Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Minggu, 29 Agustus 2010

30 Hari Sebelum Ajal: Sweet Memory

Cobalah renungkan sejenak Sweet Memory terindah di dalam kehidupan Anda, sambil mengenang masa-masa yang indah tersebut. Misalnya masih teringat olehku suatu kenangan terindah sewaktu aku masih bersamanya, sewaktu aku masih menjalani hidup penuh dengan kebahagiaan, sewaktu cinta itu masih ada bersamanya, masih melekat erat dan masih memberikan senyumnya padaku…..Marilah kita ber-nostalgi sejenak sambil mengenang pada saat ketika kita khusus bangun tengah malam, karena ingin melihat pertandingan tinju Mohammad Ali, atau dimana setiap sore rajin nonton Bonanza, Daktari, Kojak, ChiPs. Lagipula pada saat itu kita tidak perlu gunta-ganti program masalahnya hanya ada satu program saja dari TV-RI. Musik yang ngetop pada saat itu dari Tom Jones, Beatles, Bee Gees, Koes Ploes. Pada saat rambut disasak, ataupun pakai Tanco minyak rambut yang melekit, agar penampilan bisa mirip seperti Charles Bronson. Betapa cantiknya dahulu ketika kita mengenakan celana kulot

Pada umumnya orang senang mengenang kembali masa remajanya atau pada saat usia puber. Mengenang Date yang pertama dimana kita nonton atau makan bareng. Renungkanlah oleh Anda ketika masa pacaran pertama di sekolah/kuliah atau pada saat pergi liburan keluar kota.

Sweet Memory tidak harus selalu ada kaitannya dengan pacaran, misalnya bisa juga pada saat kita pertama kali mengendarakan motor/mobil atau pada saat kita pentas atau pada saat merayakan pesta HUT ataupun pesta perkawinan dll-nya. Sweet Memory tidak tergantung dari usia buktinya mang Ucup masih mengalami banyak sekali Sweet Memories setelah usia kepala enam.

Sayangnya Sweet Memories ini tidak bisa diulang balik, karena kita tidak bisa memutar balik jam waktu. Mungkin pada saat tersebut kita pernah merasakan sakitnya, karena merasa dihianati, tetapi kalau direnungkan kembali, lebih banyak masa indahnya daripada sakitnya oleh sebab itulah kita senang mengingatnya kembali. Pengalaman negativ seseorang akan lebih mudah dan lebih cepat terlupakan, karena kita lebih senang mengingat hal-hal yang menyenangkan dan positiv.

Menurut Profesor Wildschut dari Universitas Southampton, cara terbaik dan termudah untuk mengurangi beban stress kita ialah dengan cara "Mimpi Mundur" atau mengingat kembali masa-masa indah; diwaktu yang lampau atau dalam istilah kerennya bersnostalgian. Hal ini tidak perlu kita lakukan secara nyata; cukup apabila kita bisa mengenang kembali semuanya di dalam otak kita.

Berdasarkan hasil penelitian ternyata 79% dari manusia di kolong langit ini minimum seminggu sekali secara langsung atau tidak langsung di ingatkan kembali akan masa lampaunya. Misalnya melalui musik, film, lokasi atau bertemu dengan orang-orang tertentu, bahkan dari wangi parfum pun orang bisa teringat kembali akan masa lampaunya.

Pada jaman dahulu kita belum memiliki keinginan untuk barang-barang konsumen seperti sekarang ini. Hidup kita dahulu jauh lebih sederhana dan jauh lebih bersahaja, tapi kita merasa lebih bahagia.

Pada saat itu kita masih bisa menikmarti kasih sayang ibu kita 100%, sebab seorang ibu, mengemban tugasnya sebagai ibu 100% jadi tidak hanya sekedar 10% seperti saat sekarang ini, karena harus membantu sang suami mencari uang. Cobalah lihat keluarga mana yang masih bisa melaksanakan budaya makan bareng seluruh keluarga ?

Semakin tua seseorang semakin banyak pulalah ia membicarakan mengenai masa lampaunya. Semakin tua seseorang semakin ia merasakan kesepian. Dengan bernostalgi kita bisa merasakan kembali bagaimana dahulu kita dikasihi maupun dihargai. Maklum pada saat tersebut, kita masih gagah, muda, cantik dan ganteng dibandingkan dengan sekarang dimana rambut sudah mulai rontok dan beruban, wajahpun sudah penuh dengan keriput. Jadi wajarlah apabila kita lebih senang mengenang akan masa emas atau masa jaya kita diwaktu muda

Sweet Memories adalah miliki kita satu-satunya yang paling indah yang tidak akan hilang dimakan waktu dan tidak bisa diambil oleh siapapun juga. Sweet Memories ini sudah menjadi bagian dari hidup kita yang dibawa ke manapun kita pergi. Percayalah pada saat Anda sedang merasa duka dan tidak tahu lagi apa yang harus Anda lakukan, selainnya berdoa, usahakanlah untuk mengingat kembali kenangan indah Anda. Pasti ini akan bisa menghibur Anda !

Mogah-mogahan melalui tulisan ini saya bisa membangkitkan kembali Sweet Memories Anda. Melalui Sweet Memories ini; secara tidak langsung otak kita bisa liburan/istirahat sejenak dari segala macam stress maupun problem sehari-hari kita, bahkan bisa membuat panjang umur.


Image and video hosting by TinyPic

Kirim Artikel Terbaru Langsung Ke Email Anda:

Delivered by FeedBurner





Bookmark and Share

Sabtu, 28 Agustus 2010

Subyek - Subyektivitas Berfikir Yang Sederhana

Raihlah pencapaian setinggi-tingginya, tapi awas, jangan lengah dengan hal-hal sederhana yang sangat fundamental....

Masih ingat pelajaran Subyek - Predikat - Obyek?

Sebaik dan semulia apapun ajaran akan tergantung cara memahaminya, jika cara memahaminya salah, maka akan salah pula hasilnya

Seburuk dan serendah apapun ajaran akan tergantung cara memahaminya, jika memahaminya benar akan benar dan baik pula hasilnya.

Setinggi apapun ilmu pengetahuan akan tergantung orang yang menggunakannya, jika cara menggunakanya salah, akan salah pula hasilnya.

Sesederhana apapun ilmu pengetahuan akan tergantung orang yang menggunakannya, jika cara menggunakannya tepat, akan bermanfaat pula hasilnya.

Banyak hal-hal dan kebenaran sederhana yang terlewatkan (sengaja atau tidak) oleh manusia, dan terjebak dalam kerumitan masalah yang tak membawa manfaat buat dirinya sendiri maupun orang lain.

Si Pujo, hanya menguasai ilmu cara membuat tempe, sebagai Muslim dia pun cuma memahami ilmu agama sebatas syareat untuk memenuhi rukun. Tapi hidupnya cukup bahagia bersama anak isterinya, dia disenangi kerabat dan tetangganya karena perilakunya yang baik, banyak sudah hal-hal yang nampak sepele dia lakukan dan membawa berkah dan manfaat buat dirinya sendiri, keluarga, dan orang lain..... Dia tak perlu memahami persamaan matematika tingkat tinggi ataupun ajaran fiqih kelas berat untuk meraih keberhasilan dan kebahagiaan hidupnya.

Ketahuilah kebutuhan anda, sebelum mencari keinginan dan bicara pencapaian lebih jauh, hati-hatilah terjebak dalam racun imajnasi keinginan yang dapat membuat anda mabok dan teracuni seumur hidup....keracunan itu tidak enak, tidak nyaman, dan tidak bermanfaat.

Subyek, Subyektivitas Berfikir Yang Sederhana .

Terinspirasi oleh orang-orang yang hari ini masih pada ribut tentang nilai-nilai agama, di forum tetangga .

Jumat, 27 Agustus 2010

Perlukah kita perang? - Ketegangan Indonesia - Malaysia

Berbagai macam latar belakang orang, seperti Status sosial, Agama, dan Adat, memiliki peran besar terhadap perilakunya, baik perilaku berfikir maupun bertindak. Isu ketegangan Indonesia - Malaysia belakangan ini telah menjadi bahan perbincangan di semua lapisan masyarakat Indonesia, termasuk saya dan beberapa rekan pun suka membicarakannya dalam format diskusi santai disela-sela waktu senggang.
Berikut adalah kesimpulan saya dari hasil dialog dengan 4 jenis orang dengan jenis pemahamannya masing-masing dalam menyingkapi masalah, untuk menjawab pertanyaan "Perlukah kita perang dengan Malaysia ? ", kalimatnya tidak persis seperti yang mereka ucapkan, tapi saya ambil poinnya saja.

Perlukah kita perang?

Golongan 1 :
Golongan ini tidak bisa memberikan opini yang obyektif , tapi jika saya tanya lebih suka menyampaikan gurauan segar bahwa, jika terjadi peperangan akan terjadi perubahan nasib baik bagi kehidupannya, dengan pemahaman, jika terjadi perang maka keadaan tidak akan terkendali dan segala bentuk ketertiban dan keteraturan yang selama ini dianggap membelenggu hidupnya akan hilang, sehingga peluang untuk meraih sesuatu dia anggap lebih leluasa, karena tidak ada lagi kekuasaan sosial yang akan mengendalikan hidupnya. Jadi motivasi perang dari golongan ini bertolak dari keputusasaan menghadapi kehidupan di negeri ini.

Golongan 2:
Golongan orang ini melihat ketegangan yang dirasakan di negeri ini banyak bernuansa ketersinggungan sebagai bangsa yang berdaulat dan keprihatinan kepada pelanggaran HAM yang menimpa warga Indonesia di Malaysia, dia tidak terlalu mendukung perang tapi menuntut ketegasan pemerintah secara diplomatik dan lebih menyarankan pada pemutusan hubungan diplomatik ketimbang pencetusan perang.

Golongan 3:
Golongan ini tidak ingin perang maupun pemutusan hubungan diplomatik, alasannya, Jangankan menyatakan perang, pemutusan hubungan diplomatik saja pun sebetulnya tidak akan memberikan manfaat yang berarti, dan berharap pemerintah RI tetap menempuk jalan diplomasi untuk menyelesaikan masalah.

Golongan 4:
Total ingin perang tak ada kata diplomasi, dengan motivasi yang total idealistis, seperti Agama, kondisi kehidupan sosial, dendam pribadi/golongan, dll, tanpa memperhitungkan berbagai aspek .Golongan ini kalaupun dikatakan sangat minoritas, tapi ada dan bagian dari warga Indonesia.


Kajian historis K.J. Holsti, Jika konflik antar negara terjadi

Berikut menurut K.J. Holsti (author of International Politics), macam-macam tindakan yang akan dilakukan suatu negara terhadap negara lain jika suatu konflik atau krisis terjadi antar negara (K.J. Holsti: 1971). Di antaranya adalah: 1) surat protes, 2) pemanggilan dubes untuk 'konsultasi, 3) penarikan dubes, 4}ancaman boikot atau embargo ekonomi (parsial atau total), 5)propaganda anti negara tersebut di dalam negeri, 6) pemutusan hubungan diplomatik secara resmi, 7) mobilisasi pasukan militer (parsial atau penuh) walaupun sebatas tindakan nonviolent, 8) peniadaan kontak antar warganegara (termasuk komunikasi), 9) blokade formal, 10) penggunaan kekuatan militer terbatas 11) pencetusan perang. Namun tindakan-tindakan tersebut tidak mesti berurutan, karena dapat saja melompat dari yang satu ke yang lain.


Tanggung jawab para pemimpin negara

Sebagai para pemimpin negara seperti Presiden, Para Menteri, dan Pejabat tinggi lainnya, yang notabene dimaknai sebagai orang-orang terpilih kualitasnya dengan segala fasilitas negara yang dikompensasikan kepadanya, dituntut untuk dapat melihat permasalahan bukan cuma dari persepsi politis sendiri, tapi juga dari ke-empat sudut pandang rakyat diatas, dan lalu meramunya menjadi sebuah kebijakan yang terbaik dalam kerangka nasional maupun internasional. Itulah tanggung-jawab anda-anda yang mesti dipertanggung jawabkan tanpa perlu banyak mengeluh ataupun curhat, bersikaplah tegas, setegas teriakan anda-anda ketika berorasi merayu rakyat untuk mencalonkan anda-anda sekalian. Manusia mengusahakan yang terbaik dan biarkan Yang Maha Adil menentukan hasil akhirnya.

Kita tahu masih ada golongan ke 5, yaitu provokator, yang memiliki kepentingan sendiri dibalik konflik yang terjadi.

Siapa yang sebenarnya ingin perang..? Sebagai rakyat kecil, perang atau tidak kami akan mendukung kebijakan yang terbaik yang diputuskan pemerintah, kalau kebijakan itu kurang cocok, ya kami protes seperti biasa. Monggo, musuh tidak dicari, datang kami tak akan lari.

Rabu, 18 Agustus 2010

Bersyukur pada apa saja

Kita wajib mensyukuri apa pun yang menimpa kita. Ini bukan masalah keberuntungan. Bersyukur menuntun kita untuk senantiasa menyingkirkan sisi negatif dari hidup. Orang lain mungkin mengatakan bahwa kita tidak realistis.

Namun, sebenarnya sikap kita jauh lebih realistis, yaitu membebaskan diri kita dari kecemasan atas kesalahan. Bersyukur mendorong kita untuk bergerak maju dengan penuh antusias. Tak ada yang meringankan hidup kita selain sikap bersyukur.

Semakin banyak kita bersyukur semakin banyak kita menerima. Semakin banyak kita mengingkari, semakin berat beban yang kita jejalkan pada diri kita. Kebanyakan orang lebih terpaku pada kegagalan lalu mengingkarinya.

Sedikit sekali yang melihat pada keberhasilan lalu mensyukurinya. Karena, kita takkan pernah berhasil dengan menggerutu dan berkeluh kesah.

:: Kita berhasil karena berusaha. Sedangkan usaha kita lakukan karena kita melihat sisi positif. Hanya dengan bersyukurlah sisi positif itu tampak di pandangan kita.

Kekayaan saat ini

Maju dan mintalah pertanyaan yang harus ditanyakan. Katakanlah hal-hal yang perlu dikatakan. Laksanakan tugas-tugas yang harus dilakukan. Ikuti mimpi yang mengalir dari kita yang terdalam dan penuh kesungguhan.

Tempatkan dalam pikiran dan katakan apa yang kita lakukan, namun menahan diri dari yang lumpuh dengan kelebihan sebanyak membayangkan skenario. Gunakan pertimbangan yang wajar dengan tindakan kita sendiri, sedangkan berhati-hati untuk tidak dengan keras menghakimi orang-orang yang tidak sepenuhnya memahami kita.

Cari hikmah dan keindahan dalam hal terkecil. Rangkul dan terima apa yang berasal dari kita berupa cara dan kasih sayang kita melalui semua itu dan langsung menuju tujuan yang positif.

Maju dan hidup hari ini, dengan tidak menyesal untuk masa lalu dan tidak ada kegelisahan tentang masa depan. Berikan yang terbaik untuk setiap saat sambil membiarkan gangguan yang tidak berarti meninggalkan kita.

Jadilah ekspresi hidup dari banyaknya kekayaan. Kekayaan saat ini sudah siap untuk dibawa ke kehidupan oleh kita.


Senin, 16 Agustus 2010

Kita ini memang manusia biasa

Ketika kita melakukan kesalahan, sadarilah bahwa kita hanyalah manusia biasa. Dan, inti kemanusiaan adalah ketidaksempurnaan. Kita hanya perlu menjadi lebih baik.

Ini bukan berarti kita harus melakukan kesalahan. Namun, kita harus menyadari bahwa kesempurnaan itu tak usah diupayakan tetapi di jalankan saja, seperti air mengalir.

Bila kita menuntut kesempurnaan pada diri kita sendiri, terlebih pada orang lain, maka kita berjalan di jalur yang menyesatkan. Kesempurnaan semacam ini tak mengijinkan kesalahan dan membunuh daya cipta.

Kesempurnaan ini hanya akan membebani langkah kita. Alih-alih melangkah maju, kita malah salah melangkah atau tak memiliki kekuatan untuk berjalan.

Mungkin menyenangkan menonton film dimana sang jagoan selalu menang dan tak mungkin terluka. Tapi, kita tahu hal itu tidak ada. Meski hanya di film sekalipun, suatu saat kita akan merasa bosan dan merasa dikibuli.

Itulah mengapa, bila kita merasa harus selalu benar dan menganggapnya sebagai kesempurnaan, kita menipu diri kita sendiri.

Jangan biarkan kita melakukan kesalahan. Demikian halnya, jangan paksa diri kita untuk melakukan kesempurnaan. Akuilah bahwa kita manusia biasa. Maka, kita akan sangat terhormat di mata kita sendiri dan orang lain.

:: Bila kita ingin meraih yang terbaik dari diri kita dan orang lain, maka biarkan kemanusiaan kita menuntun arah kita, yaitu dengan petunjuk kesalahan.

Jumat, 13 Agustus 2010

Ujub Adalah

Jika mengingat legenda Adam - Hawa, maka bisa diambil hikmah bahwa sifat sombong atau berbangga diri adalah nenek moyangnya segala dosa, serta biang keladi jatuhnya martabat manusia.

Saya menulis ini, awalnya terinspirasi melihat aksi-aksi fisik brutal oleh sekelompok orang dijalanan yang mengatasnamakan Agama, dan juga aksi-aksi intelektual yang mendiskreditkan manusia lain oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan para panutan dalam agama. Dan lalu terlintas dalam pikiran saya "Apakah ada faktor ujub didalamnya?"

Defenisi Ujub:

Menurut Bisyr Al-Hafi :
“Yaitu menganggap hanya amalanmu saja yang banyak dan memandang remeh amalan orang lain.”

Menurut Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah :
"Yaitu perasaan takjub terhadap diri sendiri hingga seolaholah dirinyalah yang paling utama daripada yang lain. Padahal boleh jadi ia tidak dapat beramal sebagus amal saudaranya itu dan boleh jadi saudaranya itu lebih wara’ dari perkara haram dan lebih suci jiwanya ketimbang dirinya!"

Warning terhadap Ujud

"Barangsiapa yang mengangkat-angkat diri sendiri secara berlebihan, niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menjatuhkan martabatnya." - Imam Syafi’i

Salah seorang ulama salaf pernah berkata: "Seorang yang ujub akan tertimpa dua kehinaan, akan terbongkar kesalahankesalahannya dan akan jatuh martabatnya di mata manusia."

Al-Fudhail bin Iyadh rahimahullah berkata: "Iblis dapat melumpuhkan bani Adam dengan salah satu dari tiga perkara ini: 1- Ujub terhadap diri sendiri, 2- Menganggap amalnya sudah banyak 3- Telah lupa terhadap dosa-dosanya.

Dia berkata: "Saya tidak akan mencari cara lain." Semua perkara di atas adalah sumber
kebinasaan. Berapa banyak lentera yang padam karena tiupan angin? Berapa banyak ibadah yang rusak karena penyakit ujub?

Dalam sebuah hadits qudsi disebutkan bahwa seorang lelaki berkata: "Allah tidak akan mengampuni si Fulan! Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala pun berfirman:
"Siapakah yang lancang bersumpah atas namaKu bahwa Aku tidak mengampuni Fulan?! Sungguh Aku telah mengampuninya dan menghapus amalanmu!” (HR. Muslim)

Amal shalih itu ibarat sinar dan cahaya yang terkadang padam bila dihembus angin ujub!

Orang yang terkena penyakit ujub cenderung akan memandang remeh dosa-dosa yang dilakukannya dan mengang-gapnya bagai angin lalu. Barangkali gejala paling dominan yang tampak pada orang yang terkena penyakit ujub adalah sikap suka melanggar hak dan menyepelekan orang lain.

"Demikianlah akherat, Kami peruntukkan buat orang-orang yang tidak menyombongkan diri di muka bumi dan tidak membuat kerusakan di muka bumi "(Qs. Al-Qashash : 83)

" Ada tiga hal yang membinasakan, yaitu memperturutkan kekikiran, hawa nafsu yang diperturutkan dan ‘ujub terhadap dirinya sendiri" (Hr Baihaqi).

Ujub adalah penyakit yang menghapuskan amalan kebaikan seorang hamba - Islam untuk manusia, bukan manusia untuk islam.

Senin, 09 Agustus 2010

Lucu menurut saya, buat dia penting

gambar lucu tapi penting
Menurut saya gambar di atas adalah lucu, buat si pemilik warung penting, buat si tetangga warung adalah cari masalah...


Memahami perbedaan dengan bijak

Temperatur sosial saat-saat sekarang ini di Indonesia khususnya dan dunia umumnya cukup panas, berbagai kerusuhan yang terlabeli agama bermunculan, dan tidak bisa disepelekan begitu saja terutama yang bertempat tinggal di wilayah-wilayah tertentu, karena bukan tidak mungkin dampaknya akan menyeret kita atau keluarga kita kedalam masalah serius [bisa nggak ikut lebaran]

Maka menyambut Ramadhan dan Idul fitri 2010 ini, mari tingkatkan kesabaran, ketakwaan, keimanan, dan kewaspadaan, serta usahakan menghindari konflik atau perselisihan (konyol) yang dipicu oleh "perbedaan sudut pandang dalam memaknai sesuatu...."

Selamat beribadah puasa bagi yang menjalankannya....


gambar sumber :21.media.tumblr.com

Jumat, 06 Agustus 2010

Prajurit TNI Kabur , Tidak

Saya hanya menyambung amanah supaya tulisan yang sepertinya disampaikan dalam kondisi terburu-buru ini, bisa terpublikasikan dengan lebih baik, sesuai pesan penulisnya. Karena ada yang memberitakan bahwa Prajurit TNI lari dari pertempuran.

Jika apa yang disampaikan adalah fakta yang sebenarnya, maka kasihan saudara dan Prajurit TNI kita yang telah mempertaruhkan nyawa di daerah konflik Palestina - Israel sana malah diberitakan sebagai pengecut (lari dari medan perang)

Mohon maaf sebelumnya...kejadian yang sebenarnya tuh begini :

1. Telah terjadi kontak antara Tentara LEbanon (LAF) dg Israel (IDF) pada pukul 12.00 setelah prajurit Indobatt berjuang selama Empat Jam mulai pukul 08.00 mencegah terjadinya kontak. Selama itu para prajurit TNI telah memberikan badan mereka sebagai sasaran tembak dari kedua belah pihak.

2. Ketika terjadi eskalasi; Israel mengeluarkan tembakan kavaleri Markava 120 mm sebanyak 6 X, Helicopter Apache memberikan bantuan tembakan senayak 4x dan hujan phospor, Jet tempr membombardir dengan tembakan 12,7 mm ke seluruh bukit diatas perlindungan Indobatt. prajurit kita tidak dapat menggunakan perlindungan kendaraan UN karena telah ditempati oleh LAF dan jika kita bersama LAF maka IDF akan menghantam kita. Itu bukan tempat aman. Sehingga Indobatt mengalah mengambil tempat yang lain.

3. eskalasi ini berlangsung selama 3 jam. Akibat dari ini pasukan terpencar. Dua orang diantaranya telah berjalan lebih dari 5 KM menghindari hujan phospor dari helicopter Israel dan masuk kewilayah operasi Spanyol yang ternyata pos sudah ditinggalkan.

4. Karena itu pos terdekat yang bisa ditempuh dan mereka mundur dalam tekanan, kebetulan ada satu-satunya kendaraan yang lewat yaitu taxi. Dengan Taxi mereka minta supaya dinatar ke Induk Pasukan di UN POSN 7-1 Adhsit alQusayr dimana saya bekerja. Pada waktu yang bersamaan seorang Mayor dari Portugal yang bersama dengan mereka juga mengungsi ke 7-1. Dengan keadaan yang kurang lebih sama paniknya dnegan prajurit Indobatt.

5. Ini yang terjadi, betul prajurit kita naik taxi, Salah karena itu bukan medan tempur TNI, TNI professional IMPARTIAL, tidak memihak. Oleh sebab itu mengapa jika perang terjadi TNI/UN adalah sasaran dari Collateral Damage yang sering dijadikan kambing hitam oleh pihak-pihak yang bertikai.

6. Tolong sampaikan berita ini untuk dipahami dan diketahui oleh publik di Indonesia.


Sumber