiga, Alquran menjawab berbagai tuduhan yang dilontarkan oleh orang-orang kafir dan munafik atau musuh Islam lainnya, serta mematahkan logika mereka yang rancu. Sehingga sikap "tsabat" yang tumbuh didasari kejelasan dalil yang ada.

Dalam kaitan ini Rasulullah SAW bersabda: "Perumpamaan orang-orang Mu'min yang membaca Alquran bagaikan buah utrujah, baunya harum dan rasanya juga ni'mat. Dan perumpamaan orang mu'min yang tidak suka membaca Alquran bagaikan buah korma, rasanya manis tapi tidak berbau harum." (HR Muttafaq 'alaih).


0 komentar:

Posting Komentar