Minggu, 13 Januari 2013

Amanah, Bagian Penting Dalam Kehidupan

Wahai, orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedangkan kamu mengetahui". (QS Al Anfal: 27)

Di dalam bahasa Arab, orang yang dapat dipercaya disebut Al Amin. Muhammad SAW jauh sebelum memperoleh wahyu kerasulan sudah memperoleh gelar Al Amin. Hal ini diperoleh dalam relasinya dengan pengusaha wanita kaya bernama Khadijah. Pada waktu beliau ditugasi untuk berdagang ke Suriah, perilaku amanah itulah yang ditunjukkan nabi Muhammad SAW.

Karena perilakunya itu, maka nabi Muhammad SAW dipercaya juga untuk menyelesaikan konflik antarsuku bangsa Arab. Mereka hampir saja bersengketa dalam acara tahunan pencucian kiswah atau kain penutup Kabah. Mereka hampir berperang untuk memperebutkan suku mana yang berhak menempatkan kiswah pada Kabah tersebut.

Sungguh beruntung mereka dapat bernegosiasi untuk mencari orang yang pantas sebagai penengah atau hakim yang jujur dan dapat dipercaya untuk menyelesaikan masalah diantara suku tersebut. Di tengah suasana itu, muncul nama Muhammad SAW untuk menjadi mediator yang mempertemukan kepentingan mereka.

Muhammad SAW kemudian merancang cara yang efektif untuk itu. Akhirnya, diputuskan masing-masing pimpinan suku memegang kain kiswah dan secara bersama-sama mele-takkannya di atas Kabah. Mereka merasa puas dan konflik tidak terjadi.

Namun kini, di tengah kehidupan yang semakin kompleks, amanah atau trust itu sudah berubah implikasinya. Banyak orang yang sudah tidak lagi memperdulikan tentang amanah ini. Di mana-mana banyak sekali kelakuan yang menyimpang dari jalan yang sudah digariskan, yaitu berlaku Amanah. Banyak sekali kasus besar terjadi, ada kasus mafia pajak, mafia hukum, mafia ekonomi, dan sebagainya.

Sesungguhnya kita mengetahui bahwa segala bentuk penyelewengan yang dilakukan akhir-akhir ini disebabkan rendahnya komitmen untuk menjaga amanah. Padahal, menjaga amanah itu bagian penting di dalam kehidupan ini. Jika tidak ada amanah, maka dunia ini akan hancur, dan muncul saling ketidakpercayaan antara satu dengan lainnya. Menjaga amanah adalah kewajiban.

Di dalam dunia modern ini, banyak sekali orang yang dengan mudah melalaikan amanah. Amanah bukan hanya menjadi tolok ukur perbuatan. Karena itu, banyak penyimpangan terjadi di mana-mana. Banyaknya mafia di berbagai sektor kehidupan dipicu oleh kelalaian menjaga amanah.

Amanah itu harus dijaga sampai mengembuskan nafas terakhir. Setiap agama mengajarkan agar setiap orang menjaga amanah terkait dengan apa yang menjadi wewenangnya atau otoritasnya. Tak ada kebohongan di dalam menjaga amanah yang dipercayakan kepadanya.

Setiap kepercayaan yang diberikan oleh siapa pun kepada kita tentunya harus dijaga secara maksimal. Harus disadari bahwa melalui kepercayaan itu segala relasi di dalam kehidupan ini akan dimulai. Bilamana negara ini dikelola dengan amanah, maka kesejahteraan masyarakat didalamnya tentu sudah jauh lebih baik dari sekarang ini. Wallahua'lam


0 komentar:

Posting Komentar