Selasa, 27 November 2012

KISAH BERUANG LIAR



Alkisah ada dua orang ahli biologi sedang berada di lapangan untuk mencari jejak beruang liar. Tiba-tiba, beruang liar itu keluar dari sarangnya dan tepat berada di depan mereka.

Mereka berdua memanjat pohon terdekat,
tetapi beruang mulai memanjat pohon itu lebih cepat dari mereka. Ahli biologi pertama mulai melepas sepatu bot kulit hikingnya dan menarik sepasang sepatu lari dari tas punggungnya. Ahli biologi kedua memberinya tatapan penuh kebingungan dan berkata, "Apa yang sedang kamu lakukan?"

Dia menjawab, "Aku akan menghitung ketika beruang itu mendekati kita, dan kita akan melompat turun dan lari."

Orang kedua mengatakan, "Apakah kau gila? Kita berdua tahu kamu tidak dapat berlari lebih cepat dari beruang liar dewasa?"

Orang pertama berkata, "Aku tidak perlu berlari lebih cepat dari beruang itu, aku hanya perlu berlari lebih cepat dari kamu!" dengan begitu beruang pasti akan mengejar kamu bukan aku.

RENUNGAN:
Dari cerita diatas kadang tanpa kita sadari kita tidak tahu apakah tindakan yang dilakukan oleh orang pertama adalah tindakan cerdik atau tindakan egois yaitu mengumpankan teman satu team demi keselamatannya sendiri.

Dalam sebuah pekerjaan seringkali kita menemukan beruang ganas yang mengobrak-abrik dan mengancam suasana nyaman yang kita alami. Kesolidan dan kekompakan team menjadi pertaruhannya.

Tindakan yang paling mudah kadang kita mengumpankan orang lain dan menyalahkan oranglain sementara dengan begitu kita punya kesempatan untuk melarikan diri sekencang-kencangnya bebas dari tanggungjawab.

Menurut kacamata kebaikan, Tindakan yang dilakukan oleh orang pertama itu adalah tindakan pengecut, mencari kambing hitam, mengorbankan orang lain dan mementingkan diri sendiri. Seharusnya sebagai team,mereka secara bersama-sama berusaha bekerja sama untuk berpikir, bertindak untuk bagaimana caranya untuk menghalau beruang.

Pekerjaan yang baik selalu tidak mudah, menghadapi masalah sebesar seperti menghadapi beruang tentulah tidak gampang, karena bisa jadi itu masalah hidup dan mati. Pertimbangannya ada dihati nurani atau kepentingan sesaat.
Namun sebagai team yang kompak dan solid, kita harus bisa bekerja sama untuk menghadapi beruang.

Beruang kita ibaratkan masalah yang sedang kita hadapi. Kita harus yakin dengan team akan bisa menghadapi dan menyelesaikannya dengan baik.

0 komentar:

Posting Komentar