Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Tampilkan postingan dengan label motivasi kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi kerja. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Oktober 2012

Belajar Bijak dari Cinta


Alkisah seorang Suami yang gagah, berhasil dan baik hati bernama Ahmad dan seorang gadis cantik penggoda. Mereka kenal di sebuah kantin kompleks perkantoran mereka, setelah berkenalan dan saling berbicara, setelah mereka saling bertukar pin BBM.

Keesokan harinya si gadis mulai mengirimkan BBM

Gadis : Wah mas hebat ya..... keliatannyan sudah jadi orang yang hebat, keliatan dari penampilannya yang OK. Ahmad lalu menjawab si Gadis :terima kasih ya Mbak.

Esoknya, si Gading penggoda menelpon Ahmad, tuk sekedar " say hallo, kapan ya mas, kita makan bertemu dan makan bareng lagi? Ahmad : hmmmm kapan ya ... oke kapan saja boleh:) .

Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui BBM  dan telepon, si Gadis mencari cara untuk bertemu dengan alasan untuk Konseling dirinya yang sedang mengalami masalah dan akhirnya Ahmad menemuinya dengan tujuan ingin membantunya. 1-2 kali Diberikanlah konseling dan terapi untuk si Gadis tersebut.

Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka untuk alasan konsultasi. Sampai suatu hari, si gadis tidak tahan untuk mengirim BBM yang berisi curahan perasaannya:”Mas... Sebenarnya aku benar-benar mencintaimu, aku tahu Mas sudah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri kedua, aku siap mas... dan maaf aku mengganggu perasaanmu... Mas benar-benar telah membuat aku begitu terpesona:*

Dengan berat hati akhirnya Ahmad menjawab:

Mbak, mohon maaf saya mengerti dan paham maksud Mbak...tapi dengan berat hati aku harus jawab TIDAK! Saya tahu Mbak memang cantik, dan saya percaya banyak pria tentu mengatakan mbak cantik dan sangat menarik.

Tapi... tahukah mbak mengapa saya  bisa tampil baik dan berhasil seperti ini..., itu semua karena doa, perhatian, dorongan & semangat dari seorang Istri yang sangat saya cintai... alangkah berdosanya saya jika saya berselingkuh kepada wanita lain. Mbak tersenyum melihat saya dengan kondisi saya sekarang ini, tetapi istri saya melihat saya dengan lebih tersenyum lagi meski dia bersusah payah membantu dan begitu setia mendorong saya dengan cinta kasih hingga saya berhasil seperti sekarang ini.

belajar bijak dari cinta


Tahukah mbak bhw saya memulai keberhasilan ini dari nol & isteri saya selalu mendampingi dikala begitu banyak penderitaan, kesedihan dan senang, terpuruk dan berhasil seperti ini mewarnai kehidupan saya. Tahukah Mbak bahwa isteri saya  yang selalu mendoakan untuk keberhasilan saya. Mbak memang sangat cantik dan menarik, tapi istri saya jauh lebih cantik di mata dan hati saya... meski Mbak begitu mengagumi saya.
Siapapun dari kita tentu pernah menyadari bahwa sedikit banyak orang keluar masuk  menghiasi kehidupan kita. Mungkin ada yang muncul hanya sekelebat saja bahkan sampai 
ada yang begitu membekas dalam pikiran kita.
Ada pula yang telah lama berjalan beiringan, tetapi tak disadari arti kehadirannya. Ada pula yang begitu jauh di mata, sedangkan wujudnya  begitu melekat di hati. Ada juga yang datang 
pergi begitu saja seolah tak pernah ada menorehkan titik apapun. Semua  orang yang pernah singgah dalam hidup kita bagaikan pernik-pernik yang membentuk sebuah mosaik catatan sejarah. Gambaran itu sebenarnya telah terbentuk, hanya saja tak pernah selesai. Atau kita salah lihat, sehingga seringkali tak bisa dinikmati keindahan karyanya.
 Cobalah kita mengambil waktu sejenak untuk mengenang mereka yang pernah hadir dalam hidup kita. Hargailah, hormatilah dan kenanglah seluruh jasa dan kebaikan mereka serta kebaikan yang mungkin  tersembunyi di balik tabir kekecewaan sekalipun. Siapa sajakah mereka ?
Mereka adalah orangtua yang kita sayang dan kasihi, istri dan anak-anak kita yang kita cintai, adik kakak kita, guru-guru kita yang begitu sabar membimbing, dan memberikan ilmunya, atasan bawahan rekan kerja yang selalu menghiasi manisnya kehidupan pekerjaan dimana kita berkarya, sanak dan kerabat yang memahami sebuah persaudaraan, teman serta sahabat yang begitu mewarnai kehidupan kita.
Juga tiada salahnya kita mengenang mereka yang pernah anggap musuh dan pengkhianat atau bahkan orang yang melukai hati sekalipun. Atau yang  tak pernah kita tahu nama dan wajahnya. Bagaimana pun mereka telah turut andil memahat pribadi kita; menyapukan tinta pada lukisan kehidupan kita; menyiangi tanaman jiwa kita. Kenanglah mereka dalam genangan cinta yang tak bertepi. Hanya dalam tatapan cintalah kita bisa memandang indahnya kehidupan ini. Karena tiada secuilpun hidup yang perlu disesali, maka hanya cinta dan kasih sayanglah jawabannya. Percayalah, karena orang yang bijak adalah orang yang tahu benar arti mengenang kebaikan dan jasa orang-orang dalam hidupnya, bukan !

Jumat, 19 Oktober 2012

Cara Menghilangkan Stres di Kantor


Stres Di Kantor !

Tiba-tiba sore hari saat menjelang jam kerja usai dengan mendadak atasan Anda datang sambil membawa tumpukan berkas kepada Anda. "Ali, tolong bikin proposal penawaran secepatnya. Ini semua bahannya. Pelajari dan nanti jam 9 malam, proposal itu sudah ada di meja saya!" katanya. Ini adalah perintah yang Anda harus kerjakan. Tak peduli tiba-tiba atasan Anda jadi lebih mirip seperti kera, atau wanita yang baru Anda kenal membuang jauh-jauh kartu nama Anda karena ingkar janji makan malam, Anda sudah janji dengan anak Anda yang sedang menunggu Anda di rumah di hari ultahnya atau timbunan rasa penat yang mendadak muncul, toh proposal itu harus selesai tepat pada waktunya.
stres di kantor

Apa yang kita hadapi di kantor, di rumah, di jalan, terkadang membuat Anda mendadak stres. Tanpilan yang sangat seksi dan menggoda sekretaris atasan yang sejak pagi menjadi hiburan hari ini, mendadak menjadi menyebalkan. Semuanya menyebalkan: Mulai dari komputer, pulpen, kopi, dinding, sepatu, AC, dan sebagainya.
Sebelum stres itu membunuh Anda, kami memberikan 4 jurus pamungkas yang mungkin bisa mengurangi rasa penat dan stres di kantor yang tiba-tiba muncul (tentu saja Anda tak berpikir konyol bahwa kami bisa mengurangi pekerjaan Anda kan ?). Bahkan, membuka sejenak halaman Caninews, dan melupakan sejenak himpitan yang datang tiba-tiba, bisa menjadi obat yang manjur. Tapi 
baiklah, inilah empat cara pembunuh stres Anda:
1.  BUAT LEHER ANDA RELAKS.
Angkat tangan kiri Anda dan lingkarkan di atas kepala sampai menyentuh kuping kanan. Tarik kepala Anda ke arah kiri menjauhi bahu kanan, lalu tahan. Lakukan untuk sisi lainnya.
2. TEKAN TANGAN ANDA
Satukan telapak tangan Anda , dan tekan jari Anda secara bersamaan sambil menarik nafas.
Kemudian buang nafas ketika mengendurkan tekanan pada jemari Anda. Lakukan ini sebanyak lima atau enam kali.
3.  ATUR MAKAN
Jika Anda sedang dalam keadaan stres berat, sebaiknya makanlah makanan yang rendah lemak dan kaya protein seperti ikan. Sebab, percayalah, stres bisa membuat nafsu makan Anda bertambah.
4. BERDIRI SAAT MENERIMA TELEPON
Anda akan meregangkan otot Anda dan bernafas lebih dalam, sehingga mengalirkan darah yang kaya akan oksigen lebih banyak ke otak Anda.
Ketika Anda berpikir bahwa gerakan ini begitu sederhana, cobalah di saat Anda merasa stres. Anda akan terkejut sendiri melihat efektivitas gerakan ini. Kami telah buktikan sendiri -sehingga mendadak, sekretaris yang menyebalkan itu menjadi cantik kembali dan terlihat indah dimata. Hip... hip... hurrraaaa!!!!

Stress di kantor: Kenali dan Kelola

Stress bisa dipicu masalah kecil, seperti bunyi telpon yang terus berdering, peralatan kantor yang sebentar-sebentar rusak, dan sebagainya. Atau lantaran masalah besar, seperti terlalu banyak atau terlalu sedikit pekerjaan, tidak menyukai pekerjaan, kekhawatiran bakal dipecat, atau tidak bisa akur dengan atasan. Umumnya, masalah-masalah besar mudah menyulut stress, sehingga orang menjadi merasa tidak bahagia dan kehilangan produktifitas. Namun stress dalam tingkatan yang tidak terlalu berat justru dapat merangsang orang untuk menjadi kreatif dan banyak akal. Tapi bila beban stress sudah terlalu berat, bukan hanya berdampak pada psikis namun juga pada fisik yang cukup parah.
stres di kantor

Oleh karena itu, kenalilah sumber utama yang dapat memicu stres di kantor.
·        Kewenangan 
Banyak studi menunjukkan bahwa pekerja yang merasa mempunyai tanggungjawab yang besar, namun hanya mempunyai sedikit kewenangan dalam pengambilan keputusan, beresiko mengalami masalah pembuluh jantung, dan berbaggai penyakit yang terkait dengan stres.
·        Kompetensi 
Apakah Anda peduli pada kemampuan Anda untuk selalu tampil prima? 
Apakah Anda merasa cukup tertantang? Anda merasa tidak aman dengan pekerjaan Anda? Perasaan tidak aman pada perkerjaan adalah pemicu utama stress pada banyak pekerja.
·        Kejelasan 
Perasaan ketidakpastian pada tugas-tugas, berbagai perubahan, atau ketidakjelasan tujuan perusahaan dapat memicu munculnya stres.
·        Komunikasi 
Tekanan di tempat kerja sering diakibatkan oleh buruknya komunikasi, yang dapat berujung stress. Ketidakmampuan mengekpresikan kepedulian, frustasi, atau emosi dapat memicu stress.
·        Dukungan 
Ketiadaan dukungan rekan kerja, akan mempersulit upaya mengatasi masalah-masalah dalam pekerjaan sehingga menyebabkan stres.
·        Signifikansi 
Bila Anda mengganggap bahwa pekerjaan yang Anda lakukan tidak berharga dan tidak merasa bangga karenanya, Anda akan merasakan tekanan stres.
·        Tanggungjawab bertambah 
Tambahan tanggungjawab kerja akan menambah tekanan stres.
Nah agar tidak menjadi korban deraan stres, maka Anda perlu mengelola stres di tempat kerja. Anda perlu berbuat sesuatu untuk memperingan tekanan yang bisa memicu stres
1.      Temui atasan Anda 
Sedikitnya setahun sekali (lebih sering lebih baik), Anda perlu membicarakan kinerja Anda dengan atasan. Sambil mencaritahu kelemahan yang perlu dibenahi dan kekuatan yang perlu dikembangkan, Anda dapat mencari "bocoran" tentang arah kebijakan perusahaan. Selain itu, Anda pun dapat mengkonfirmasikan isu-isu yang mungkin menyebabkan ketidaknayamanan dalam bekerja. Dengan demikian Anda dapat mempersiapakan diri Anda, untuk menghadapi hari-hari mendatang, tanpa terkaget-kaget.
2.      Atur waktu sebaik-baiknya 
Tinggalkan pekerjaan Anda di kantor, jangan dibawa ke rumah. Bila Anda sering mengorbankan waktu bebas untuk menyelesaikan pekerjaan, tanda-tanda stress adalah ganjaran yang bakal Anda dapatkan. Bila majikan Anda menawarkan jadwal kerja yang fleksibel, manfaatkan kesempatan tersebut dengan menyesuaikan gaya kerja Anda. Misal, datang lebih pagi agar bisa menikmati waktu istirahat siang yang lebih panjang, atau pulang lebih cepat. Manfaatkan wakktu luang tersebut untuk berolahraga atau bersantai.
3.      Matikan alat komunikasi 
Ponsel dan internet memungkinkan setiap orang untuk dihubungi setiap saat. Namun jangan biarkan teknologi menghapus batas antara waktu Anda dan jam kerja Anda. Tinggalkan ponsel Anda, atau putuskan untuk tidak menerima telepon ketika Anda sedang beristirahat, atau bersantai bersama keluarga. Hindari memeriksa e-mail kerja ketika sedang di rumah.
4.      Tahu kapan harus keluar 
Bila Anda merasa sangat menderita lantaran didera stress pekerjaan, dan saran di atas tidak berhasil, mungkin sudah saatnya Anda berpikir untuk berganti pekerjaan. Namun Anda harus yakin bahwa masalahnya ada pada perkerjaan atau pada Anda. Sebaiknya, Anda meluangkan waktu untuk mencari pekerjaan sebelum benar-benar mengundurkan diri. Menjadi pengangguran juga dapat menyebabkan stres. Idealnya, Anda telah mendapat pekerjaan baru sebelum mengundurkan diri, meskipun terkadang 
sulit terlaksana. Oleh karena itu putuskan, mana yang lebih baik; menjadi pengangguran atau menderita karena pekerjaan.
stres di kantor

Semoga bermanfaat and jangan stres ya, dan terus motivasi diri anda !

Minggu, 30 September 2012

[Motivasi Kerja] Cara Memotivasi Karyawan



Tinggi rendahnya motivasi seseorang dalam kehidupan adalah hal yang sudah biasa, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita untuk tetap dalam kondisi termotivasi,  itu baru hal yang luar biasa. Termotivasi atau tidak bagi seseorang adalah sebuah pilihan, demikian halnya dengan para karyawan di dalam organisasi. Tren motivasi pada grafik bisa jadi dapat berubah-ubah, karena memang cukup kompleksnya penyebab menurun atau naiknya motivasi para karyawan.
cara memotivasi karyawan

Di bawah ini beberapa catatan untuk mendukung  dan memotivasi karyawan agar mereka dapat perform dengan pekerjaannya :

Pertama adalah usahanya

Banyak orang yang tidak berusaha maksimal dalam pekerjaannya. Mereka menganggap bahwa pekerjaannya adalah sesuatu kebisaaan saja. Tetapi mereka tidak mau bekerja dan berusaha lebih keras dibandingkan apa yang sudah dia lakukan dalam masa yang sebelumnya. Maka, kita harus bisa memotivasi mereka, bahwa kalau mereka berusaha lebih keras maka mereka akan lebih sukses dalam hidupnya. Memotivasi usaha adalah hal yang paling dasar dan umum dalam memotivasi diri.

Kedua adalah bagaimana kita memotivasi orang agar lebih efektif dalam melakukan pekerjaannya

Sering dalam pekerjaan, orang itu melakukan pekerjaannya dengan cara yang salah. Kita juga sering melihat, kadang orang sudah bekerja keras, tetapi hasilnya sangat jelek. Itu adalah orang yang tidak mampu bekerja secara efektif. Kalau kita hanya push dia untuk bekerja lebih keras saja, maka yang yang akan kita dapatkan adalah orang yang bekerja lebih keras tetapi tidak menghasilkan sesuatu untuk perusahaan kita. Ini juga salah dan perlu kita diperbaiki. Kita juga harus bisa mengajarkan kepada mereka, cara yang benar untuk bekerja. Inilah yang akan memotivasi karyawan kita ke arah efektivitas yang lebih tinggi.

Ketiga adalah ketekunan

Kalau orang itu bekerja keras, kemudian tahu-tahu lemas dan dan tidak berhasil kemudiaan tidak mau bekerja lagi. Maka kita secara berkala harus mengingatkan dia tentang pentingnya sebuah pekerjaan yang berhasil dengan baik. 

Kalau kita mendorong karyawan kita ke arah yang lebih baik, maka tiga hal inilah yang perlu kita perhatikan. Memang ada beberapa orang tertentu yang sangat ter-drive oleh nilai uang dan gaji tinggi atau money value yang tinggi. Sehingga kalau komisinya besar dia akan bekerja keras. Coba kita lihat di dalam pekerjaan para pemborong. Ada pemborong bangunan maupun harian. Kalau pekerja borongan, dia akan cepat sekali bekerja. Kitalihat kalau mereka membuat tembok atau lantai, maka mereka dapat lebih cepat 3 sampai 4 kali dari pekerja harian. Walaupun kerjanya kasar dan agak terburu-buru. Tetapi coba kita lihat apa yang membuat mereka termotivasi untuk bekerja lebih keras; yaitu uang. Walaupun tidak semua orang tidak termotivasi dengan uang. Tetapi uang atau benefit secara financial tetaplah salah satu faktor penting dalam memotivasi karyawan-karyawan.
Hal kedua yang perlu diperhatikan selain uang adalah kepuasan dalam bekerja atau feeling appreciated, dan diberi pujian dengan kata-kata yang tepat. Bahwa kalau mereka bekerja dengan baik, Kita berterimakasih kepada mereka. Kita juga memberikan penghargaan non material kepada mereka. Inilah salah satu yang memotivasi orang untuk bekerja lebih keras.
Hal ketiga adalah contoh. Kalau Kita memberikan contoh jelek dalam bekerja, bermalas-malasan, tidak mau datang pagi, maka bagaimana Kitamengharapkan karyawan Kita bekerja keras? Inilah beberapa hal yang penting dalam memotivasi karyawan.
Sebenarnya bila kita ingin memutuskan tindakan atau eksekusi masalah motivasi karyawan, sebaiknya kita lakukan diagnosa guna menangkap dengan jelas latar belakang khususnya penurunan motivasi karyawan. Penyebab penurunan cukup kompleks dan tidak berkutat pada ladang kemampuan, pengetahuan, dan perilaku saja, tetapi bisa jadi karena faktor belief system, spiritual, identitas, nilai2 dan sebagainya yang jarang kita sentuh yang justru faktor penyebabnya mungkin lebih dominan. Cobalah perhatikan setiap kalimat penyebab 1-3 diatas untuk memudahkan kita menemukan latar belakang secara sederhana.

[Motivasi Kerja] Gaji Tak Pernah Cukup !


Gaji. Cuma 4 huruf memang. Tapi kenyataannya, yang namanya gaji selalu saja ditunggu-tunggu oleh mereka yang bekerja sebagai karyawan. Dimanapun itu. Betul. Jika Anda - atau suami Anda - bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, seringkali Anda selalu menunggu agar tanggal gajian itu datang - kalau bisa - sepuluh hari lebih cepat. Benar kan?

Menariknya, berapa pun gaji yang terima, seringkali kita merasa tidak pernah cukup. Besar sih besar. Itu sebabnya, kadang kita merasa kesal, kenapa sudah capek-cepek kerja sebulan, tetapi gaji tak pernah cukup. Bapak ibu, tenang. Kalau Anda bingung karena merasa gaji Anda tidak pernah cukup, maka kali ini saya akan memberitahu 5 hal kenapa gaji Anda dirasa tidak pernah cukup. Mau tahu apa saja?

gaji tidak pernah cukup



Biaya Hidup Tinggi


Salah satu penyebabnya mungkin karena biaya hidup di kota tempat Anda tinggal memang tinggi, dibandingkan kota-kota lain. Sekali lagi, ini cuma kemungkinan saja lho.


Gaji Anda Terlalu Kecil


Penyebab kedua adalah gaji yang kecil. Mungkin biaya hidup di kota Anda tak terlalu tinggi, tapi berhubung gaji Anda kecil, jelas Anda merasa gaji tak cukup bukan? Memang ada yang berpendapat, berapa pun gaji Anda, asal bisa dikelola dengan baik, pasti cukup. Betul. Saya setuju, karena saya sendiri juga bilang begitu. Tapi, kalau Anda merasa telah mengelolanya dengan baik, tapi kok gaji Anda tetap saja dirasa enggak pernah cukup selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, maka bisa jadi gaji Anda memang terlalu kecil.


Kenaikan Gaji tak Sebanding dengan Kenaikan Biaya Hidup


Penyebab ketiga karena kenaikan gaji Anda setiap tahun tidak seimbang dengan kenaikan Biaya Hidup. Misalnya, gaji di keluarga Anda Rp 1 juta sebulan. Biaya hidup Anda sekeluarha juga Rp 1 juta sebulan. Sementara tahun depan harga-harga naik, sehingga biaya hidup misalnya Rp 1,3 juta sebulan. Semetara gaji Anda "hanya" naik 10 persen, menjadi Rp 1,1 juta. Jelas, kan, gaji Anda tidak cukup.


Uang Lebih Enak Dihabiskan daripada Ditabung


Jujur saja, dimana-mana, yang namanya uang lebih enak untuk dihabiskan daripada ditabung. Benar kan? Contohnya, kalau Anda dapat uang Rp 500 rb sekarang, pasti akan lebih enak kalau Anda membelanjakannya daripada disimpan. Bawa saja uang itu ke toko baju atau toko sepatu, pilih-pilih, beli deh.
Tapi, kalau ditabung, enggak enak rasanya. Kenapa? Karena Anda jadi enggak bisa belanja. Itulah kenapa yang namanya uang lebih enak dibelanjakan daripada ditabung. Nah, karena keenakan, membuat orang selalu menghabiskan uang di dompetnya.
Setiap kali Anda pegang uang, selalu habis. Akhirnya, ketika ada kebutuhan, Anda lantas berpikir: "Kok nggak cukup ya gaji saya?" Padahal, itu karena Anda sudah terlanjur keenakan menghabiskan uang, sehingga rasanya gaji Anda seperti tidak cukup. Padahal, mungkin saja gaji Anda sebetulnya cukup, tapi Anda terlalu menghambur-hamburkannya.


Karena Keinginan Tidak Ada Batasnya


Anda tahu tidak bedanya kebutuhan dan keinginan? Kebutuhan adalah sesuatu yang Anda beli karena memang Anda butuhkan, entah Anda ingin atau tidak. Sementara keinginan, adalah sesuatu yang Anda beli, walaupun kadang Anda tidak selalu membutuhkannya. Menariknya, kebutuhan seringkali memiliki batas. Sementara keinginan biasanya tidak memiliki batas.
Misalnya, setiap bulan, penghasilan keluarga Anda katakan saja Rp 1 juta. Biaya hidup yang betul-betul Anda butuhkan setiap bulan rata-rata adalah Rp 700 ribu (ada batasnya, ingat?). Sementara, barang-barang yang Anda beli karena Anda memang menginginkannya, rata-rata adalah Rp 300 ribu per bulan. Total Rp 1 juta. Sesuai dengan gaji Anda. Tapi, suatu kali, bisa saja keinginan Anda meningkat, dari yang biasanya Rp 300 ribu per bulan, menjadi Rp 500 ribu per bulan. Otomatis, penghasilan Anda jadi nggak cukup dong.

Menariknya, seringkali justru keinginan inilah yang membuat gaji kita tidak cukup, karena yang namanya keinginan seringkali tidak ada batasnya, sementara kebutuhan, umumnya ada batasnya (dalam contoh diatas tadi, yaitu Rp 700 ribu per bulan). Nah, kalau Anda ingin gaji Anda cukup, sering-seringlah mengendalikan keinginan Anda yang biasanya tidak terbatas itu, dan motivasi diri anda. Bagaimana bapak ibu. Sudah jelas kan kenapa Anda selalu merasa gaji Anda tidak pernah cukup?


Motivator: Muhammad Yunus

Sabtu, 29 September 2012

[Motivasi Kerja] - Menjaga Kepercayaan


Hore!
Hari Baru, Teman-teman.
Bagi setiap karyawan, paling tidak enak kalau diawasi terus selama melakukan pekerjaan. Rasanya seperti tidak dipercaya saja. Kita semua memang ingin mendapatkan kepercayaan penuh bahwa kita bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Makanya, sebel banget jika punya boss yang maunya mengawasi terus. Sebenarnya, bagi atasan pun enak sekali kalau punya anak buah yang bisa berkerja dengan baik tanpa mesti diawasi terus. Toh mengawasi para karyawan juga sangat menyita waktu dan perhatian. Jadi, ada dua kebutuhan yang bisa saling dipertemukan, yaitu; karyawan ingin bekerja tanpa diawasi terus, sedangkan boss ingin tidak terlalu banyak buang waktu dan tenaga hanya untuk mengawasi karyawannya. Beres dong, kalau begitu. Teorinya. Tapi kenyataannya, tidak semudah itu. Maaf, jika tidak diawasi; apakah Anda bisa bekerja efektif 100%?

menjaga kepercayaan -Motivasi Diri-

Soal penyalahgunaan kepercayaan ini tidak hanya terjadi dikalangan staff atau karyawan biasa-biasa saja. Di level-level tinggi pun bisa terjadi. Contoh sederhana misalnya; seseorang dilevel senior management berada ruang kerja sambil menutup pintu kamar kerjanya. Apa yang sedang dilakukannya dengan laptopnya di jam kerja?. Tidak ada yang tahu. Setidaknya itulah yang beliau kira. Beliau tidak menyadari jika bossnya ingin mencari tahu apa sih kesibukannya sehari-hari. Entah bagaimana caranya, sang boss mengetahui bahwa sang manager itu ternyata kecanduan situs-situs khusus. Apa salahnya? Tidak ada salahnya jika dilakukan dijam-jam pribadi. Tapi jika dilakukan dijam kerja; beliau kan dibayar untuk bekerja, bukan untuk menonton tayangan tak relevan. Apa yang terjadi kemudian? Habis karirnya. Inilah salah satu contoh betapa pentingnya menjaga kepercayaan. Sekali mencedrainya, kita akan kehilangan kepercayaan itu untuk selamanya. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar menjaga kepercayaan, saya ajak memulainya dengan memahami berikut ini:
    

Setia kepada profesi.

 Setia kepada perusahaan itu bagus. Tapi, Anda bisa kecewa jika suatu saat nanti perusahaan tidak memberikan apa yang Anda inginkan. Akhirnya Anda pun kerja malas-malasan. Coba kita ubah kesetiaan kita kepada profesi kita sendiri; maka kinerja kita tidak akan pernah terpengaruh oleh situasi apapun yang kurang menyenangkan kita. Ketika memiliki kesetiaan kepada profesi, kita tidak tertarik untuk membuat profesi itu menjadi buruk. Sebaliknya kita akan berusaha melakukan tindakan-tindakan yang baik. “Sori, kita setia pada uang; bukan pada profesi,” ada juga yang berpikir begitu. Silakan saja. Tapi jika kesetiaan kita kepada profesi itu dipupuk dan dilakoni dengan baik, maka kita akan bisa membangun karir yang lebih baik. Sedangkan uang, merupakan kosekuensi logis seiring kenaikan jenjang karir yang berhasil kita raih. Makanya, setialah kepada profesi; sehingga kita tetap bergairah untuk melakukan yang terbaik. Meskipun tidak selalu diawasi.
      

Sekali untuk selamanya.

 Tidak ada yang meragukan pentingnya nama baik. Sekali tercoreng, sulit untuk dipulihkan. Salah satu kejadian menarik adalah ketika ada seorang eksekutif yang dikenal sangat jujur serta penuh dedikasi. Semua orang tahu persis soal kualitas dirinya yang sangat tinggi. Namun, suatu ketika eksekutif itu ‘tergelincir’. Hanya sekali itu. Tidak pernah terjadi sebelumnya. Tapi, karena kejadian yang hanya sekali itu, beliau kehilangan segalanya. Tidak ada gunanya penjelasan ataupun pembelaan yang menyatakan bahwa kejadian itu baru sekali itu. Tidak pula ada artinya janji untuk tidak mengulangi. Pokoknya, sejak kejadian itu orang tidak lagi menaruh respek yang sama seperti sebelumnya. Jika selalu ingat atas pentingnya menjaga nama baik, kita tidak akan tertarik untuk melakukan tindakan yang bisa merusaknya. Sekalipun ada kesempatan. Meskipun tidak bakal ketahuan. Kita akan tetap menjaganya tanpa perlu diawasi orang lain.
      

Menjaga integritas pribadi

. Di kantor, kadang tidak ada bedanya perlakuan terhadap karyawan yang baik dan yang buruk. Contoh sederhananya, jika Anda datang tepat waktu ke kantor mungkin Anda tidak mendapatkan penghargaan apapun. Sedangkan teman-teman Anda yang biasa terlambat juga tidak mendapatkan teguran apapun. Padahal, aturannya sudah jelas; tidak boleh terlambat masuk kerja. Makanya, banyak orang merasa tidak ada gunanya berdisiplin tinggi, atau bekerja dengan baik. Soalnya, hasilnya sama saja. Baik atau buruk tidak ada pengaruhnya. Lalu banyak yang cenderung ikut menjadi buruk. Ini kejadian di suatu organisasi. Suatu ketika, datang boss baru. Saat memeriksa kondisi kantornya, beliau memutuskan untuk melakukan ‘pembersihan’. Kedatangannya menjadi berkah bagi orang-orang yang menjaga integritas pribadinya. Yaitu orang yang tetap konsisten dengan perilaku baiknya, meskipun atasannya tidak selalu memonitor tindak tanduknya.
      

Memberi hadiah kepada diri sendiri.

 Ada indikasi kuat jika di banyak kantor terdapat lebih banyak punishment, daripada reward. Misalnya, jika karyawan melakukan tindakan yang baik itu dianggap biasa saja. Tapi jika melakukan kesalahan, langsung ditegur bahkan dihukum. Makanya kadang ada juga orang yang bilang begini;”Kalau gue kerja bagus, nggak ada tuch yang muji. Eh, sekalinya gue melakukan kesalahan langsung didamprat habis-habisan….” Tidak usah heran, karena mungkin masih banyak perusahaan yang begitu. Anda lari kemana pun juga mungkin masih seperti itu. Jadi solusinya bukan pindah. Melainkan belajar untuk memberi hadiah kepada diri sendiri, atas setiap kebaikan yang Anda lakukan. Sekedar tepukan di bahu sendiri. Anda juga boleh pergi ke toilet, lalu didepan cermin Anda katakan; “Welldone buddy. Hari ini kamu bekerja baik sekali!” Maka jiwa  Anda akan dipenuhi dengan aura kebaikan sekalipun tidak ada orang yang peduli atas kebaikan-kebaikan yang Anda lakukan dikantor pada hari itu.
      

Mencari bukan sekedar uang.

 Kalau tidak digaji, masak sih Anda mau bekerja di kantor itu. Sah. Memang begitulah seharusnya. Namun, coba renungkan kembali; apakah pendapatan Anda sebanding dengan pengorbanan dan resiko yang Anda hadapi dalam pekerjaan? Kemungkinan besar Anda merasa berhak mendapatkan lebih, kan? Makanya, gampang sekali untuk tergoda mencari yang ‘lebihnya’ itu. Beda sekali kalau yang kita cari itu bukan sekedar uang. Misalnya persahabatan. Maka Anda akan terus membangun persahabatan dengan kolega yang saling menghargai dan perhatian. Apa lagi jika Anda ingat bahwa bekerja adalah bagian dari perintah Tuhan. Bekerja itu termasuk ibadah. Maka, tidak mungkin kita melakukan tindakan buruk selama menjalankan pekerjaan itu. Karena dalam beribadah, kita tidak melakukan keburukan.

Menjaga Kepercayaan 2 -Motivasi Diri-

Ada cukup banyak contoh orang  yang hanya bisa bekerja dan bertindak dengan baik di tempat kerja jika dan hanya jika diawasi saja. Tapi banyak juga kok contoh orang yang tetap konsisten menjaga kepercayaan itu. Memang, atasan kita punya keterbatasan dalam mengawasi. Tapi kalau selalu ingat bahwa tidak ada tindakan tanpa konsekuensi, maka kita pun senantiasa sadar jika setiap perbuatan akan diperhitungkan. Mungkin bukan oleh perusahaan. Tapi pasti, oleh Dia yang menginginkan kita untuk menjadi pribadi yang amanah. Yaitu pribadi yang bisa menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Dengan begitu, kita bisa bekerja sebaik mungkin. Bukan dengan takaran jumlah uang yang kita dapatkan. Melainkan dengan ukuran daya diri dan kemampuan yang sudah Tuhan anugerahkan. Maka Insya Allah, kita akan senantiasa bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dapat memotivasi diri sendiri. Sehingga kepercayaan yang kita dapatkan ini, benar-benar bisa dijaga. Dan ditunaikan.


Minggu, 02 Mei 2010

Kalimat Mutiara Motivasi Sukses dan Kesuksesan Hari Ini

Sukses terletak pada mereka yang meraih sesuatu lebih dari diri mereka sendiri

Start Action - Setiap hari adalah waktu yang tepat untuk mengatakan pada diri kita sendiri "Biarkan petualangan dimulai"

Antusiasme tidak hanya menolong kita untuk meraih impian, namun juga membuat perjalanan kita semakin lebih menyenangkan.

Keseimbangan - Ibarat roda sepeda yang berputar, Setiap perputaran dari perjalanan kita memerintahkan kita untuk menjaga keseimbangan kita pada tahap perjalanan selanjutnya.

Keberanian akan tumbuh semakin kuat, bila kita membagikannya kepada yang lainnya


Success Quotes

"He who wishes to be rich in a day will be hanged in a year."
- Leonardo da Vinci

"At least eighty percent of millionaires are self-made.That is,they started with nothing but ambition and energy,the same way most of us start"
Brian Tracy

"Your wealth can only grow to the extent that you do!"
- T. Harv Eker

"Make a decision to be succesful right now.Most people never decide to be wealthy and that is why they retire poor"
Brian Tracy

“Part of your heritage in this society is the opportunity to become financially independent."
-Jim Rohn

Senin, 08 Februari 2010

Sikap dan motivasi sukses belajar dari sisir dan biksu

Berikut sebuah ilustrasi kisah motivasi untuk mencoba memberikan inspirasi guna membangunkan semangat dan kreativitas dalam meraih kesuksesan dalam semua aspek kepentingan, dan tentu lebih relevan pada aspek bisnis.

Pertanyaan : Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di wihara (yang semua kepalanya gundul).

Bisakah anda melakukannya? Apa jawaban anda ?

a).Tidak mungkin, itu mustahil

b).Gila

c).Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya

d).Baiklah, saya akan coba

e).Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya)

Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk melihat apakah pilihan anda menunjukkan anda orang yang berjiwa sukses atau tidak ?

Cerita : MENJUAL SISIR PADA BIKSU

Ada sebuah perusahaan “pembuat sisir” yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru.

Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan … jika ditotal jumlahnya hampir seratus orang hanya dalam beberapa hari.

Kini, perusahaan itu menghadapi masalah untuk menemukan calon yang tepat di posisi tersebut. Sehingga si pewawancara membuat sebuah tugas yang sangat sulit untuk setiap orang yang akan mengikuti wawancara terakhir.

Tugasnya adalah : Menjual sisir pada para biksu di wihara. Hanya ada 3 calon yang bertahan untuk mencoba tantangan di wawancara terakhir ini. (Mr. A, Mr. B, Mr. C)

Pimpinan pewawancara memberi tugas :

“Sekarang saya ingin anda bertiga menjual sisir dari kayu ini kepada para biksu di wihara. Anda semua hanya diberi waktu 10 hari dan harus kembali untuk memberikan laporan setelah itu.”

Setelah 10 hari, mereka memberikan laporan.

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. A :

“Berapa banyak yang sudah anda jual?”

Mr. A menjawab: “Hanya SATU.”

Si pewawancara bertanya lagi : “Bagaimana caranya anda menjual?”

Mr. A menjawab: ” Para biksu di wihara itu marah-marah saat saya menunjukkan sisir pada mereka. Tapi saat saya berjalan menuruni bukit, saya berjumpa dengan seorang biksu muda – dan dia membeli sisir itu untuk menggaruk kepalanya yang gatal.”

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. B :

“Berapa banyak yang sudah anda jual?”

Mr. B menjawab : “SEPULUH buah.”

“Saya pergi ke sebuah wihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan karena angin kencang yang bertiup di luar wihara. Biksu di dalam wihara itu mendengar saran saya dan membeli 10 sisir untuk para peziarah agar mereka menunjukkan rasa hormat pada sang Buddha dgn merapikan rambut mereka.”

Kemudian, Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. C :

“Bagaimana dengan anda?”

Mr. C menjawab: “SERIBU buah!”

Si pewawancara dan dua orang pelamar yang lain terheran-heran.

Si pewawancara bertanya : “Bagaimana anda bisa melakukan hal itu?”

Mr. C menjawab:

“Saya pergi ke sebuah wihara terkenal. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana . Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan wihara, ‘Sifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika sifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.’ Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir dan memintanya untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di wihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir!”

MORAL DARI CERITA

Universitas Harvard telah melakukan riset, dengan hasil :

1. 85% kesuskesan itu adalah karena SIKAP dan 15% adalah karena kemampuan.

2. SIKAP itu lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus dan keberuntungan.

Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap kita menghadapi masalah.

Dalai Lama biasa berkata :

“Jika anda hanya punya sebuah pelayaran yang lancar dalam hidup, maka anda akan lemah. Lingkungan yang keras membantu untuk membentuk pribadi anda, sehingga anda memiliki nyali untuk menyelesaikan semua masalah.”

“Anda mungkin bertanya mengapa kita selalu berpegang teguh pada harapan. Ini karena harapan adalah : hal yang membuat kita bisa terus melangkah dengan mantap, berdiri teguh – dimana pengharapan hanyalah sebuah awal. Sedangkan segala sesuatu yang tidak diharapkan …. adalah hal yang akan mengubah hidup kita.”

Motivasi diri ,Referensi sumber: myadhit.co.cc

Kamis, 28 Januari 2010

6 Sifat dan karakter rekan kerja yang bisa mengancam karir

karakter manusia yang berbahayaBerhati-hatilah jika anda menemukan sifat-sifat dari rekan kerja seperti berikut ini, karena tanpa anda sadari keberadaanya bisa merusak produktivitas kerja, bahkan bisa mengancam kelangsungan karir anda . Dan dari persepsi perusahaan orang-orang tersebut bisa merugikan dan menjatuhkan perusahaan.

Banyak yang mengatakan bahwa dunia kerja dan bisnis adalah kejam, banyak karakter berkumpul menjadi satu demi kepentingan pribadi masing-masing yang tak lain adalah uang dan kekuasaan. Demi kedua hal itu banyak orang rela berbuat hal gila dan terkadang kejam. Salah satunya adalah memanipulasi, atau menerapkan fallacy untuk membenarkan tindakannya.

Manipulasi adalah hal yang cukup kejam dan sering dilakukan orang-orang demi mendapatkan apa yang diinginkan. Dan tak memungkiri bahwa di sekitar Anda ada rekan yang hobbynya adalah memanipulasi orang lain. Bagaimana sih ciri mereka?

1. Memuji Anda:
Atau menjilat , kita tahu bahwa efek dari punjian bisa merupakan sesuatu yang berbahaya bagi stabilitas mental kita, siapa sangka di balik pujian ada maksud lain, yaitu supaya Anda melakukan apa yang diinginkan. Tipe ini sering kita temui terutama mereka yang mengejar jabatan semata. Mereka akan berbuat apa saja, memuji atasan hingga ke ujung dunia agar mereka selalu diperhatikan dan diberi kenaikan jabatan. Tak jarang pujian tersebut dipermanis dengan bumbu-bumbu gosip yang menyudutkan dan menjelek-jelekan rekan lainnya. Jadi berhati-hati jika Anda mendapat pujian di kantor, apakah itu tulus atau tidak Anda bisa kok merasakannya.

2. Banyak bicara dan suka bersilat lidah:
Ini sudah dipahami dari jaman nenek moyang , bahwa tong kosong nyaring bunyinya, mereka suka bersilat lidah dan memutar balikkan kata-kata. Mereka akan berkata A dan kemudian mengubahnya menjadi B tanpa ada rasa bersalah. Seringkali ini menjadi fitnah yang akan menyebar, karena Anda dianggap tak bisa dipercaya. Bagaikan ditusuk dari belakang, rekan yang ini akan membuat Anda kebingungan dengan apa yang dikatakannya. Lain di bibir lain di hati , dan lain di depan anda lain di belakang.

3. Suka memojokan atau membuat anda merasa bersalah
Orang dengan jenis karakter seperti ini selalu berusaha membuat Anda merasa telah melakukan kesalahan. Ia akan ngomel panjang lebar soal pekerjaan Anda, kemudian berpura-pura membenarkannya padahal pekerjaan Anda sudah baik. Adu argumentasi sering ia lakukan, namun ia akan terus menekan dan membuat Anda merasa kalah.

4. Membual (mengada-ada)
Asli , semua setuju bahwa ini sifat yang amat menyebalkan, karena mereka akan berbohong dan membual demi kepercayaan kita pada mereka. Hati-hati dengan mulut manis mereka , dan perhatikan mata serta mimik muka-nya saat bicara, karena jika anda orang yg berhati tenang akan bisa menangkap kebohongan seseorang dari ekspresi wajah dan tatapan matanya

5. Pura-pura lupa
Ini salah satu karakter basi dan menyebalkan,ereka cenderung pura-pura lupa soal apa yang pernah dikatakan, dan kemudian kembali pada taktik memutar balikkan fakta. Teknik merekam juga sebaiknya Anda gunakan jika bertemu dengan orang semacam ini, apalagi jika Anda merasa Anda akan dilibatkan pada masalah yang besar. Rekam semua pembicaraan Anda dan dia. Siapa tahu bisa jadi bukti yang menyelamatkan Anda.

6. Pura-pura tidak tahu
Yang ini tak beda jauh dengan pura2 lupa pada point 6 diatas, dan keduannya cenderung mengindikasikan suatu karakter orang yang tidak bertanggung jawab, jika ketidaktahuan tersebut terhadap sesuatu yang mestinya berada dalam tanggung jawabnya, seperti yang sudah biasa kita dengar dari para badut politik di negeri ini.

Sabtu, 23 Januari 2010

Antara uang dan kebahagiaan

Untuk menyambung artikel informsi bahagia , bahwa secara realita kehidupan jaman sekarang uang memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan intensitas kesenangan,kepuasan dan kebahagiaan.

Saya selalu mengajarkan kepada keluarga saya, bahwa uang atau materi hanyalah sarana, bukan tujuan , jika materi menjadi tujuan utama atau menjadi pedoman, maka saat materi itu hilang, akan hilang pula esensi dirinya secara manusiawi.

Sebuah pertanyaan polos, apakah uang dapat membuat kita bahagia?

Bila kita mempunyai banyak uang, kita bisa membeli apapun yang kita inginkan mulai dari rumah megah, mobil mewah limited edition, baju dari designer ternama sampai makanan lezat dan nikmat dari restauran terkemuka. Tapi, apakah itu semua bisa membuat kita bahagia?

Ilustrasi ringan, satu keluarga mempunyai rumah megah, semua anggota keluarga memiliki mobil mewah sendiri, uang banyak hingga segala macam kebutuhan terpenuhi. Tapi satu yang jadi masalah, komunikasi diantara sesama anggota keluarga tidak terjalin dengan baik, karena semua orang sibuk dengan urusan dan acaranya masing-masing.

Sang ayah sibuk rapat ke luar kota, Ibu sibuk arisan, anak-anak sibuk dengan acara gaulnya masing-masing. Hingga akhirnya tak mengherankan bila setiap anggota keluarga punya egoisme masing-masing, dan tidak memperdulikan yang namanya kebersamaan dan keharmonisan dalam keluarga. Bila telah terjadi demikian, apakah uang bisa membuat kita bahagia? Apakah uang bisa membeli sebuah kebahagian untuk keluarga kita?

Stress atau depresi, anda mungkin pernah mengalami stress / depresi karena masalah uang ? Banyak dari kita yang mengalami masalah keuangan dan akibatnya menjadi stress karena memikirkan keuangan. Mulai dari cicilan buat motor atau mobil, bayar cicilan rumah sampai kepada masalah pemenuhan kebutuhan sehari-hari, dari makan, minum, sampai merokok.

Jika anda mengalami itu semua, jangan khawatir itu artinya anda normal. Kenapa?.. Karena zaman sekarang segala sesuatu telah diukur dengan yang namanya uang. Mulai dari hal besar, cicilan motor atau rumah misalnya sampai kepada hal kecil sekalipun misalnya kalau anda pergi ke MCK. Semua telah diukur dengan yang namanya uang. Kalau telah terjadi hal seperti ini, apakah benar uang bisa membuat kita bahagia?

Kita bekerja banting tulang mulai dari pagi sampai malam, bekerja tanpa kenal lelah untuk mendapatkan uang, bahkan kadangkala kita tidak memperdulikan kesehatan tubuh kita. Hingga pada akhirnya kita pun sering mengalami masalah kesehatan, Sering sakit dan justru menghamburkan uang untuk membayar dokter biar tubuh kita kembali sehat (itu artinya kadangkala uang yang kita dapatkan tak sebanding dengan kesehatan tubuh yang kita korbankan).

Kalau anda pernah mengalami hal seperti ini, apakah uang bisa membuat kita bahagia? Apakah uang bisa mengembalikan kesehatan tubuh kita dan membuat kita kembali bahagia menikmati hidup ini?

Misalkan anda diminta untuk meninggalkan semua uang anda, dan hidup apa adanya tanpa uang. Apakah anda akan bahagia? Bila kita mempunyai sebuah keluarga yang harmonis dan menyayangi kita, pasti anda akan setuju bahwa hidup kita pasti akan lebih bahagia meskipun kita tidak memiliki uang yang banyak, iya kan?

Referensi kutipan :www.tasikisme.com

Jumat, 22 Januari 2010

25 Motivasi Hidup Cinta dan Kesuksesan

Seperti yang saya bahas pada artikel Api penyulut kata-kata motivasi agar menyalakan tindakan , bahwa motivasi2 pemikiran bisa memberikan andil besar dalam perubahan kehidupan kita.

Berikut kumpulan kata-kata motivasi yang bisa dijadikan referensi anda memotivasi diri, semoga menambah inspirasi buat anda.

1. Berusaha untuk selalu berfikir positif dan optimis dalam semua kesulitan ,Jangan terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa kini. Masa lalu sudah lewat, tak akan kembali lagi, masa depan itu belum terjadi jadi kita tak tahu apa yang terjadi dan akhirnya hanya berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kita harus menentukan dan membuat keputusan terhadap diri kita.

Berfikir positif dan optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sdarilah ini sangat penting dalam peran anda mengambil keputusan yang akan menentukan kesuksesan atau kehancuran

2. Bercerminlah dari kesalahan orang lain, selain dari kesalahan diri kita sendiri,bercermin pada kesalahan diri sendiri supaya tidak terjatuh pada lubang yang sama, dan dengan bercermin dari kesalahan orang, maka akan lebih memacu kita agar kesalahan itu tidak menimpa kita.

3. Jujurlah meskipun kejujuran itu membawa kita ke neraka.

4. Tidak akan keadilan bisa ditegakkan selama kita masih acuh terhadap hukum yang ada dan mementingkan kepentingan pribadi.

5. Jika kamu mencintai seseorang, cintailah dia apa adanya, bukan karena kamu ingin dia menjadi seperti yang kamu inginkan, karena sesungguhnya kamu hanya mencintai cerminan diri kamu pada dirinya.

6. Bermimpilah akan sesuatu dan jadikanlah mimpimu itu kenyataan, sesungguhnya tak akan ada dunia ini jika tak ada yang bermimpi

7. Jika kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan, coba lagi!!!!

8. Janganlah kamu mencintai seseorang karena paras/wajahnya, hartanya dan jabatannya, tapi cintai karena kebaikan dan ketulusan hatinya karena diantara itu semua, hanya kebaikan dan ketulusan hatinya yang tetap abadi.

9. Jangan berusaha/mengerjakan sesuatu dengan setengah hati, karena hasil yang kamu dapat juga hanya setengahnya.

10. Jangan lelah untuk mencari ilmu karena segala sesuatu di dunia ini perlu ilmu, jika tak ada ilmu maka kita sama saja dengan orang mati, tak akan bisa berbuat apa-apa.

11. Datangilah sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat kamu membantunya

12. Sesungguhnya di saat kesusahan teman, satu senyum yang tulus lebih berharga daripada sejuta kata yang tiada guna.

13. Sesungguhnya masih banyak orang di dunia yang lebih susah dari kita, maka hentikanlah segala keluhan kita dan bersyukur terhadap apa yang kita punya.

14. Hargai dan hormati orang lain jika kita ingin dihormati dan dihargai orang lain, serta hormati dan hargai diri sendiri terlebih dulu baru kita bisa menghargai dan menghormati orang lain.

15. Syukurilah apa yang kamu dapat karena belum tentu kamu bisa mendapat lagi apa yang telah kamu dapat.

16. Satu harta yang sangat berharga yang jarang dimiliki orang masa kini, itulah kejujuran.

17. Hakekat semua manusia mempunyai derajat yang sama, kita tak perlu membedakannya karena akibatnya akan membuat diri kita juga rendah.

18. Ketika diri kita merasa telah dikhianati dan dikecewakan, berdoalah agar suatu saat kau tak akan mengkhianati dan mengecewakan, karena kamu juga telah merasakan betapa sakitnya dikhianati dan dikecewakan.

19. Cinta bukanlah satu-satunya alasan hidup namun tanpa cinta juga hidup akan terasa hambar dan membosankan.

20. Jangan jadikan suatu kegagalan sebagai alasan untuk takut mengalaminya kembali sehingga anda tak mau mencoba lagi , tapi lihatlah kegagalan sebagai kesuksesan mengetahui cara yang salah

21. Apabila kamu melihat suatu keindahan, bersyukurlah karena kamu masih bisa menikmati keindahan yang belum tentu akan kamu bisa lihat lagi.

22. Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.

23. Kematian itu datang tiba-tiba, maka apakah kamu masih berpikir untuk selalu menikmati dunia??

24.Kesuksesan selalu punya harga yang harus dibayar. OranG yang super sibuk sukes, mulai dari Boss Microsoft Bill Gates, atau Boss CNN Ted Turner, atau Albert Enistein, atau siapapun itu, selalu punya "luka" yang jarang dapat diketahui orang luar. Orang luar hanya melihat "enak"nya saja.

25.Semua orang sukses terlihat enak, nyaman, kaya, baik, tanpa masalah. Itu tidak benar, orang sukses selalu mempunyai masalah dalam hidupnya. Apapun bentuk masalahnya.