Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Tampilkan postingan dengan label inspirasi hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi hidup. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2012

Hari Valentine, Kasih sayang kok pakai hari, kata dia...


Tadi adik saya bersambang ke rumah saya dan ngobrol macam-macam sambil nonton berita di TV, ketika ada informasi tentang Hari Valentine di Teelevisi tersebut, spontan adik saya itu berkomentar dia bilang "kasih sayang kok pakai hari, aneh-aneh aja itu orang".....

Menanggapi komentar adik saya tersebut di atas, saya balik bertanya "jadi menurutmu perayaan hari valentine itu salah kaprah..?" , Dia menjawab "ya iyalah..mas, masa kasih sayang pakai hari segala, kalau mau berbagi kasih-sayang ya mestinya setiap hari dong.." . Saya bertepuk tangan..plok..plok..plok.. dan berkata kepadanya...."wah....hebat kamu dek, aku bangga kepadamu, karena kamu ternyata orang yang sangat pinter dan jenius, lebih pinter dari jutaan atau milliaran orang diluar sana, karena diluar sana ada jutaan mungkin milyaran orang yang merayakan hari valentine ini, dan mereka semua salah jalan semua, mereka semua nggak ngerti bahwa mestinya kasih-sayang itu bukan cuma pada hari valentine, cuma kamu yang pinter..." . Mendengar candaan dan sindiran saya itu, adik saya cuma cengar-cengir.

Saya seumur hidup juga belum pernah ikut-ikutan merayakan hari valentine, tapi opini saya ini memang bukan masalah saya pro atau kontra terhadap the valentine day tersebut, melainkan saya menanggapi tentang logika berfikir dan berargumen. - Solusi supaya tidak terjebak dalam logika yang tak bermanfaat

Logika Berfikir dan Berargumen
....Apakah...?
1- Merayakan hari pahlawan pada tanggal 10 november, juga diartikan bahwa peringatan hari pahlawan itu mengidentifikasikan pemikiran bahwa menghormati dan menghargai jasa para pahlawan hanya pada tanggal 10 november saja...?

2- Merayakan hari raya idul fitri, juga diartikan bahwa, bersilaturahmi (silaturahiem), bermaaf-maafan, merayakan makan-minum, memaknai fithrah, semua itu hanya perlu dilakukan pada 1 hari itu saja...?

3- Merayakan hari ulang tahun (ULTAH), juga diartikan bahwa do'a minta panjang umur (seperti yg diekpresikanpada lagu ultah), mengingat bertambahnya usai, hanya perlu dilakukan pada 1 hari ultah itu saja..?

4 - ....DLL...dll..dll....dan sejenis itu...


Adalah terdengar luar biasa, heboh, dan aneh, jika bejibun manusia di dunia ini yang merayakan hari valentine, dianggap tidak mengerti tentang nilai-nilai kasih-sayang dan bagaimana mengimplementasikannya , sampai-sampai mereka semua dianggap tidak mengerti bahwa namanya kasih-sayang ya memang bukan cuma 1 hari valentine itu aja.

Hari valentine hanyalah hari perayaan untuk mengenang suatu moment, seperti halnya hari-hari perayaan lainnya. Hormatilah budaya orang lain, selama budaya itu tidak melanggar norma-norma dan pertaruran yang ada. Seperti juga mereka akan menghormati apapun budaya anda - Memahami perbedaan dengan bijak

Suatu argumen yang diungkapkan untuk menunjukan betapa pintar dirinya dengan menjatuhkan pihak lain, adalah malah terkesan bodoh dan kekanak-kanakan - motivasi preman

Sabtu, 11 Februari 2012

Motivasi dan Mindset Orang Kaya

Berikut sebuah kisah inspiratif dan motivatif tentang mindsed orang kaya, yang intinya "Jika ingin merubah yang diluar (baca:ingin kaya), mesti merubah yang didalam (baca: berpola pikir orang kaya)" . Mungkin kekayaan materi bukan segalanya, tapi kekuarangan materi juga tidak enak rasanya :D . Selamat membaca dan semoga bermanfaat. - Merasa Kaya

Orang yang melihat dan mengenal Evelyn Adams mungkin akan beranggapan bahwa ia merupakan orang yang paling beruntung di dunia. Semestinya memang demikian, karena Evelyn Adams pernah memenangkan lotere New Jersey sebanyak dua kali pada tahun 1985 dan 1986 sejumlah USD $5,4 juta.

Seluruh uang hasil dari kemenangannya habis sama sekali – sebagian besar habis di mesin jackpot Atlantic City. Ia pun kemudian harus hidup di sebuah trailer park. William “Bud” Post melakukan hal yang lebih lagi, bayangkan ia memenangkan lotere Pennsylvania sejumlah USD $16,2 juta atau setara dengan Rp162 miliar. Kemudian, ia investasikan di bisnis mobil dan restoran, setahun kemudian ia berhutang USD $1 juta dan dinyatakan bangkrut. Saat ini ia hidup dengan jaminan sosial pemerintah.

Sebaliknya, seorang pengusaha properti mengalami kemerosotan yang sedemikian parah sehingga ia harus menanggung hutang perusahaan sebesar USD $3,5 juta dan sebesar USD $900 juta untuk hutang pribadi di tahun 1990. Kemudian, kita akan mengenal orang ini sebagai salah satu pembicara, seminar, workshop. Saat itu, Anda dan saya jauh lebih kaya dari orang tersebut karena Anda dan saya tidaklah memiliki hutang sebesar itu.

Lima belas tahun kemudian, tepat di tahun 2005, majalah Forbes memasukkan nama orang ini ke dalam daftar 400 orang terkaya di Amerika. Ia bisa mengubah hutang sebesar USD $900 juta menjadi keuntungan bersih sebesar USD $2,7 miliar dalam waktu 15 tahun dan Anda mengenal namanya dengan sebutan Donald Trump. “Apa sebetulnya perbedaan dari Evelyn Adams, William “Bud” Post dan Donald Trump?”. “Yes, mentalitas atau pola pikir”.

“Kalau Anda ingin mengubah buahnya pertama Anda harus mengubah akarnya, kalau Anda ingin mengubah yang kelihatan pertama Anda harus mengubah yang tidak kelihatan dan kalau Anda ingin mengubah hasilnya Anda harus mengubah pola pikir atau Mindset Anda”
.

Evelyn Adams dan William “Bud” Post tidak mengubah pola pikir mereka sehingga pola pikir yang lama akan menyeret mereka kepada tindakan-tindakan yang lama, padahal keadaan saat ini berbeda. Karena masih menggunakan tindakan-tindakan yang lama maka hasil yang lama tetap mereka dapatkan dan membuat keaadaan yang baru cepat berubah dan kembali kepada keadaan yang lama.
Sebaliknya, Donald Trump memiliki pola pikir orang sukses karena ia pernah sukses sebelumnya. Dan ini terpancar kepada tindakan-tindakannya dan hasil yang mereka dapatkan akan segera berubah.
Sebagai Trainer Indonesia dan Motivator Indonesia, saya sering di tanya cara untuk berubah. Jawaban saya pertama kali harus merubah mindset.
Sumber:http://isidunia.blogspot.com

Rabu, 27 Oktober 2010

Mbah Maridjan Meninggal Dunia

foto mbah marijanKabar bahwa Mbah Maridjan meninggal dunia akibat gunung merapi meletus itu tentu sudah banyak yang dengar, Awalnya berita itu karena awalnya ditemukan sosok mayat orang tua mengenakan pakaian batik yang meninggal dalam posisi sujud dan di duga itu adalah Mbah Marijan ,

Sempat ada kabar bahwa tidak jauh dari rumahnya di Dusun Kinahrejo Kabupaten Sleman,Yogyakarta, sang juru kunci Gunung Merapi itu dikabarkan telah ditemukan selamat. Namun dalam kondisi lemas akibat terpapar luncuran awan panas atau yang dikenal warga wedhus gembel. Sementara belasan orang lainnya meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuh di dalam rumah Mbah Maridjan dan sekitar halaman rumah.

Dalam akun Twitter RadioElshinta yang diposting sekira pukul 02.20 WIB, Rabu (27/10/2010) ditulis, "Agus Wiyarto krabat Mbah Marijan: Tidak benar informasi Mbah Marijan ditemukan di lereng Merapi dgn kondisi lemas, slamat oleh relawan TNI."

Sebelumnya, dalam sejumlah pemberitaan media massa dilaporkan Mbah Marijan ditemukan dalam keadaan selamat dengan kondisi lemas. Komandan Pangkalan TNI AL Yogyakarta Kolonel Laut Aloysius Pramono menyebutkan juru kunci Gunung Merapi itu ditemukan dalam kondisi selamat oleh salah seorang anggota tim SAR.

Kepada okezone, Direktur Dompet Dhuafa Yogyakarta M Fauzi, yang mendapat inforamasi dari tim evakuasi, mengabarkan juru kunci Merapi ini selamat. Namun kondisinya lemas akibat terpapar awan panas. "Ditemukan lemas, tapi saya sendiri belum bertemu langsung," ujarnya.

Mengenai korban, tercatat 15 orang tewas. Terdiri dari 13 warga setempat dan dua orang yang telah teridentifikasi dr.Tutur, anggota TNI dan wartawan Vivanews Yuniawan. "Rata-rata korban luka bakar,"

Sosok Mbah Marijan, dibalik kesederhanaanya adalah tokoh yang menebarkan inspirasi dan motivasi kepada banyak orang, berikut sebuah kiriman email yang menceritakan tentang sosok beliau, yang awalnya si pengirim email juga beranggapan bahwa Mbah Maridjan telah meninggal dunia

Sebuah kiriman email
Mbah Maridjan

Siang itu saya tak terlalu antusias ketika seorang kawan mempersilahkan naik mobil menuju Gunung Merapi. Kejenuhan segera merambati hati. Setelah menderu-deru mendaki gunung, mobil yang saya tumpangi akhirnya berhenti di pelataran luas yang menampung beberapa rumah, pendopo dan masjid.

Saya menguntit rombongan menuju rumah yang terbuat dari kayu itu. Usai mengucapkan salam dan menyalami Mbah Maridjan, hati saya mendadak berbunga-bunga. Senyumnya yang ramah mendarat tepat di jantung. Spontan suasana hati saya riang gembira.

Tangannya yang kasar langsung menunjukkan bahwa dia adalah pemimpin yang mengisi hidupnya dengan kerja keras. Ada kesan kuat bahwa dia telah hidup dalam kerja keras dan keprihatinan panjang. Meski sudah berusia 83 tahun, badannya tetap tegap dengan dua kaki mantap yang menunjangnya.

Inilah sosok yang telah lama saya rindukan. Inilah pemimpin yang tanpa hingar-bingar memanifestasikan apa yang disebut dengan “kearifan lokal”. Tak berlebihan bila saya katakan bahwa Mbah Maridjan yang tinggal di lereng gunung itu telah menyadarkan saya tentang fakta yang selama ini kurang saya hayati. Bahwa budaya dan lingkungan tak menghalangi seseorang untuk menjadi pemimpin besar.

Lama saya menduga bahwa pemimpin itu harus berasal dari latar belakang tertentu. Tapi, semua dugaan itu spontan hilang ditelan oleh kehadiran Mbah Maridjan. Kini, saya sepenuhnya yakin bahwa pemimpin itu bisa berasal dari golongan dan latar belakang mana saja. Dan bahwa kemuliaan seorang pemimpin itu berasal dari akhlak dan kepribadiannya, bukan dari keturunan dan penampilan luarnya.

Sejauh yang dapat saya pahami, dengan segala kesederhanaannya, Mbah Maridjan telah menjelmakan sejumlah sifat pemimpin ideal: keberanian yang tidak mengandung kebencian; ketegasan yang tidak bercampur amarah; kerendahan hati yang bukan dari kepengecutan; keramahan yang tidak menjilat; kehati-hatian yang sejalan dengan akal sehat dan sebagainya.

Menurut saya, Mbah Maridjan telah melalui proses panjang menundukkan nafsu dengan membersihkan batinnya. Kenikmatan duniawi dan kekuasaan tak lagi mengganggunya, apalagi mencemarinya. Dan seperti layaknya manusia-manusia yang dekat dengan Allah, mudah saja baginya untuk menundukkan gunung sebesar Merapi dan meyakinkan warga yang dipimpinnya bahwa bencana tak bakal menimpa mereka.

Mbah Maridjan agaknya telah berupaya keras mengikuti jejak tokoh panutannya, Semar Badranaya, yang gambarnya terpampang di ruang tamunya. Mirip dengan Semar, Mbah Maridjan mencoba menjadi sarana manusia untuk kembali mendekatkan diri pada Allah. Banyak ucapannya yang mengaitkan bencana alam, terutama meletusnya Gunung Merapi, dengan peringatan Allah terhadap perilaku manusia.

Salah satu sikap Mbah Maridjan yang paling mengesankan saya ialah keinginan kuatnya untuk selalu tawaduk dan sadar akan batas-batas dirinya. Sifat ini terasa sekali dalam semua tutur kata dan tingkah lakunya. Jelas bahwa dia telah lama berupaya menjauhkan dirinya dari sifat sombong, tak tahu diri, dan melampaui batas yang dewasa ini sudah menjangkiti sebagian besar pemimpin kita.

Saat beberapa wartawan mencoba mengambil fotonya, dia berseloroh bahwa orang jelek sepertinya tak pantas difoto. Sambil menunjuk ke arah karikatur yang terpajang di atas lemari ruang tamunya, Mbah Maridjan menyatakan bahwa foto itu sering kali membuatnya semakin jelek, “mirip dengan gambar yang di sana itu.” Dia senantiasa berbicara dalam bahasa Jawa, lantaran menurutnya sendiri dia adalah orang kecil yang tak layak berbicara dalam bahasa Negara (baca: bahasa Indonesia).

Ada pengendalian yang kuat dalam dirinya untuk tidak terjebak oleh kenikmatan duniawi. Semua pendapatannya sebagai bintang iklan produk jamu langsung dia salurkan untuk perbaikan sarana dan prasarana umum. Sikap yang sama dia ulang kembali saat seorang perwakilan rombongan menyerahkan bantuan uang. Setelah berterima kasih, Mbah Maridjan sama sekali tidak memedulikan uang tersebut. Bahkan, begitu azan Magrib berkumandang, bungkusan berisi uang itu dia biarkan tergeletak di meja ruang tamu yang saat itu penuh sesak dengan orang.

Ada banyak hikmah yang dapat saya petik dari pertemuan dengan Mbah Maridjan. Tapi, satu hikmah yang segera menghunjam saya ialah fakta bahwa Allah niscaya meninggikan derajat siapa saja yang merendahkan dirinya. Ini janji yang pasti terjadi. Bagaimana tidak. Hampir semua tokoh nasional, mulai presiden sampai artis terkenal, plus sejumlah besar duta besar negara-negara Barat sudi berzigzag mendaki gunung guna mengunjunginya dan meminta nasihatnya. Duta Besar Jerman malah pernah menyampaikan undangan Walikota Munich kepada Mbah Maridjan untuk berkunjung. Tentu saja undangan itu ditolak Sang Mbah. Semua orang itu rupanya datang untuk mencari satu barang yang akhir-akhir ini semakin langka: perikemanusiaan. Dan sepertinya, mirip dengan yang saya alami sore hari itu, para pengunung bisa menemukannya pada Mbah Maridjan.

Akhirnya, jelas bahwa saya dan juga Mbah Maridjan tak ingin ada kultus terhadap individu. Tapi, saya ingin mengajak kita untuk melakukan kultus pada nilai2 kemanusiaan yang belakangan semakin senyap dari jiwa kita.

Sebuah email dari seoramg teman . . . . .

Selamat jalan mbah. Kepergianmu mengajarkan seni bertauladan kepada para pemimpin negeri ini. Mengajarkan tentang makna tanggungjawab dan makna kemanusiaan. Dan begitulah pemimpin seharusnya, bukan colong playu. . . .

Pun, kebergianmu adalah jalan kematian ala kekasih Tuhan. Kebergianmu mengajarkan kepada mereka yang menololkan jalan yang kau tempuh. . . .


Referensi:
okezone
Indonesia

Senin, 18 Oktober 2010

Dunia dan kehidupan bersikap adil dan benar, maka selalulah optimis

Benarkah sesungguhnya segala kejadian di kolong langit ini adalah adil dan benar?

Jika dipandang dari persepsi semesta tentu saja jawabannya mutlak benar, bisa dibuktikan dengan melihat segala keteraturan dan kehebatan struktural yang menyusun seluruh isi alam berikut isinya yang bernama manusia..

Namun jika dipandang hanya dari persepsi manusia, maka umumnya manusia persepsinya bertolak tak jauh dari kebutuhan serta keinginan individualnya saja, sehingga menghasilkan sudut pandang yang sempit, atau bahasa kasarnya "bagaimana akan mengerti keenaran dan keadilan semesta, jika dirinya sendiri seutuhnya saja belum kenal"

miliki sikap hidup yang positif"Dunia bukan untuk anda, tapi anda untuk dunia" , itulah kalimat hakiki untuk mencapai berbagai arti kehidupan, seperti kepuasan, kesenangan, kebahagiaan, dll.

Jika anda berpendapat bahwa dunia akan memberikan cinta, uang dan kebahagiaan , maka saat semuanya itu tak anda miliki, bisa dibayangkan betapa meranannya hidup anda. Tapi jika anda berpendapat bahwa uang, cinta, dan kebahagiaan adalah mutlak tanggung-jawab anda, maka anda telah memiliki hidup ini, dan selanjutnya tinggal mengolahnya sesuai selera anda.

Bila anda memandang diri anda kecil, dunia akan tampak sempit, dan tindakan anda pun jadi kerdil, Namun bila anda memandang diri anda besar, dunia terlihat luas, anda pun melakukan hal-hal penting dan berharga. Sebuah contoh inspiratif, seperti yang diimplementasikan oleh Sang motivator yang luar biasa

Tindakan anda adalah cermin bagaimana anda melihat dunia. Sementara dunia anda tak lebih luas dari pikiran anda tentang diri anda sendiri. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiaran kita.

Padahal dunia tidak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.

Maka bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri sendiri. Melampaui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. dan dunia pun menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.

Referensi : rendyanggara.wordpress.com

Ebook Motivasi dan Inspirasi - Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci

ebook tambahkan cinta dan kurangi benciIni sebuah ebook yang menarik, motivatif, inspiratif, dan gratis. Didalamnya berisi kumpulan motivasi, inspirasi, cerita bijak, renungan, kata-kata bijak, cerita unik yang menarik, kisah teladan, kisah sukses yang kesemuanya mengatas namakan cinta.

Ebook yang berjudul tambahkan cinta dan kurangi benci ini selain gratis juga kita diperbolehkan menyebarkan, mendistribusikan, bahkan dibolehkan menjual dengan harga berapapun dan keuntungannya silahkan diambil, dengan persyaratan tidak boleh melakukan perubahan pada isi ebook cinta tersebut.

Oke, silahkan di download ebok motivasi dan inspirasi cinta ini : Download Ebook Motivasi Cinta




Jumat, 15 Oktober 2010

Ingin Maju (motivasi untuk meraih kemajuan dalam hidup)

motivasi untuk maju
Bergerak maju akan menjadi lebih mudah atau sangat mudah jika..:
1- Tidak ada rintangan di jalan yang dilalui...
2- Didukung berbagai sarana dan prasarana...
3- Arah dan tujuan telah diketahui dengan pasti..

Sebaliknya, bergerak maju akan menjadi lebih sulit atau sangat sulit jika..:
1- Ada rintangan di jalan yang dilalui...
2- Tidak didukung berbagai sarana dan prasarana...
3- Arah dan tujuan belum diketahui dengan pasti..

Masih ingin maju..? , langkah-langkah yang mesti dipersiapkan adalah..:
1- Tetapkan arah dan tujuan dengan sejelas-jelasnya
2- Persiapkan sarana dan prasarana semaksimal mungkin dan semampunya
3- Berjalanlah dan hadapi rintangan apapun yang menghadang...

Memutuskan mundur dari rintangan...? , berarti arah dan tujuan anda kurang kuat atau kurang jelas..., karena tidak ada harga mati untuk tujuan manusia yang paling mulia, yaitu pengabdian kepada hidup, kehidupan, dan Tuhan....

Mempermasalahkan sarana, prasarana, modal...? ,.... ada 1001 jenis makanan untuk membuat perut kenyang, ....ada 1001 cara untuk membunuh lawan, ... ada 1001cara untuk bertahan hidup , .....ada 1001 cara menyerang lawan ,.... ada 1001 jalan bagi orang berpikiran positif dan dinamis .......dan adapula 1001 alasan dan kambing hitam untuk dipersalahkan bagi orang berpikiran negatif, pesimis, pengeluh, dan cengeng.....

Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat. Karena dalam, keadaan tetap bergerak, kita menciptakan kemajuan. Adalah jauh lebih baik bergerak maju, sekalipun pelan, daripada tidak bergerak sama sekali.

MASALAH adalah TANTANGAN untuk Maju

Bila kita menganggap masalah sebagai beban, kita mungkin akan menghindarinya. Bila kita menganggap masalah sebagai tantangan, kita mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah adalah hadiah yang dapat kita terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, kita melihat keberhasilan dibalik setiap masalah.

Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses kita. Tanpa masalah, kita tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.

Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku! Sesaat kemudian, bukan kematian yang kita terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang. Bila anda tak berani mengatasi masalah, kita tak akan menjadi seseorang yang sejati.

Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah kita raih, namun kegagalan yang telah kita hadapi, dan keberanian yang membuat kita tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi.

Apa yang kita raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang kita lakukan terus menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila kita yakin pada tujuan dan jalan kita, maka kita harus memiliki ketekunan untuk berusaha. Ketekunan adalah kemampuan kita untuk bertahan di tengah tekanan yang dan kesulitan. Jangan hanya berhenti pada langkah pertama!

Yang memisahkan kita dengan keberhasilan adalah msalah yang menantang. Disitulah tanda kesejatian teruji. Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri kita adalah berkarya menemukan kebahagiaan.

Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjauangan dan pengorbanan. Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila kita terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, kita bisa lupa dari keharusan untuk berusaha. Namun bila kita terkagum pada ketegaran seseoarang dalam berusaha, kita akan menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran. Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan. Ada harga yang harus dibayar untuk meraih keberhasilan itu. Berusahalah terus!

Mulailah dengan hal kecil, dan jangan berhenti. Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian kita. Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar, tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang, hingga pekerjaannya menjadi karya besar.

Apapun yang kita lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati. Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. kita perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri. Di balik semua pencapaian terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila kita melakukannya dengan kebaikan hati, siapapun rela berkorban untuk keberhasilan kita.

Semua tindakan kita bagaikan bumerang yang akan kembali pada kita. Bila kita melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan kita. Namun, bila kita ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai kita. Renungkan bagaimana tindakan kita sekarang ini. Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang. Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang kita lakukan.

Terkait : Api penyulut kata-kata motivasi agar menyalakan action

referensi sumber : rendyanggara.wordpress.com

Minggu, 10 Oktober 2010

Kapan ML, Mikir, Ngomong, Bertindak, dan Mati

kapan mlSemua ada waktunya, ada porsinya, ada prosesnya, secara seimbang sesuai kodrat dan hukum-hukum alam yang telah tertetapkan. Keseimbangan adalah penting dan fundamental dalam segala aspek kehidupan , jika keseimbangan diabaikan manusia, maka hukum alam dan Tuhan yang akan berbicara.

Berikut sekedar opini ringan rasa humor, dan semoga enak dibaca, syukur bisa menginspirasi....

1. Kapan maennya

Alkisah dua muda mudi, sadin dan inem lagi di mabuk asmara, tergoda untuk melakukan ML.

Dan berikut gaya mereka dengan pantun2an dulu sebelum ML

Sadin: "sop sayur sop kacang, meking lop yuk yang."

Inem: "buah duren di kebun kacang, bawa durex ga. yang?"

Sadin: "buah delima buah duren, dua lima lebih keren."

Inem: " bawa kaca takut pecah, pake sutra pasti lebih aaahhhhhhhhh..."

Sadin: " buah durian buah lengkeng, ga usa pake skalian deh neng."

Inem : "mau ngemil buah kedondong, kalo hamil gimana dong?"

Sadin: "jangan ngemil buah kedondong, kalo hamil ya.... kutinggal pergi donk."

Inem: "buah duku buah langsat, kamu memang bangsat..!!!!"

Sadin: "Makan bolu, nikmat rasannya, ngomong mulu, kapan maennyaaa??"
sumber:kapan mainnya

2. Keseimbangan berpikir, bertindak, berbicara

Ngomong melulu kapan mainnya...
Diskusi melulu kapan actionnya...
Action melulu kapan ngobrolnya...
Ngobrol melulu kapan mikirnya..
Mikir melulu kapan bertindaknya....
Bertindak melulu kapan mengevaluasinya...
Mengevaluasi melulu kapan menerapkannya...
Bertindak atau menerapkan sesuatu emang ga pake mikir dan merencanakan dengan matang....
Mikir dan merencanakan melulu, kapan anunya..? ......kembali ke siklus awal... , Jawabanya ada dikepala orang dewasa

3.Misi dan Visi Global Hidup

Lalu kapan sesuatu itu akan terjadi ?, mungkin sebentar lagi, besok, atau lusa, tapi apakah pasti bisa terjadi, dan bahwa umur kita akan sampai pada masa itu? , belum pasti...

Lalu apa sesuatu yang pasti terjadi? , Kematian, mungkin sebentar lagi, besok, lusa,...dan itu pasti terjadi..

Idealnya, sebagai ekspresi sikap hidup yang positif dan dinamis, kita memang perlu mengupayakan secara maksimal pada suatu tujuan meskipun itu sifatnya belum pasti, tapi hendaknya tidak mengabaikan persiapan untuk menyambut sesuatu yang pasti (Kematian).

Mengingatkan pada hal kematian tidak mesti berarti suatu sugesti negatif yang berkonotasi pada sifat pesimis, pasif, atau putus asa (faktanya pun banyak orang yg tak bisa memegang semangat sampai akhir misi), tapi bisa sebagai sugesti positif dan dinamis agar mengisi hidup ini dengan hal-hal yang lebih bermanfaat lahir-bathin, dunia-akhirat.

Lalu kapan matinya? silahkan tanyakan langsung kepadaNYA

Jadi punya ide untuk melakukan sesuatu? (mudah-mudahan bukan untuk mati)

Kamis, 23 September 2010

Kalian manusia apa binatang

Bukan hal baru fenomena rebutan zakat makan korban, rebutan antrian BLT makan korban, atau rebutan daging qurban makan korban, yaitu suatu acara mulia penuh citra yang dilakukan para dermawan dengan mengumpulkan ratusan/ribuan orang dilapangan dan lalu ratusan/ribuan orang itupun berebut bagian hingga ada yang pingsan bahkan meninggal dunia. Mirip seperti seseorang yang memberi makan binatang-binatang peliharaanya yang kelaparan .

Sebuah potret kehidupan lagi, masih seputar acara mulia penuh citra itu, Tadi siang seperti yang diberitakan MetroTV, Sejumlah pelajar pingsan akibat berebut telur, susu, dan madu gratis di Lapangan Karebosi Makassar . Seperti inikah implementasi dari program Kemendiknas yang bernama Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) itu?

Moral
Menurut teori, moral merupakan bentuk ke-absolutan dalam kehidupan bermasyarakat secara utuh yang berisi nilai-nilai positif dalam kerangka bersosialisasi supaya manusia saling menghormati dan menghargai, dan moral merupakan sifat dasar yang diajarkan di setiap sekolah atau institusi pendidikan lainnya, dan dalam event bagi-bagi makanan itu dimana letak menghargai dan menghormatinya ? dan lalu apakah acara membagi-bagikan makanan atau uang dengan gaya binatang seperti tersebut diatas bisa dikategorikan bermoral atau beradab?

Jika kalian manusia, apakah tidak bisa memikirkan cara yang lebih manusiawi dan beradab dari mengumpulkan manusia dilapangan untuk membagi-bagikan makanan?

Jika kalian manusia , mengapa mau dikumpulkan dilapangan seperti binatang?


Kutipan dari Metrotvnews.com ,
Makassar - Sejumlah pelajar pingsan akibat berebut telur, susu, dan madu gratis di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (23/9). Mereka tumbang berdesak-desakan dalam kerumunan 20 ribu pelajar bersama orang tua.

Puluhan ribu pelajar berasal dari SD dan SMP di Makassar. Mereka memadati Lapangan Karebosi Makassar sejak pagi. Tujuannya, ikut serta dalam Program Anak Makassar Sehat dan Cerdas. Semestinya didampingi orang tua, siswa diberikan telur, madu, dan susu gratis.

Ketika Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mencanangkan program, sejumlah anak mulai terlibat saling dorong. Mereka berebut susu gratis dari panitia. Seketika anak-anak pingsan, sejumlah orang tua justru menyerbu panitia. Alhasil, tak sedikit siswa tumbang.

Senin, 09 Agustus 2010

Lucu menurut saya, buat dia penting

gambar lucu tapi penting
Menurut saya gambar di atas adalah lucu, buat si pemilik warung penting, buat si tetangga warung adalah cari masalah...


Memahami perbedaan dengan bijak

Temperatur sosial saat-saat sekarang ini di Indonesia khususnya dan dunia umumnya cukup panas, berbagai kerusuhan yang terlabeli agama bermunculan, dan tidak bisa disepelekan begitu saja terutama yang bertempat tinggal di wilayah-wilayah tertentu, karena bukan tidak mungkin dampaknya akan menyeret kita atau keluarga kita kedalam masalah serius [bisa nggak ikut lebaran]

Maka menyambut Ramadhan dan Idul fitri 2010 ini, mari tingkatkan kesabaran, ketakwaan, keimanan, dan kewaspadaan, serta usahakan menghindari konflik atau perselisihan (konyol) yang dipicu oleh "perbedaan sudut pandang dalam memaknai sesuatu...."

Selamat beribadah puasa bagi yang menjalankannya....


gambar sumber :21.media.tumblr.com

Sabtu, 17 Juli 2010

Smart Ass - Sok Pintar (SmartAss)

Smart Ass artinya Sok Pintar atau smartass
Smart Ass atau sok pintar sepertinya memang sudah menjadi kebiasaan lumrah di Indonesia, sebagian orang menganggap hal biasa, namun sebenaranya ini merupakan suatu penyakit hati atau kebiasaan buruk bagi kita, bahkan penyakit kebiasaan ini malah sering kita anggap sebagai lelucon. Padahal, buat saya dan mungkin buat banyak orang hal itu adalah tidak baik, tidak sopan, atau kurang ajar

Smart-Ass sebagai lawakan
Penyakit "sok pintar" ini sering ditemukan dalam percakapan sebagai lelucon, yang menurut saya sebenarnya adalah merendahkan orang lain.

Contoh:
Si A secara serius bertanya, “Wah.., gue lagi flu nih, obat apa ya yang paling bagus..? , lalu Si B menjawab "Ya, obat flu lah, masa obat kuat...wakakakaka"

Contoh lain:
Si A berkata , "Cuaca dingin gini, enaknya minum apa ya..?" , Si B menjawab "Ya minum air, emang kamu mau minum oli"

Yah, 2 contoh diatas adalah yang saya sebut lelucon sok pintar, lelucon Indonesia banget. Pada contoh pertama, ketika Si A yang sedang sakit flu bertanya kepada si B , obat apa yang paling bagus. Dan Si B membuat lelucon yang isinya merendahkan si A seolah-olah si A terlalu goblok untuk tidak mengetahui bahwa obat sakit flu itu ya bukan obat kuat. Padahal kenyataannya, maksud yang ditanyakan oleh si A adalah obat flu apa yang paling bagus menurut pengalaman Si B. Lelucon ini bagi si B memang lucu, tapi bagi Si A pasti merasa direndahkan penalarannya

Lelucon model SmartAss ini kita tau sudah biasa ditemui, termasuk dilakukan oleh para pelawak di televisi, dan saya pikir smartass ini tidak mendidik, apalagi jika dicontoh anak-anak, yang mana bisa ditiru dan dijadikan kebiasaan anak untuk merendahkan orang lain. Buktinya, orang hanya berani membuat lelucon sok pintar seperti ini hanya terhadap orang yang dianggapnya lebih rendah. Coba kalau berani melakukan lelucon sok pintar ini kepada atasannya dikantor, atau kepada Patwal SBY, misalnya ketika Patwal SBY teriak "menepi ke kiri" , lalu jawab "memangnya ada menepi ke tengah pak" .

Jumat, 16 Juli 2010

Letak kebahagian - Tips merasa bahagia

Jikalaupun pembahasan kata bahagia atau kebahagiaan sudah dianggap sesuatu yang klasik, tapi berikut saya share opini pemikiran rekan saya tentang bahagia. Semoga bermanfaat.

Banyak orang yang berharap memiliki uang banyak agar bisa bahagia. Memang bertambahnya pundi-pundi uang bisa mendatangkan kepuasan hidup, tapi tetap saja tak bisa membeli kebahagiaan diri. Bagaimana mencari agar selalu dalam kondisi bahagia dalam situasi apa pun.

Memang yang namanya manusia itu selalu ingin hidup bahagia. Hidup tenang, tenteram, damai, dan sejahtera. Sebagian orang mengejar kebahagiaan dengan bekerja keras untuk menghimpun harta. Dia menyangka bahwa pada harta yang berlimpah itu terdapat kebahagaiaan.

Ada yang mengejar kebahagiaan pada tahta, pada kekuasaan. Beragam cara dia lakukan untuk merebut kekuasaan, segala cara di halalkan yang penting kekuasaan itu harus di raihnya tidak peduli bila terjadi pertumpahan darah dan kerugian sosial lainnya.

kekuasaan identik dengan kebahagiaan dan kenikmatan dalam kehidupan. Dengan kekuasaan seseorang dapat berbuat banyak. Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan. Orang miskin menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan, rakyat jelata menyangka kebahagiaan terletak pada kekuasaan dan sangkaan-sangkaan lain.

Seperti suatu kasus, orang melihat penjual sate itu enak, bisa tiap hari makan sate, penjual bakso itu enak, bisa tiap hari makan bakso, begitu anggapan sebagian orang yang senang makan sate dan bakso.

Kebahagiaan adalah sesuatu yang ada di luar manusia, dan bersifat kondisional. Kebahagiaan bersifat sangat temporal. Jika dia sedang berjaya, maka di situ ada kebahagiaan. Jika sedang jatuh, maka hilanglah kebahagiaan. Menurut pandangan ini tidak ada kebahagiaan yang abadi dalam jiwa manusia. Kebahagiaan itu sifatnya sesaat, tergantung kondisi eksternal manusia. Inilah gambaran kondisi kejiwaan masyarakat Barat sebagai: “Mereka senantiasa dalam keadaan mencari dan mengejar kebahagiaan, tanpa merasa puas dan menetap dalam suatu keadaan.

Dalam Islam bahwa “Kesejahteraan’ dan “kebahagiaan” itu bukan merujuk kepada sifat badani dan jasmani insan, bukan kepada diri hayawani sifat basyari; dan bukan pula dia suatu keadaan hayali insan yang hanya dapat dinikmati dalam alam fikiran belaka. Kesejahteraan dan kebahagiaan itu merujuk kepada keyakinan diri akan hakikat terakhir yang mutlak yang dicari-cari itu yakni: keyakinan akan Hak Ta’ala dan penuaian amalan yang dikerjakan oleh diri berdasarkan keyakinan itu dan menuruti titah batinnya.

kebahagiaan adalah kondisi hati yang dipenuhi dengan keyakinan (iman) dan berperilaku sesuai dengan keyakinannya itu. Bilal bin Rabah merasa bahagia dapat mempertahankan keimanannya meskipun dalam kondisi disiksa. Imam Abu Hanifah merasa bahagia meskipun harus dijebloskan ke penjara dan dicambuk setiap hari, karena menolak diangkat menjadi hakim negara. Para sahabat nabi Muhammmad SAW, rela meninggalkan kampung halamannya demi mempertahankan iman. Mereka bahagia. Hidup dengan keyakinan dan menjalankan keyakinan.

Ketahuilah bahagia tiap-tiap sesuatu bila kita rasakan nikmat, kesenangan dan kelezatannya rasa itu ialah menurut perasaan masing-masing. Maka kelezatan (mata) ialah melihat rupa yang indah, kenikmatan telinga mendengar suara yang merdu, demikian pula segala anggota yang lain dan tubuh manusia. Ada pun kelezatan hati ialah ma’rifat kepada Allah, karena hati dijadikan tidak lain untuk mengingat Tuhan. Seorang rakyat jelata akan sangat gembira kalau dia dapat berkenalan dengan seorang pajabat tinggi atau menteri; kegembiraan itu naik berlipat-ganda kalau dia dapat berkenalan yang lebih tinggi lagi misalnya raja atau presiden.

Maka tentu saja berkenalan dengan Allah, adalah puncak dari segala macam kegembiraan. Lebih dari apa yang dapat dibayangkan oleh manusia, sebab tidak ada yang lebih tinggi dari kemuliaan Allah. Dan oleh sebab itu tidak ada ma’rifat yang lebih lezat daripada ma’rifatullah.

Dalam kondisi apa pun maka “senangkanlah hatimu!” Jangan pernah bersedih. ”Kalau engkau kaya. senangkanlah hatimu! Karena di hadapanmu terbentang kesempatan untuk mengerjakan yang sulit-sulit melalui hartamu.”Dan jika engkau fakir miskin, senangkan pulalah hatimu! Karena engkau telah terlepas dari suatu penyakit jiwa, penyakit kesombongan yang sering menimpa orang-orang kaya. Senangkanlah hatimu karena tak ada orang yang akan hasad dan dengki kepadamu lagi, lantaran kemiskinanmu…” “Kalau engkau dilupakan orang, kurang masyhur, senangkan pulalah hatimu! Karena lidah tidak banyak yang mencelamu, mulut tak banyak mencacimu…” Mudah-mudahan. Allah SWT mengaruniai kita ilmu yang mengantarkan kita pada sebuah keyakinan dan kebahagiaan abadi, dunia dan akhirat; Sesungguhnya kebahagiaan itu terletak pada hati kita masing-masing.

Pengalaman pahit menjadi bagian yang tak dapat terpisahkan dalam kehidupan kita, misalnya tidak dihargai, dilecehkan, difitnah, disakiti, gagal, dan lain sebagainya. Namun pengalaman terpahit sekalipun dapat menjadi titik tolak mencapai puncak kejayaan dan kebahagiaan jika kita memiliki kekuatan memperbaiki diri terus menerus.

Alangkah besar keuntungan yang dapat kita peroleh jika kita mampu membuka kunci kekuatan tersebut yakni dengan kesabaran, jadilah kesabaran dan shalat itu sebagai penolong hidup Anda. Salah satu manfaat jika kita selalu memperbaiki diri adalah mampu mengantisipasi kejadian buruk menimpa kita.

Bukankah lebih menguntungkan seandainya kita terus mencoba mengurangi kebiasaan makan berlebih sebelum obesitas, berhenti merokok sebelum terserang sakit stroke, atau kebiasaan buruk lainya sebelum sakit, dibenci orang dan bangkrut? Dengan terus memperbaiki diri, keadaan kita sudah siap atau bahkan lebih baik, ketika muncul sinyal segala sesuatu menjadi sulit. Kekuatan memperbaiki diri akan membantu kita menyesuaikan diri dengan perubahan terkecil sekalipun, sehingga tidak sampai terjerembab dalam kesulitan yang lebih besar.

Ibarat, seekor katak mungkin langsung melompat keluar jika dimasukan ke dalam air panas. Tetapi mungkin ia akan terjebak dalam tungku air dan mati terbunuh jika perubahan suhu dalam air naik perlahan sampai di titik didih. Artinya, kita tidak akan tergilas oleh perubahan yang terus berlangsung jika kita terus memperbaiki diri. Memperbaiki diri akan memberi kita rasa percaya diri dan nyaman dengan keadaan diri sendiri. Mungkin bila kita melihat seorang pengusaha muda atau artis sukses berharap dapat bertukar posisi dengannya. Padahal belum tentu mereka merasa nyaman dengan keadaan mereka sendiri. Artinya kita tidak akan menderita karena kekurangan zat kepercayaan diri dan harapan, jika mempunyai kekuatan atau usaha memperbaiki diri terus menerus.

Di dalam kehidupan ini kita akan terus mengalami naik turun. Namun setiap perubahan itu akan terasa menyakitkan jika kita mengabaikan keharusan untuk terus berbenah. Walaupun kemampuan memperbaiki diri sulit dimiliki, tetapi beberapa tips berikut ini mungkin dapat membantu kita membuka kunci kekuatan perbaikan diri.

Pertama adalah milikilah cita-cita dan komitmen untuk mencapainya, sebab cita-cita akan menjadi daya atau semangat juang Anda. Sehingga Anda tidak segan memperbaiki kemampuan dan pengetahuan untuk dapat meraih cita-cita tersebut. Hidup tanpa visi laksana berlayar tanpa tujuan, terasa hampa dan hidup ini sama sekali tak berguna. Sementara itu Anda juga harus yakin pada visi Anda.

Menguntip kata Pablo Piccaso, seorang pelukis asal Spanyol, “Sesuatu yang dapat kamu bayangkan adalah nyata.” Sehingga bila Anda yakin, maka Anda tidak mudah menyerah melakukan tindakan-tindakan positif agar visi Anda segera tercapai, misalnya; ingin langsing dengan rajin olah raga, ingin pintar dengan rajin membaca, ingin lebih dermawan dan dicintai banyak orang dengan membantu lebih banyak sesama, ingin lebih sukses dengan berusaha lebih keras dan lain sebagainya.

Syarat lain untuk dapat membuka kunci perbaikan diri adalah kegigihan. Jadi jangan mudah menyerah ketika menghadapi banyak tantangan atau selalu menghadapi kegagalan. Kegigihan akan mendorong Anda untuk memperbaiki diri terus menerus.

Seiring dengan kualitas personal dan profesional Anda yang lebih baik, maka suatu saat tujuan Anda pasti tercapai. Kunci kekuatan memperbaiki diri adalah mencintai diri sendiri, sebab masing-masing diantara kita pasti memiliki kelebihan. Di samping itu masing-masing di antara kita juga memiliki keunikan tersendiri, sebab tidak seorangpun di dunia ini yang sama persis segala-galanya.

Lupakanlah keinginan untuk menjadi orang lain, dengan meningkatkan kualitas, kemampuan, dan kebaikan. Dengan begitu, kekurangan kita tak akan lebih menonjol dibandingkan prestasi, kontribusi, dan kemampuan yang kita miliki. Masih banyak lagi cara untuk membuka kunci kekuatan perbaikan diri.

Namun yang terpenting adalah motivasilah diri Anda untuk terus melakukan perbaikan, sebab perubahan besar akan selalu berawal dari dalam diri sendiri. Ketika Anda sudah menikmati setiap proses memperbaiki diri, berarti Anda juga telah memiliki kemampuan menjadikan segala sesuatu indah, membanggakan, dan membahagiakan.

Dari hasil survei terhadap 136.000 orang dari 132 negara yang disurvei oleh Gallup World Poll membuktikannya. Para responden tersebut diminta menilai hidup mereka dalam skala 0 (terburuk) hingga 10 (terbaik).

Mereka ditanya tentang emosi positif dan negatif yang dialami dalam beberapa hari terakhir. Apakah kebahagiaan mereka karena merasa dihargai, karena punya teman dan keluarga yang siap membantu di saat darurat, dan seberapa bebas mereka memilih aktivitas harian, mempelajari hal baru, atau melakukan yang terbaik.

Hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan hidup atau keyakinan bahwa semua berjalan baik, meningkat seiring dengan naiknya pendapatan. Tetapi, emosi positif ternyata lebih berkait dengan faktor lain, seperti perasaan dihargai, menikmati kebebasan, dan adanya dukungan sosial dari teman dan keluarga.

“Hasil studi ini menunjukkan bahwa semuanya bergantung pada bagaimana Anda mendefinisikan kebahagiaan karena bila Anda melihat pada kepuasan hidup, bagaimana Anda mengevaluasi apa yang sudah dicapai, kita akan melihat korelasi yang kuat antara kebahagiaan dan pendapatan,” kata Ed Diener, pakar psikologi dari University of Illinois.

Sebenarnya korelasi antara emosi positif dan pendapatan sangat kecil. “Makin kaya mungkin kita akan lebih puas dengan hidup yang sudah dijalani, tapi dampaknya tidak sebesar yang kita kira dalam menikmati hidup,” katanya.

Kebahagiaan memang bersumber dari diri sendiri, tetapi bukan berarti rasa bahagia itu diturunkan secara genetik. Ada beberapa faktor yang mampu meningkatkan taraf hidup menjadi lebih nyaman dan bahagia.

Simak tanda-tanda berikut, apakah Anda sudah bahagia? Banyak tersenyum; Sebuah studi menunjukkan, mahasiswa yang memiliki senyum terlebar dalam buku tahunan-nya ternyata lebih jarang yang bercerai dengan pasangannya. Orang yang banyak tersenyum ditengarai akan mempengaruhi suasana hati orang di sekitarnya.

Punya saudara perempuan; Mereka yang memiliki saudara perempuan cenderung punya kehidupan sosial yang lebih baik, lebih optimis dan punya kemampuan beradaptasi lebih baik.

Banyak aktivitas; Orang yang berbahagia lebih jarang menghabiskan waktu di depan televisi, begitu menurut data yang dilakukan para ahli dari Universitas of Maryland yang menganalisa data lebih dari 45.000 orang Amerika. Alih-alih menonton Televisi, mereka lebih suka menghabiskan waktu untuk bersosialisasi, membaca atau terlibat dalam kegiatan sosial.

Menyimpan souvenir; Orang yang menggunakan souvenir, foto/fotografer atau barang kenangan untuk mengingatkan mereka pada masa-masa bahagia yang pernah dilalui biasanya lebih bahagia dan menghargai hidup. “Kenangan indah akan mengingatkan kita betapa bahagianya kita dan membuat kita optimis akan mengalaminya lagi,” kata Sonja Lyubomirsky, PhD, profesor psikologi dari Universitas California.

Rutin berolahraga; Orang yang rajin berolahraga jarang mengalami stres dan lebih puas dengan hidupnya. Bila dibandingkan dengan orang yang malas olahraga, para penyuka jogging memiliki risiko 70 persen lebih rendah terkena stres.

Demikian menurut penelitian yang dilakukan para ahli dari Denmark. Hubungan erat dengan pasangan; Keintiman fisik dengan pasangan juga berkontribusi pada kebahagiaan seseorang.

Orang yang menikah dilaporkan lebih berbahagia dibanding orang yang melajang. Ini antara lain karena kebutuhan dasar manusia untuk sentuhan dan kebersamaan dengan orang yang dicintai terpenuhi. Berteman dengan orang bahagia;

Bergaul dengan orang yang ceria akan meningkatkan perasaan bahagia dalam diri kita, demikian menurut studi terbaru. Seberapa sering Anda berinteraksi dengan orang lain sangat berpengaruh. Karena itu, jangan tolak ajakan sahabat karib untuk menghabiskan waktu bersama week end ini.

Punya dua sahabat; Di antara 654 orang dewasa yang sudah menikah, mereka yang mengatakan punya sedikitnya dua sahabat cenderung memiliki kepuasan dan kenyamanan dalam hidup.

Jalanilah hidup ini dengan apa adanya, semoga kebahagiaan dan kesuksesan selalu menyertai Anda.

Sumber:politikana.com

Sabtu, 10 Juli 2010

Jawaban Terhadap Mufti Malaysia, Tentang ESQ Sesat

Ajaran ESQ SesatKarena saya pernah menulis dan mempublikasikan Ebook ESQ, maka secara moral saya merasa bertanggung jawab ikut memberikan klarifikasi tentang ESQ ini .
Saya bukan apa-apa, bukan Kyai atau Master ESQ, hanya orang bodoh yang ingin pintar bermodalkan akal sehat . Buat saya tak harus menjadi pakar untuk berbagi, tak mesti berjenggot dan berjubah untuk menyerukan kebaikan, semua manusia berderajat sama, kebenaran dan rahmat bukan hak golongan tertentu. Itu prinsip dan pemahaman saya sejak dulu kala sebelum mendengar tentang ESQ.

Berikut opini singkat saya terhadap beberapa statement Mufti Malaysia yang mengklaim ESQ sebagai ajaran sesat . Saya tak akan banyak mengutip dalil-dalil atau referensi, karena tentu semua orang tau, tak sulit mencari segudang dalil Agama untuk membenarkan argumen , cukup nalar dan akal sehat.

1 - Ciri-cirinya, menurut Mufti Malaysia adalah, ESQ mendukung paham liberalisme karena menafsirkan Al-Quran dan As-Sunnah secara bebas.
Jawab:
Tak ada yang salah dengan paham system liberalisme, tak ada system yang menjamin membawa kebaikan umat 100 % , semua tergantung manusianya, di pesantren pun tidak jarang terjadi pencabulan...Di negara ber-ideologi Islam (non liberal) pun seperti Iran atau Saudi, tak berarti kaumnya lebih bermoral ketimbang negara ber-ideologi liberal
Siapa yang melarang tentang bagai mana harus berfikir dan menafsirkan Al-Quran dan As-Sunnah secara bebas..? . Yang salah adalah jika hasil tafsiran mengajarkan keburukan, seperti nyuruh maling. nyuruh berhenti beribadah..etc... FAKTANYA : penganut ESQ memperoleh manfaat yang baik dan tidak menjadi murtad bukan?

2- ESQ mengajarkan bahwa pada dasarnya ajaran seluruh agama adalah benar dan sama.
Jawab :
Seluruh agama memang benar buat penganutnya, dan islam mesti menghormati keyakinan orang , karena mengajarkan kebaikan, harus dibedakan esensi aqidah/iman dan makna kebenaran secara umum , siapa yang memberi hak untuk menghakimi benar-tidaknya keyakinan manusia? , dan lalu dimana letak ayat "Lakum dinukum walyadin"?

3- ESQ juga diangap "menuduh para Nabi mencapai kebenaran melalui pengalaman dan pencarian". Ini sangat bertentangan dengan akidah Islam soal Nabi dan Rasul.
Jawab :
Benarkah ada tuduhan semacam itu...dimana kata-kata tuduhan itu, dan siapa yang berbicara? , dan kenyataanya menurut sejarah memang Rasulullah sejak kecil melalui proses pencarian dan pengalaman sebelum mendapat wahyu Al-qur'an

4- ESQ dituduh telah mencampuradukan ajaran kerohanian bukan Islam dengan ajaran Islam. Mufti juga melihat jika ESQ menekankan konsep 'suara hati' sebagai rujukan utama dalam menentukan baik buruk suatu perbuatan.
Jawab :
... jadi apa-apa mesti membuka kitab suci, kalau saya mau pipis dibawah pesawat terbang mesti cari dulu halal-tidak menurut islam, dan jika menemukan ada orang kafir sedang pipis di bawah pesawat lalu menganggap pipis dibawah pesawat adalah perbuatan orang kafir...? Beranggapan paling mengerti apa yang disukai Allah ..? Beranggapan seolah-olah Allah suatu ketika merancang sebuah sistem sempurna yang praktis dan dan tinggal pakai dan tak perlu lagi berfikir dan berimprovisasi...?

Tanpa perlu saya mencari dalil dari kitab suci ataupun referensi dari para maestro, bahwa kodrat manusia memang mesti selalu belajar menjadi lebih baik dalam segala hal, dan darimanapun sumbernya, entah dari budaya orang barat, orang planet, orang kafir,..etc.

5- ESQ juga dianggap salah karena telah menjadikan logika sebagai rujukan, bukannya Al-Quran dan Hadits.
Jawab :
Jawabanya sama dengan point No.4 diatas

6- Mukjizat juga tidak dipandang di ESQ karena bertentangan dengan keadaan zaman sekarang yang serba logik.
Jawab:
Statement mengada-ada (lemes)

7- ESQ dinilai salah karena menggunakan Kod 19 rekaan dari Rasyad Khalifah untuk menafsirkan Al-Quran. Rasyad Khalifah mengaku sebagai rasul dan membawa agama baru yang dinamakan 'submission'. Teori ini bahkan dipandang lebih tinggi dibanding Al-Quran.
Jawab :
Jawabanya sama dengan point No.4 diatas

8- ESQ menyamakan bacaan Al-fatiha sebanyak 17 kali oleh orang Islam dengan ajaran Bushido Jepang. ESQ dianggap telah menafsirkan makna kalimat syahadat dengan "triple one". Menurut Mufti, itu adalah tafsiran sesat.
Jawab :
Jawabanya sama dengan point No.4 diatas

Hati-hati mengada-ada

" Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung." (Q.S.An Nahl : 116)

“Katakanlah: Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (Al-A’râf: 33)

"Barangsiapa diberi fatwa tanpa ilmu maka dosanya adalah atas orang yang memberi fatwa tersebut. Barangsiapa menganjurkan satu perkara kepada saudaranya seagama sementara ia tahu bahwa ada perkara lain yang lebih baik berarti ia telah mengkhianatinya " - (Hadits)

"Seorang yang berbicara atas nama Allah, maka hendaklah ia berhati-hati agar tidak berbicara tentang Allah tanpa ilmu. Orang yang diangkat sebagai juru bicara Allah haruslah mempersiapkan diri sebaik-baiknya, ia harus menyadari betapa agung kedudukannya tersebut. Hendaklah seorang ulama/pembicara/santri mengetahui siapakah yang ia wakili dalam fatwanya. Dan hendaklah ia sadari bahwa ia akan dimintai pertanggungjawabannya kelak di hadapan Allah Ta'ala"

Oleh sebab itu para ulama Salaf sangat takut mengeluarkan fatwa. Mereka sadar betul kedudukannya serta bahaya bila memang tidak mampu. Mereka tidak mau menjawab pertanyaan-pertanyaan dan tidak mau mengeluarkan fatwa hingga mereka anggap sudah layak untuk berfatwa" , Jangan baru baca dan mengkaji dikit dah dengan lantang membuat fatwa
Artikel lain yang relevan:
  1. Wong Malaysia Bilang ESQ Sebuah Aliran Sesat.
  2. KETIKA SAYYIDINA ALI TERLAMBAT SHOLAT SUBUH BERJAMAAH
  3. Gitu aja kok repot - Logika sikap dan berfikir dalam Islam

Jumat, 09 April 2010

Semakin banyak uang semakin banyak masalah dan kesulitan - Prioritas kebutuhan hidup

motivasi kayaSebuah pertanyaan sederhana dan terdengar kuno "Apa tujuan hidupmu..?" , banyak orang yang mengerti pertanyaannya tapi sangat sedikit yang memahami jawabannya.

Apakah pertanyaan kuno itu penting untuk dimengerti dan dijawab dengan serius?
Jawab :
Penting atau tidaknya ada di dalam hati masing-masing orang. Pertanyaan "Apa tujuan hidupmu..?" tidak memiliki jawaban konkrit seperti halnya pertanyaan "apa yang dibutuhkan orang saat perut lapar, lalu di jawab:makanan" .

Pertanyaan "Apa tujuan hidupmu..?" terkait erat dengan masalah menyusun prioritas kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari, dan cara orang menyusun dan menempatkan prioritas kebutuhan terkait erat dengan kebahagiaan kesuksesan hidup seseorang. Jika salah dalam menyusun prioritas kebutuhan maka yang akan terjadi adalah seperti judul tulisan ini "Semakin banyak uang semakin banyak masalah dan kesulitan" - Chating dengan Tuhan

Pertanyaan "Apa tujuan hidupmu..?" jika telah di sinkronkan dengan hati nurani, maka semua masalah yang dihadapi dalam perjalanan kehidupan akan selalu bisa di syukuri dan dinikmati dengan bahagia, tak peduli dengan esensi kegagalan maupun keberhasilan secara material.

Apakah ada orang yang beranggapan uang adalah segalanya? , jika demikian maka saat uang tidak ada, maka segala hal juga akan tidak ada artinya termasuk diri orang itu.

Kesenangan yang bersifat materi adalah sangat relatif, yang hanya merupakan reaksi sesaat dari apa yang ditangkap panca indera, contoh orang-orang kampung/pedesaan yang umumnya merasa senang menikmati suasana modern kota dan berbagai fasilitas mewah , di sisi lain banyak orang-orang kaya raya malah pergi ke gunung-gunung, hutan, pantai untuk memuaskan hatinya. Dan bagi yang bisa mencapai pertanyaan "Apa tujuan hidupmu..?" , maka dia akan mendapatkan sumber kepuasan dari dalam hatinya, dimanapun tempatnya di Planet Bumi ini, dia tidak akan mudah di dikte dan dipengaruhi keadaan sekitar.

Motivasi dan inspirasi harian
Ibarat menyayangi dan mencintai pasangan anda dalam percintaan, terimalah dia apa adanya dalam suka dan duka . Maka buatlah buat seperti itulah sikap hati anda terhadap kehidupan ini, cintai dan sayangi apa adanya. Hentikan kebiasaan terlalu banyak menuntut, baik kepada pasangan maupun kepada kehidupan, karena sifat terlalu banyak menuntut ini adalah salah-satu faktor terbesar dalam kehancuran.

Sekian kopi pagi blog motivasi hari ini.

Jumat, 26 Maret 2010

Kumpulan kalimat inspirasi dan motivasi

Lagi asik lihat-lihat game malah nemu kalimat-kalimat inspirasi dan motivasi di sebuah forum-game itu, maka saya share saja buat pembaca blog motivasi disini. Dalam kondisi kehidupan seperti jaman sekarang semakin hari makin tinggi intensitas goncangan dan godaan dari keadaan disekeliling kita yang bisa dengan tanpa diduga menghempaskan kita kedalam keterpurukan, inilah salah satu alasan mengapa sekarang semakin banyak pendidikan dan training motivasi didirikan, karena sekarang umumnya manusia lebih berada pada kondisi krisis semangat dan motivasi (kalau pengetahuan dan informasi udah berjubel memenuhi otak), kebalikan dari kondisi peradaban ratusan tahun silam yang mana orang jaman itu umumnya kelebihan semangat dan minim pengetahuan .

Kemungkinan krisis semangat dan motivasi jaman sekarang salah satu faktor utama penyebabnya adalah layanan-layanan instan yang memanjakan dan membunuh kreativitas manusia manusia, sehingga keberadaanya berada pada posisi ketergantungan dengan fasilitas-fasilitas (jika keadaan berubah, berubah pula jatidirinya). Maka beberapa orang tua yang curhat dan sharing dengan saya atas kelakuan anak-anaknya, saya tak lupa mengatakan "Jangan pernah memanjakan anak dengan uang atau fasilitas apapun, karena jika uang dan fasilitas itu hilang maka anda punya kemungkinan tidak akan dihargai oleh anak-anak anda, itu yang saya lihat dari berbagai pengalaman orang-orang dan bagian keluarga saya sendiri" . Sama halnya dalam hubungan asmara, jika hanya menampilkan aspek materi kepada pasangannya dalam rangka memikat hati, maka aspek kasih-sayang bisa tenggelam.

Menurut saya, inti dari kekuatan motivasi diri adalah ikhlas dan optimis , Ikhlas menerima apapun keadan yang terjadi dan optimis untuk selalu menjadi lebih baik dari kondisi yang ada .

Kumpulan kalimat inspirasi dan motivasi

Mari dimemulai dari nol

Seringkali kita dengar kalimat, "dimulai dari angka nol ya..." Ya! betul, memang kalimat ini seringkali diucapkan pria atau wanita berseragam merah yang memberikan senyumnya ramah ketika membantu mengisi bahan bakar kendaraan kita. Mungkin jika hanya didengarkan sekilas saja, kalimat ini tak ada pengaruh dan arti apa-apa selain mengingatkan pada iklan di televisi. Tapi tunggu dulu...coba resapkan lagi maknanya di dalam hati Anda.

Kemajuan teknologi menuntut segala sesuatu harus instan dan serba cepat. Di sana sini kita lihat restoran fast food berdiri tegak memberikan service dan menu makanan yang serba cepat. Ada lagi berbagai makanan instan yang cukup diseduh dengan air panas dan tak sampai 5 menit siap untuk dimakan. Karena kebiasaan tersebut kemudian kita jadi terbawa suasana dan menginginkan segala sesuatu lainnya instan dan cepat.

Sebut saja beberapa keinginan seperti, kenaikan jabatan, prestasi, harta kekayaan, banyak orang menghalalkan segala cara untuk menggapai semua keinginan tersebut, dan tak ingin menghabiskan waktu lama untuk meraihnya. Serba instan dan cepat, kalau bisa sih tak perlu berusaha keras, berangkat pagi dan disiplin kerja supaya bisa menjadi manager. Atau tak usah kerja keras, namun bisa memegang setir Volvo Silver seperti yang dikemudikan Robert Pattinson dalam TWILIGHT, shopping setiap hari, dan menghabiskan waktu di salon atau spa langganan.

Sahabat, jangan pernah lupakan apabila segala sesuatu itu manis jika kita memulai dengan usaha dan kerja keras kita. Kita tak bisa sampai ke lantai lima tanpa melewati lantai paling dasar terlebih dahulu. Sekalipun The Flash yang memiliki kekuatan supercepat masih harus melewati lantai dasar, beda dengan Superman yang bisa terbang, tetapi kita tidak mungkin terbang untuk mencapai lantai lima bukan? Karena itu hanya terjadi di film kartun dan fiksi lainnya. Jadi mari kita maju dan melangkah bersama, ribuan langkah maju yang akan kita ambil dimulai dari satu langkah yang bersemangat, dan begitulah seterusnya sampai tujuan kita tercapai. Tetap semangat!



Pengertian Mengundang Kedamaian

Peace cannot be kept by force. It can only be achieved by understanding. (Albert Einstein)

Anda dapat hidup rukun dan damai dengan orang lain jika ada pengertian satu sama lain. Pengertian bahwa tiap manusia berbeda. Pengertian bahwa Anda tak bisa memenuhi tuntutan semua orang dan orang lain juga tidak harus memenuhi semua tuntutan Anda.

Pengertian bahwa tiap manusia memiliki standarnya sendiri-sendiri, misal tentang keindahan, kerapian, kebersihan, lezatnya makanan, dinginnya cuaca, lucunya sebuah film komedi, bagusnya sehelai gaun, maupun hal lainnya.

Sebab apa yang menurut Anda bagus belum tentu bagus bagi orang lain. Makanan yang menurut Anda enak belum tentu enak buat orang lain.

Anda mungkin juga bakal tertawa terbahak-bahak jika melihat sebuah film, namun orang lain tetap diam tak bergeming. Rumah yang bagi Anda sudah rapi dan bersih, mungkin masih jauh dari standar kerapian dan kebersihan orang lain.

Pengertian bahwa Anda mungkin menganggap orang lain aneh, dan bagi orang tersebut Anda juga aneh. Semua ini timbul hanya karena Anda berbeda darinya. Apa yang biasa Anda lakukan, tidak biasa dilakukannya, demikian juga sebaliknya.

Pengertian bahwa segala problema yang ada di dunia ini terlalu besar untuk masuk dalam penalaran kita yang terbatas.

Pengertian bahwa kita tidak selalu dapat mengerti apa yang sedang terjadi, mengapa dia melakukan hal itu, atau kapan doa-doa kita akan dijawab.

Semakin besar pengertian yang Anda miliki, maka semakin mudah Anda merasakan kedamaian dalam batin, dan semakin mudah pula Anda hidup damai dengan orang lain.

Pengertianlah yang menarik damai masuk dalam hati dan hidup Anda, bukan besarnya kekuasaan yang Anda miliki sekarang.

Orang lain tak tertarik pada besarnya kekuasaan yang Anda miliki. Mereka tertarik dengan seberapa peduli Anda terhadap kehidupan mereka.

Anak-anak tak peduli dengan berapa banyak uang yang mati-matian Anda sediakan untuk mereka. Mereka hanya peduli dengan seberapa banyak waktu yang Anda habiskan dengan mereka.

Pasangan Anda tak peduli seberapa benar dan saleh diri Anda. Mereka hanya peduli apakah Anda tetap mau minta maaf jika Anda berbuat salah.

Apa gunanya kekayaan dan kekuasaan bila tidak disertai dengan pengertian yang besar?! Karena hanya pengertian yang mengundang kedamaian datang dan tinggal dalam hidup seseorang.


Bukan Sebuah Akhir!

"Sometimes the end is just the beginning..." - Inspirational movie, TOUCHED BY AN ANGEL

Apakah Anda merasa sedih karena sedang berpisah dengan seseorang? Ditinggalkan oleh orang yang paling kita sayangi, atau justru malah kita yang harus meninggalkan orang yang kita sayangi oleh karena suatu hal? Atau kehilangan sesuatu, misalnya pekerjaan dan harus memulai dari nol kembali usaha yang selama ini Anda pupuk?

Mungkin saja salah satu di antara kita saat ini sedang gundah karena orang yang kita cintai pergi untuk orang lain, alias selingkuh. Atau keluarga terdekat harus berpulang, usia beliau memang sudah 80 tahun. Hmmm...begitu banyak peristiwa kehilangan, ditinggalkan atau meninggalkan, dan semua itu membuat Anda berderai air mata dan terselubung dalam duka. Apakah selamanya Anda selalu menilai hal itu dengan kesedihan?

Mari kita lihat sisi lain, sebuah sudut yang mungkin terlewat dari pandangan Anda. Ambil sebuah contoh bunga matahari, Anda tentu tahu bunga tersebut kan? Bunga kuning, cerah dan ceria yang selalu membuat suasana seakan meriah dan menyenangkan. Sosoknya yang tinggi dan anggun selalu menjadi pusat perhatian. Indah dan begitu mengagumkan. Namun kemudian tak berapa lama ia menjadi layu, kering dan mati.

Menurut Anda apakah itu adalah akhir si bunga matahari? Hampir semua mungkin akan menjawab ya, karena apabila bunga sudah layu dan kering berikutnya ia akan mati. Tetapi tidak demikian, yang terjadi adalah bunga itu membawa biji-biji benih baru, jumlahnya ribuan dan sulit dihitung dengan jari. Biji-biji tersebut adalah benih bunga-bunga baru yang akan menceriakan alam. Nah, begitu juga saat Anda kehilangan, ditinggalkan, atau meninggalkan, ini bukanlah sebuah akhir yang menyedihkan, namun juga sebuah awal dari sesuatu yang baru. Sesuatu yang lebih besar dari apa yang pernah kita pikirkan.

Air mata boleh menetes, perasaan boleh hampa, tetapi semangat harus tetap dipacu, seiring dengan waktu yang terus bergulir maju. Tak ada jalan untuk mundur dan kembali ke masa lalu. Semuanya selalu bergerak ke depan, menyongsong suatu hal yang lebih besar. Selalu bersemangat, segala sesuatunya baru saja dimulai!

Pemenang dan Pecundang

pemenang selalu jadi bagian dari jawaban;
*****dang selalu jadi bagian dari masalah.

pemenang selalu punya program;
*****dang selalu punya kambing hitam.

pemenang selalu berkata, "Biarkan saya yang mengerjakannya untuk Anda";
*****dang selalu berkata, "Itu bukan pekerjaan saya";

Pemenang selalu melihat jawab dalam setiap masalah;
*****dang selalu melihat masalah dalam setiap jawaban.

Pemenang selalu berkata, "itu memang sulit, tapi kemungkinan bisa";
*****dang selalu berkata, "Itu mungkin bisa, tapi terlalu sulit".

Saat pemenang melakukan kesalahan, dia berkata, "saya salah";
saat *****dang melakukan kesalahan, dia berkata, "itu bukan salah saya".

Pemenang membuat komitmen-komitmen;
*****dang membuat janji-janji.

Pemenang mempunyai impian-impian;
*****dang punya tipu muslihat.

Pemenang berkata, "Saya harus melakukan sesuatu";
*****dang berkata, "Harus ada yang dilakukan".

Pemenang adalah bagian dari sebuah tim;
*****dang melepaskan diri dari tim.

Pemenang melihat keuntungan;
*****dang melihat kesusahan.

Pemenang melihat kemungkinan-kemungkinan;
*****dang melihat permasalahan.

Pemenang percaya pada menang-menang (win-win);
*****dang percaya, mereka yang harus menang dan orang lain harus kalah.

Pemenang melihat potensi;
*****dang melihat yang sudah lewat.

Pemenang seperti thermostat;
*****dang seperti thermometer.

Pemenang memilih apa yang mereka katakan;
*****dang mengatakan apa yang mereka pilih.

Pemenang menggunakan argumentasi keras dengan kata2 yang lembut;
*****dang menggunakan argumentasi lunak dengan kata2 yang keras.

Pemenang selalu berpegang teguh pada nilai2 tapi bersedia berkompromi pada hal2 remeh;
*****dang berkeras pada hal2 remeh tapi mengkompromikan nilai2.

Pemenang menganut filosofi empati, "Jangan berbuat pada orang lain apa yang Anda tidak ingin orang lain perbuat pada Anda";
*****dang menganut filosofi, "Lakukan pada orang lain sebelum mereka melakukannya pada Anda".

Pemenang membuat sesuatu terjadi;
*****dang membiarkan sesuatu terjadi.

Para Pemenang selalu berencana dan mempersiapkan diri, lalu memulai tindakan untuk menang...
Para *****dang hanya berencana dan berharap ia akan menang ...


Nilai Hidup

Pernahkah Anda jatuh pada titik di mana Anda merasa bahwa Anda tidak ingin hidup lagi?! Cobaan hidup yang begitu berat dan tak habis-habisnya seolah menekan Anda begitu berat, sampai-sampai Anda merasa tak kuat untuk bertahan lagi. Hati pun berkecamuk dan mulai sering bertanya sampai kapan Anda bakal hidup seperti ini terus.

Mungkin hal ini lebih banyak dialami oleh seseorang dengan kepribadian yang cenderung melankolis (pemikir yang cermat). Namun, bukan berarti seseorang dengan karakter lain seperti kolerik (tegas dan dominan), plegmatis (stabil), maupun sanguin (si periang yang intim) tidak pernah mengalaminya. Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya kejenuhan dalam hidup.

Namun, hidup ini bukanlah tentang apa yang Anda rasakan. Hidup ini lebih dipengaruhi dengan kemauan Anda. Kenyataan hidup menuntut kita, mau - tidak mau, untuk menjadi orang yang kuat, tegar, sabar, dan tabah dalam menjalani hidup.

Adakalanya kita kuat, adakalanya kita lemah. Orang bilang ada kalanya kita di atas, ada kalanya kita di bawah. Jika kita ingat hal itu, maka kita tidak akan menjadi orang yang mudah putus asa. Karena apa yang kita rasakan hari ini hanyalah sementara saja.

Tidak mengapa jika hari ini Anda merasa lemah. Tidak mengapa jika hari ini Anda bangun dengan mood yang buruk. Segalanya tidak berakhir di situ. Segalanya tidak berakhir saat Anda merasa semuanya buruk. Karena hidup ini adalah proses dan proses itu baru selesai ketika kita menutup mata untuk selamanya nanti.

Jika hari ini Anda merasa baik-baik saja, maka bersyukurlah, dan tetaplah waspada. Jagalah hati supaya Anda tidak mudah jatuh oleh berbagai tekanan-tekanan yang mungkin bakal timbul. Persiapkan hati dengan kemauan untuk rela menerima segala yang mungkin bakal terjadi.

Namun, jika pagi ini Anda bangun dengan mood yang tidak karuan, maka cepatlah sadar dan milikilah kemauan yang keras untuk bangkit. Kemauan Andalah yang akan menentukan sukses tidaknya hidup Anda, bukan apa yang Anda rasakan. Bersemangatlah!!


Biarlah Sedikit Perkataanmu!

"We women talk too much, nevertheless we only say half of what we know."
(Nancy Witcher Astor, Viscountess quotes)

Wanita terkenal dengan kemampuan lebihnya dalam hal berbicara. Menurut survei dan kenyataan yang ada, kaum wanita berbicara lebih banyak daripada kaum pria.

Namun, yang jarang diketahui oleh para wanita adalah kenyataan bahwa dalam banyak bicara bakal timbul banyak masalah juga.

Mengapa? Karena saat banyak bicara, kita jadi lalai dalam berpikir. Semua kata-kata tiba-tiba mengalir begitu saja seiring dengan berbagai tanggapan yang ada. Kita tidak mawas lagi dengan kata-kata yang kita lontarkan.

Oleh karena itu, kita perlu selalu waspada dengan perkataan kita. Apakah kita bicara benar tentang suatu hal? Apakah kita bicara pada saat yang tepat? Semuanya itu penting untuk kita waspadai karena perkataan yang telah diucapkan tak mungkin kita cabut kembali.

Berpikirlah sebelum bicara. Karena apa yang kita katakan dapat membuat orang lain bangkit atau jatuh. Apa yang kita katakan juga berpotensi membuat nama seseorang jadi baik atau malah hancur.

Sebelum bicara, ada baiknya kita juga menelaah terlebih dahulu. Ujilah, apakah perkataan ini bakal menyelesaikan masalah atau justru menimbulkan masalah baru. Jika ternyata kita tidak terlalu tahu tentang suatu hal, maka sebaiknya kita diam.

Orang lain juga bisa marah dan menganggap kita sok tahu jika kita bicara atau memberi komentar pada waktu yang tidak tepat. Tak seorang pun yang mau bergaul dengan seorang yang hobi nyeletuk atau sok tahu.

Sadarilah bahwa meski kita tahu tentang banyak hal, namun semua itu tak harus dikatakan.

Selain itu, banyak bicara juga dapat menimbulkan kesan bahwa kita tak dapat dipercaya. Orang bisa berpikir berkali-kali jika ingin menceritakan sebuah rahasia pada kita karena jika sering bicara, maka potensi untuk keceplosan juga makin besar.

Selain itu, banyak bicara membuka peluang besar untuk kita berdosa. Manusia pada dasarnya memiliki sifat egois. Salah satunya adalah kecenderungan suka membicarakan kebaikan diri sendiri dan keburukan orang lain. Banyak bicara pasti menyeret kita masuk dalam liang gosip.

Jika kita memiliki citra penggosip, maka kita akan kehilangan kepercayaan dari orang lain. Nama kita jadi jelek.

Oleh karena itu, jagalah perkataan kita baik-baik. Keluarkan kata-kata yang baik untuk membangun orang lain. Berkata-katalah pada saat yang tepat. Dan, biarlah sedikit perkataanmu, agar minim pula masalah yang ditimbulkan!

Sumber: www.kotakgame.com

Sabtu, 20 Februari 2010

Hikmah Liberalisme - Berikir yang jernih dan motivasi umat islam

Salah satu tugas intelektual adalah meracik dan menebarkan madu pemikiran, bukan candu pemikiran , Jaman sekarang intelektualisme bukan lagi terkait professionalisme , karena siapa saja bisa menggunakan pola pemikiran intelektual, semua dari kita adalah arsitek pikiran kita sendiri.

Berfikir jernih cecara intelektual seyogyanya bisa memberi garis pembatas antara Liberalisme dan Liberasi berfikir

Filsuf Soren Kierkegaard dalam the journey from aesthetic stage into spiritual stage atau : "kebebasan” itu dapat pula menstimulasi pemekaran “ruang spiritual” dalam diri setiap manusia"

"argumen Allah terhadap hamba-Nya adalah Nabi”, maka “argumen antara hamba dengan Allah adalah akal” (Imam Ja’far As-Shadiq AS).

Agama adalah akal” (ad-dînu al-‘aql). “Jadilah seorang cendekiawan, atau penuntut ilmu, atau pendengar ilmu yang baik, atau pencipta ilmu, dan jangan menjadi yang kelima (orang bodoh) karena jika demikian engkau akan celaka.” (Hadits Muhammad SAW).

Liberalisasi

Menurut Cak Nur, Liberalisasi sebagai sebuah upaya untuk melepaskan diri dari nilai-nilai tradisional dan mencari nilai-nilai yang berorientasi ke masa depan. Kalau liberasi tidak dilakukan, maka berakibat yang cukup parah, yakni Islam menjadi senilai dengan tradisi, membela Islam menjadi sama dengan membela tradisi, dan menjadi islamis sederajat dengan menjadi tradisionalis. Karena membela Islam menjadi sama dengan membela tradisi, maka timbul kesan bahwa kekuatan Islam adalah kekuatan tradisi yang bersifat reaksioner, yang tidak sanggup mengadakan respon yang wajar terhadap perkembangan pemikiran yang ada di dunia dewasa ini.

Liberasi Berfikir

Tujuan dari liberasi berfikir dalam konteks ini adalah membuka peluang adanya intellectual freedom kebebasan berfikir (intellectual freedom) dan idea of progress.

Kebebasan berfikir berarti kemerdekaan untuk menyatakan segala bentuk pikiran dan ide, betapa pun aneh kedengarannya di telinga, karena tidak jarang dari pikiran-pikiran dan ide-ide yang umumnya semula dikira salah dan palsu ternyata kemudian benar.
Idea of progress adalah ide yang bertitik tolak dari konsepsi atau doktrin bahwa manusia pada dasarnya adalah baik, suci dan cinta kepada kebenaran atau kemajuan, kepercayaan akan masa depan manusia dalam perjalanan sejarahnya. Konsistensi idea of progress ini ialah sikap mental yang terbuka berupa kesediaan menerima dan mengambil nilai-nilai (duniawi) dari mana saja asalkan mengandung kebenaran.

Kembali kepada logika sederhana

Logika sederhana pun akan mengatakan, rumah harus dibangun mulai dari dasarnya (pondasinya). Tetapi, pemilihan jenis pondasinya , apakah strip foundation (fondasi alur), raft foundation (fondasi rakit), pad foundation (fondasi pelat), pile foundation (fondasi pancang), atau fondasi cakar ayam , harus disesuaikan dengan jenis tanahnya dan kondisi-kondisi lainnya (alam dan lingkungannya).

Jika sistem Islam diibaratkan sebagai suatu bangunan, maka fondasinya adalah tawhid (aqidah). Dalam hubungan ini, hal terpenting adalah mengenali Allah SWT (ma’rifatullah). Dikatakan, “Awal dari agama adalah mengenal Allah” (awwalu dinu ma’rifatuhu). Dengan kata lain, kita tak pantas berbicara tentang akhlak dan aspek-aspek lainnya jika tak mengenal Allah.

“Berakhlaklah kamu sebagaimana akhlak Allah” (takhallaku bi akhlakillah)

Maka, yang pertama digarap dalam da’wah Rasulullah Muhammad SAW dan Imam Ali KW adalah peletakan prinsip-prinsip aqidah (tawhid) atau pengenalan Allah SWT. “Aku tidak pernah menyembah Tuhan yang tidak kukenal,” demikian kata Imam Ali.

Yang mencerahkan dan yang melakukan propaganda

Maka berdasarkan premis-premis diatas saya menyimpulkan bahwa jika ada oknum-oknum yang mendiskreditkan nilai-nilai liberalisme dan liberasi berfikir hanya dengan label-label , jubah, jenggot, jilbab, ke-arab-araban, maka itu tak lebih dari propaganda dengan suatu kepentingan (candu berfikir) , bukan suatu pencerahan demi kemaslahatan umat (madu berfikir). Dan mestinya umat lebih jeli melihat esensi Iman, Budaya, dan Rasionalitas, sehingga tidak mudah menjadi korban propaganda.

Dalam ilmu propaganda, metoda pencampuradukan realitas bisa dikategorikan sebagai strategi penjebakan pemikiran (thought trapping strategy). Salah satu adagium dalam teknik propaganda tersebut: "Confuse them, and then influence" (Kacaukan mereka, lalu kuasai).

Bagi yang kurang kritis, ide-ide liberalisme bisa dinilai mengacaukan. Padahal bisa saja, bila diresponi secara cerdas akan "memberdayakan” pemikiran ummat, yang terus terang telah lama membeku. Meski, sulit dipungkiri bahwa dalam situasi kacau sekecil apapun, ada saja pihak lain yang berusaha mengambil manfaat.

Kamis, 18 Februari 2010

Sedikit tapi banyak manfaat

Memiliki kapasitas yang sedikit tapi bermanfaat, itulah kesan dan hikmah yang saya terima dulu ketika tersadar setelah melalui liku-liku perjalanan untuk mencapai suatu impian. Yang lebih menyadarkan makna kebenaran kalimat suci bahwa Tuhan memelihara alam dengan adil dan seimbang, dan semua realitas manusia sudah berada dalam porsinya masing-masing.

Jika hanya terfokus mengumpulkan isi sebanyak-banyaknya dikhawatirkan isi itu malah lebih banyak mudharatnya dibanding manfaatnya, baik buat diri sendiri maupun buat orang lain.

Ambisi mengumpulkan isi, lebih sering sebagai obsesi yang terbentuk dari refleksi keadaan yang tak pernah berhenti berusaha menguasai dan mendikte pikiran dan tindakan manusia.

Sedikit tapi banyak manfaat, Sederhana tapi penuh hikmat

Banyak tapi lebih membawa mudharat , Njelimet tapi cuma bikin mumet.

Tak ada sesuatu yang berarti di kejauahan matamu memandang, sebelum nampak apa yang dekat dengan dirimu.

Tak ada sesuatu yang berarti di ketinggian pikiranmu melayang, sebelum kau sadari bahwa Tuhan pun selalu memelihara tapak kakimu.



Rabu, 17 Februari 2010

Memiliki isteri cantik dan baik

Makna cantik dan baik memang relatif .

Karena faktor jodoh seseorang bisa memiliki isteri yang cantik dan baik (atau suami yang tampan dan baik).

Secara naluriah semua manusia ingin memiliki isteri yang cantik dan baik, tapi sekalipun telah mendapatkan-nya, tidak semua orang bisa menikmati nilai, manfaat, dan berkah dari seorang isteri yang baik dan cantik.

Saya mengkategorikan 3 golongan orang dalam memperlakukan isteri yang baik.

1- Golongan Terlalu Berlebihan

Orang ini terlalu berlebihan (over acting) dalam menyatakan kecantikan dan kebaikan isterinya. Dijadikan perbincangan di kantor, dijalanan, dan dimanapun dengan cerita-cerita seputar pernyataan isterinya yang memiliki wajah cantik dan hati yang baik. Dia selalu promosi sang isteri didandani mentereng dan dipamerkan keliling kampung. Dan akibatnya banyak orang yang gerah dan muak dengan orang ini dan mengatakan "Ah..isterimu jelek, tak secantik dan sebaik sesumbarmu" . Dan orang ini pun marah-marah ketika banyak orang mengatakan isterinya jelek, dan terus berusaha meyakinkan orang bahwa isterinya betul-betul cantik dan baik , dia tidak mengerti bahwa sesungguhnya orang hanya kesal kepada dirinya yang over acting.

Alhasil, Pria diatas meskipun memiliki isteri yang benar-benar cantik dan baik, tapi tidak bisa menikmatinya, hidupnya tidak pernah bisa bahagia oleh anugerah didepan matanya, kebaikan dan kecantikan isterinya tak memberi manfaat dan rahmat, malah sebaliknya.

Isteri yang cantik dan baik, ibarat Agama dan Budaya . Orang tidak tepat dan over acting dalam memperlakukan serta memaknai Agama dan Budaya , bahkan sampai ada yang melakukan pembunuhan masal dengan mengatasnamakan Agama dan Budaya, tapi ketika orang-orang mengatakan Agama dan Budayamu jelek, dia marah dan semakin jadi.

2 -Golongan Terlalu Pasif

Orang ini terlalu cuek dan masa bodoh terhadap isterinya yang cantik dan baik, kurang di urus, dia tau kalau isterinya cantik dan baik, tapi dia tidak merasa puas dan kurang mensyukuri, bahkan sering selingkuh dan main PSK untuk memenuhi hasrat birahi-nya. Dan sebagai akibat sikapnya yang kurang memperdulikan isteri tersebut, beberapa pria mata keranjang memanfaatkan keadaan dengan merayu isteri si pria cuek itu . Tapi ketika pria itu mengetahui isterinya digoda dan dirayu orang dia marah dan mengamuk , dia tidak mengerti jika hal itu terjadi karena sikap acuhnya terhadap isteri cantik dan baik itu.

Alhasil, Pria diatas meskipun memiliki isteri yang benar-benar cantik dan baik, tapi tidak bisa menikmatinya, hidupnya tidak pernah bisa bahagia oleh anugerah didepan matanya, kebaikan dan kecantikan isterinya tak memberi manfaat dan rahmat, malah sebaliknya.

Isteri yang cantik dan baik, ibarat Agama dan Budaya . Orang kelewat tidak peduli dan acuh dalam memperlakukan serta memaknai Agama dan Budaya , Bahkan Agama cuma di KTP , prilakuknya sama-sekali tidak mencerminkan, dan ketika ada orang yang ingin membawa Agama itu pada dunia yang lebih memberikan kemaslahatan umat dia marah dan kebingungan harus bagaimana, mau bicara tak punya Ilmu, mau berbuat tak punya skill , dan akhirnya cuma bisa mengamuk , dan mengatakan "Biar gua kagak sholat dan tukang main Jablay, kalau lu main-main dengan Agama KTP gua..., gua bantai lo.."

Bahkan budaya bangsa cuma menjadi barang yang tergeletak di gudang , dan ketika ada bangsa lain yang mengakuisisi dia marah-marah.

3- Golongan Bertanggungjawab

Orang ini selalu bersyukur atas anugerah isteri cantik dan baik yang diterimanya, dan akibat rasa syukur di hatinya yang terdalam maka terperciklah keluar segala efek positif dalam setiap pemikiran dan tindakannya.

Inspirasi hidup , by Free7

Sabtu, 13 Februari 2010

Merasa pandai akan berbuah kebodohan (Inspirasi dibalik humor)

Jika kita merasa diri kita pandai/pinter akan berbuah kebodohan, dan sebaliknya, merasa diri kita masih bodoh akan menuai kepandaian. Kira-kira seperti itulah hikmah dan inspirasi dari humor paling kocak ngakak berikut ini.

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.


Murid-murid: Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking): Mengapa bilang selamat pagi
saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid: Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....
Bu guru: Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat
seperti itu! Katakan saja selamat datang, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid: Selamat datang Bu Guru!
Bu guru: Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik. Hari ini Bu Guru akan menguji kalian semua tentang lawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kalian semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?
Murid-murid: Mengerti Bu Guru...
Guru: Pandai!
Murid-murid: Bodoh!
Guru: Tinggi!
Murid-murid: Rendah!
Guru: Jauh!
Murid-murid: Dekat!
Guru: Berjaya!
Murid-murid: Menang!
Guru: Salah itu!
Murid-murid: Betul ini!
Guru (geram): Bodoh!
Murid-murid: Pandai!
Guru: Bukan!
Murid-murid: Ya!
Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid-murid: Oh Hamba!
Guru: Dengar ini...
Murid-murid: Dengar itu...
Guru: Diam!!!!!
Murid-murid: Ribut!!!!!
Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid: Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru: Mati aku!
Murid-murid: Hidup kami!
Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid: Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid: Rajin kami belajar bu guru...
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid: Kami waras sebagian!
Guru: Cukup! Cukup!
Murid-murid: Kurang! Kurang!
Guru: Sudah! Sudah!
Murid-murid : Belum! Belum!
Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid: Sebab saya sebagian pandai!
Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid: Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru: Kurangajar!
Murid-murid: Cukupajar!
Guru: Habis aku!
Murid-murid: Kekal kamu!
Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid: K.O. Cerita belum mulai!
Guru: Sudah, bodoh!
Murid-murid: Belum, pandai!
Guru: Berdiri!
Murid-murid: Duduk!
Guru: Bego kalian ini!
Murid-murid: Cerdik kami itu!
Guru: Rusak!
Murid-murid: Baik!
Guru (stres): Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid: Kami sebagian dilepaskan tengah malam itu!!
Guru (stres): 66666
Murid-murid: 99999
Guru (stres): !!!!!
Murid-murid: ?????


Dan saking stressnya pembaca... dan bu guru pun pergi meninggalkan kelas...hehehe...!
Diambil dari : kangawal.blogspot.com