Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Oktober 2013

Jadikan Aku Seorang Pecinta


Apakah ibadah kita selama ini hanya sebuah bentuk pelarian dari masalah-masalah
Ibadah kita jadiakan seperti hunian kecil terpencil yang hanya kita singgahi ketika kita membutuhkan ketenangan,
yang kita datangi ketika dunia mulai terasa keras tak bersahabat.
Dan ketika masalah masalah itu mulai ringan dan terlupakan, kita kembali hanyut dan tenggelam

Apakah Kehidupan yang kita perjuangkan ternyata tak pernah membuat kita benar-benar hidup.
Kita terus diperbudak keinginan, terjebak dalam manisnya harapan.
Terus berlari, acuh tak perduli, Kita kehilangan arah dan tujuan sebenarnya,
Disetiap mimpi-mimpi hanya berkisah tentang indahnya dunia, disetiap doa-doa hanya berharap pada kebahagiaan fana.

Ya,,, tangis dalam doa doa malam hanya untuk meratapi kekurangan, dan doa doa pagi sebatas menggenapkan hari,
Kebaikan, kearifan, luhurnya budi pekerti hanya buah dari pengajaran pengajaran, semuanya tidak pernah benar benar keluar dari hati.

Tuhan tolong maafkan, karna ternyata cinta kami tidak pernah benar-benar nyata.
Tangis kami, ketakutan kami hanya sebatas pada azap yang kau akan timpakan
Cita-cita dan keinginan kami hanya berupa kebahagian, kami tidak pernah benar-benar rindu akan sebuah pertemuan.
Tuhan ajari kami, tuntun kami, tumbuhkan sebuah cinta suci, tanpa apa, tanpa kenapa, sebuah cinta yang ada karena Engaku semata.









Jumat, 23 Agustus 2013

Puisi Belthagy Atas Kematian Putrinya

Untuk diketahui Mohammed Al-Belthagy adalah sekjen partai Ikhwanul Muslimin Mesir yang harus kehilangan putrinya Asma Beltagy (17). Asma el-Belthagy satu dari 525 orang yang terbunuh pada Rabu lalu (14/08) saat militer Mesir menyerbu dua kamp protes Ikhwanul Muslimin. Selama enam pekan, demonstran menyerukan pengembalian Mursi dan Beltagi kepada jabatan mereka.

Jujur ane ikutan merinding membaca puisi ini, puisi seorang ayah, ketidak berdayaan, keikhlasan, pantas juga perdana menteri turki Erdogan menangis ketika dibacakan puisi Belthagy ini.
Ya Allah lindungilah saudara-saudara kami yang ada di negeri mesir, suriah dan negara-negara ditimur tengah dan hinakanlah musuh-musuh mereka, musuh kami, musuh-mushmy ya Allah, yang terus membantai saudara-saudara kami tanpa kenal ampun dan belas kasih.

Berikut adalah Puisi Belthagy Atas Kematian Putrinya

asma el-beltaghy
Putriku yang tercinta dan menjadi guruku yang terhormat, Asma al-Beltaji, saya tidak mengucapkan selamat tinggal kepada-mu, saya katakan esok kita akan bertemu lagi.

Kamu telah hidup dengan kepala yang terangkat tinggi, memberontak melawan tirani dan belenggu , dan engkau mencintai kemerdekaan. Kamu telah hidup sebagai seorang pencari cakrawala baru untuk membangun kembali bangsa ini yang menganggap tempat ini menjadi diantara peradaban.

Kamu tidak pernah membungkukkan diri dengan apa yang menyibukkan mereka dari usia Anda. Walaupun studi di negeri ini gagal memenuhi aspirasi dan ketertarikanmu , namun kamu selalu yang pertama di kelas.

Saya tidak punya cukup sesuatu yang berharga untukmu dalam hidupmu yang singkat ini , terutama karena waktu saya tidak memungkinkan untuk menikmati banyak waktu denganmu . Terakhir kali kami duduk bersama denganmu di Rabaa Al Adawiya square , kau bertanya padaku “Walaupun ayah bersama kami, ayah tetap sibuk ” dan saya katakan “Tampaknya bahwa waktu kehidupan dunia tidak akan cukup untuk menikmati setiap kedekatan jadi saya berdoa kepada Allah agar kita menikmati persahabatan nanti di surga.”

Dua malam sebelum engkau dibunuh , Aku melihatmu dalam mimpiku dalam gaun pengantin putih dan engkau menjadi ikon kecantikan. Ketika engkau berbaring di sampingku , saya meminta engkau ”Apakah ini malam pernikahan-mu?” engkau menjawab, “Itu adalah siang Ayah dan bukan malam”. Ketika mereka bilang engkau dibunuh pada Rabu sore aku mengerti apa yang kamu maksud dan aku tahu Allah telah menerima jiwamu sebagai syuhada. Kamu memperkuat keyakinan Ayah bahwa kita akan berada di atas kebenaran dan musuh kami adalah kepalsuan.

Yang membuat saya merasa bersalah dan sakit adalah karena ayah tidak berada di perpisahan terakhir denganmu dan melihat-mu untuk terakhir kalinya, Ayah tidak mencium dahimu, dan tidak sempat menghormatimu untuk memimpin sholat dan doa di pemakamanmu. Aku bersumpah demi Allah, Sayangku, saya tidak takut apa yang terjadi dengan hidup saya atau dari penjara yang tidak adil, tapi saya ingin membawa pesan engkau dari jiwamu untuk menyelesaikan revolusi, untuk menang dan mencapai tujuannya.

Jiwamu telah diangkat dengan kepala terangkat tinggi melawan tirani . Peluru tajam telah menusuk engkau di dada, jiwa yang murni. Saya yakin bahwa engkau jujur ​​kepada Allah dan Dia telah memilih kamu di antara kita untuk menghormati kedudukanmu dengan pengorbanan.

Akhirnya, putriku dan guruku yang tercinta:

Saya tidak mengucapkan selamat tinggal, tapi aku mengucapkan perpisahan . Kita akan segera bertemu dengan Nabi kita tercinta dan para sahabatnya di Surga di mana keinginan kita untuk menikmati setiap persahabat dengan lainnya dan persahabatan yang kita cintai kelak akan menjadi kenyataan. – Belthagy-

Demikian postingan Puisi Belthagy Atas Kematian Putrinya sumber : www.eramuslim.com semoga anda manfaat.

Kamis, 22 Agustus 2013

Akhirnya Nongol di Twitter

twitter-kiralmoerad

Salam alaikum sobat Ruang, Akhirnya Nongol di Twitter? sebenarnya dulu sudah pernah nyoba bikin twitter, tapi karna lebih asyik nongkrong di facebook dan google+ akhirnya jejaring sosial yang satu ini jadi terbengkalai, dan terakhir lupa password sama username untuk login, ya sudahlah.

Entah apa yang memotivasi, akhirnya disebuah pagi ingin rasanya melebarkan tali pertemenan ke dunia Twitter yang katanya memiliki iklim lebih gimana gitu (but i dont care) so this is it, @KiralMoerad jika tidak keberatan atau sedikit terasa ringan, silahkan di follow, and be sure i'll be there on your follower list soon (sok english)




Salam kenal, dan salam persahabatan, selalu ada rasa yang beda jika ada teman berbagi dan memberi.
Wassalamualaikum

Senin, 19 Agustus 2013

Inilah Dunia Tanpa Batas


Inilah dunia yang tanpa batas
Mencintainya adalah sebuah petaka.
Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia.
Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari.
Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari.
sampai kau dipaksa diam, mati.

Inilah dunia yang tanpa batas.
Bintang-bintang yang selalu terlihat gemerlap didamba.
Batu batu hitam yang tak henti dicaci langkah-langkah kaki.
Deras hujan yang mereda dan mentari pagi berakhir di ufuk senja

Inilah dunia yang tanpa batas.
sampai kau benar-benar sadar berjalan pada sebuah lingkara sama.
lalu berhenti dan memahami


Jumat, 16 Agustus 2013

Tujuh Belas Agustus Dua Ribu Tiga Belas


Hari ini Tujuh Belas Agustus dua ribu tiga belas. Hari ulang tahun Repoblik indonesia tercinta, hari lahirnya bangsa indonesia, katanya
Hari ini pagar-pagar kantor dan sekolahan, gerbang-gerabang jalan di dominasi waran merah dan putih, dan lambaian bendera-bendera, sedikit memberi kesan berbeda.
Hari ini saya berharap merasakan semangat kemerdekaan, semangat persatuan, semangat cinta dan bangga menjadi bangsa indonesia, tapi jujur, terasa biasa-biasa saja.
Hari ini tak sengaja melihat pidato seorang presiden negara, tapi ku abaikan, sama sekali tak menarik di dengarkan. Bosan, lalu pindah kesiaran berbeda.
Hari ini tak sengaja melihat seorang artis cewek, seksi, berujar kalo dia tidak bangga menjadi bangsa indonesia, entah itu kejujuran atau hanya sekedar cari sensasi, aku tak perduli
Hari ini ada apel bendera, dan lusinan anak-anak pelajar turun kejalan memperagakan gerak jalan. Hati berujar, kenapa tidak suruh saja para siwa untuk masuk mushalla lalu berdoa, bukankah akan terlihat lebih indah dan bermakna.
Hari ini, korupsi, keserakahan, ketidak adilan, penindasan, kemunafikan masih terus dipertontonkan, semkain jelas, semakin terlihat, karna rasa malu seakan perlahan memudar bersama bertambahnya usia bangsa ini

Hari ini Tujuh Belas Agustus dua ribu tiga belas, ada beribu .harap dan berjuta putus asa, ada nyaian nyaian wajib dan bisikan doa-doa, ada kita, pemuda, anak-anak dan orang tua yang semakin lupa dan terus melupa cita-cita luhur bangsa indonesia.

Kamis, 01 Agustus 2013

Saat Kita SADAR


Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa
Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Di saat kita SADAR, semua yang bergerak, dan segala yang diam, yang terbang dan yang mati tenggelam, yang berbahagia dan murung terluka, semua torehan masa lalu dan kejadian yang yang akan datang adalah kehendak dan ketetapanNYA, adalah bentuk keadilan dan kasih sayang-NYA

itulah sebuah kemenangan,,,,,kemerdekaan, ikhlas,,,bebas terlepas,
,,,,saat itulah, ibadah tak membuat rasa bangga, dosa yang tak membuat berbputus asa, ketidak adilan terasa tidak memberatkan dan kehilangan yang tak menumbuhkan kecemasan, maki cacian terdengar bagai tangga tangga nada...tangis dan tawa terasa sama, tak ada beda.
Ya.....saat kita SADAR, dialah yang ADA, ESA, satu-satunya


Renungan untuk Diri, yang masihs sering lalai dan lupa

Kamis, 13 Juni 2013

Untukmu Pangeran syurgaku




Pangeran syurgaku,,
Apakah kau masih setia menungguku
Menunggu hingga ALLAH mempertemukan
Dan mempersatukan kita,,
Apa kabar imanmu hari ini ?
Masihkan ia setia menjagamu,, ?
Menjaga agar kau tak melakukan hal hal yang idak di sukai OlehNYA
Pangeran syurgaku,,
Aku tak tau siapa dirimu,,
Dari mana asalmu,,
Yang ku tahu hanya kaulah yang selama ini ku tunggu
Yang di terbaik yang di berikan ALLAH untukku
Pangeran syurgaku,,
Manusia memang tidak ada yang sempurna,,
Namun aku akan mencoba untuk menjadi sempurna untukmu
Menjadi wanita yang solehah
Karena aku hanya ingin yang terbaik untukmu,

Untukkmu Pangeran syurgaku,
Harapanku hanyalah
semoga kau tetap menjaga imanmu
semoga kau tetap menjaga hatimu
dan semoga kau masih setia melantunkan
ayat ayat suci nan indah sebagai pedoman hidupmu

TerimaKasih Atas Penantian dan Kesabaranmu Menungguku



+Rizky hasti 

Rabu, 15 Mei 2013

Hilang Termakan Pekat

hilang-termakan-pekat

Inilah yang tersisa, dari semua kenangan panjang tentangmu, tentang kita.
 Hanya bayangan sekilas nampak buram tak jelas, terus memudar, hilang, satu demi satu. 
Aku tak ingat lagi seperti apa tatapan mata milikmu, aku telah lupa seceria apa tawa, semanis mana senyummu, semuanya terus memudar, hilang terlindas roda waktu, satu demi satu.

Inilah hal-hal terakhir tentangmu, tentang kita. Berharap, sebelum semuanya melarut dalam gelap, tidak ada dosa-dosa tua yang tertinggal dibelakang sana, tidak ada janji-janjji yang belum lunas ditepati, tidak ada tangis, tidak ada luka, tidak ada kita, biarlah terus larut dalam gelap, hilang termakan pekat.

Selasa, 14 Mei 2013

Tanjoubi Omedetou

Selamat-Ulang-Tahun

Awalnya aku ingin membuat semua ini terdengar lebih indah, tertulis lebih manis, melebihi syair syair puitis yang pernah tertulis. Tapi aku tidak ingin membual, melantunkan kata kata bisikan malam yang bertemakan sepi penuh kerinduan. Biarlah seperti ini, sederhana, tak menuntut apa apa.

Ya...ini saja, tak lebih dari dua kata, semoga bisa mewakilkan makna sederhana yang ingin tersampaikan dan melengkapi sebuah hutang persahabatan, walaupun mungkin sedikit terlambat,

Semoga ada tawa pada langkah-langkah berikutnya, semoga ada tangis yang dapat menebus segala bentuk hina, dan pagi yang selalu datang mengakhiri malam malam panjang, 
Semoga ada mentari yang setia menemani sampai senja nanti, dengan barisan barisan awan yang selalu siap menjaga, dikala triknya, panas tak tertahankan, semoga ada hujan, yang derasnya membasai gersang perjalanan, menumbuhkan rumput hijau harapan, mengaliri sungai sungai  mimpi dan semoga ada kamu, dan segala hal yang tertulis dalam doa doa sembahyang, terwujutkan di akhir perjalanan,,,,,semoga

Maafkan jika hanya ini, Berharap Lagu ini bisa menggenapkan.




+moerad qrad

Rabu, 10 April 2013

Sebuah Kisah Malu-Malu


Sebuah kisah Malu Malu, tempoe dulu.....

Aku hanya bilang suka, bukan cinta, walaupun dua kata ini kurasa menggambarkan rasa yang tak jauh beda, tapi aku lebih suka tidak menyebutnya cinta, kala itu.

Dadaku sesak, mulutku kaku, mataku terpaku tertunduk malu, tapi apa daya, aku terjebak*, dan membuatku harus beranjak dan berkata-kata, dan terahir aku ingat kalau aku bilang suka, "aku suka kamu" kataku malu-malu.

Kamu Diam, tak ada jawaban, "ah perkataanku memang tak butuh jawaban" kata hati kecil menghiburku, sambil tetap tertunduk tak melihat ke arahmu.

Hampir kuputuskan untuk pergi dan berjanji tak akan perduli, tapi samar ku dengar kau bilang, kalau kau juga suka, "aku juga suka kamu" kau mengucapkannya terdengar sedikit ragu.

Tanpa fikir dua kali, aku langsung pergi, rasa lega dan bahagia tak cukup menjadi alasan untukku tinggal lebih lama. Entah apa yang ada dalam fikiranmu waktu itu, aku yang tiba-tiba pergi tanpa permisi.

Sejak saat itu, aku berusaha menghindar untuk tidak bertemu denganmu beberapa hari, atau beberapa minggu bila perlu.
Ada rasa malu untuk bertemu, bahkan untuk sekedar menatap tas punggungmu, padahal, aku suka, kamu juga suka, ya sebenarnya dari dulu aku yakin, kita sama sama saling suka.

tapi Apakah itu belum cukup sebagai alasan untuk menajalani hubungan yang disebut Pacaran?...pertanyaan yang tak pernah berani aku lemparkan, takut berbalik menjadi boomerang ledekan kawan.

Sejak hari itu, hari-hari disekolah kulewati dengan rasa was-was, takut sewaktu-waktu tak sengaja bertemu, dan membuatku sekali lagi mematung dan membisu.

Tapi seiring berjalannya waktu, Satu dua hari, tiga empat minggu terlewati, aku rasa aku sudah cukup berani untuk sekedar menatapmu sesekali. Menikmati degupan jantung tak tentu, atau jika beruntung, aku bisa melihat senyum manis milikmu, senyuman yang sanggup mengobati rasa rindu berminggu-minggu.

Memang kisahku tak seindah kisah drama cinta di tv, memang tak seperti tradisi pacaran modern masa kini, tapi tetap saja kisah ini indah tak tertandingi, Suci tak ternodai, aku rasa itulah yang membuat rasa itu ada sampai hari ini.


bersambung.....

sebuah Kisah Malu Malu
+moerad qrad

Minggu, 07 April 2013

Untuk Sebuah Senyuman

Untuk-Sebuah-Senyuman

Untuk sebuah senyuman,
Akan ku bangunkan pagi lebih awal, akan ku paksa burung-burung bernyanyi lebih riang, biar mentari bergegas dan mulai bersinar....

Untuk sebuah senyuman,
Akan ku kembangkan layar ditengah badai kejam menerjang, ditengah guyuran hujan dan petir-petir gelegar menyambar, ditengah ombak yang sewaktu-waktu bisa menelan semua mimpi dan harapan.

Untuk sebuah senyuman, tak akan kubiarkan langkah ini renta dan menua, takkan ku biarkan suara-suara terdengar sayup, hilang termakan bisingnya dunia. Akan selalu ada tawa, tanpa jeda tangis dan duka bisa bernafas lebih lama.

Untuk sebuah senyuman,
Kau akan melihatku duduk dan berdiri lebih lama, berlari lebih kencang dan hari-hari menjadi lebih panjang atau malam menjadi lebih singkat dan terabaikan... ya, untuk sebuah senyuman.

Akan ku jaga rindu ini, tetap hangat dan membara se-sekali,,,

Akan ku paksa senja menunggu lebih lama, mengatarkanmu kedalam gerbang malam, menceritakan beberapa kisah lama yang akan memancing tawa kita,,,,,

Ya untuk sebuah senyuman....

+moerad qrad

image : google.com

Jumat, 08 Februari 2013

Wahai Diri


Kamu telah diberi keinginan
Tiada bisa kamu hilangkan
Keinginanmu adalah ujian
Ujian diri mengaku bertuhan

Wahai diri...
Jangan kamu ingin shalat
Jangan kamu ingin ibadat
Jangan kamu ingin ta’at
Kalau kamu punya ingin
Shalatmu hanya dapat penat
Ibadatmu tiada dapat khasiat
Ta’atmu hanya timbul sesaat

Wahai diri...
Ketahuilah ingin Tuhan
Agar kamu di-shalatkan
Agar kamu di-ibadatkan
Agar kamu di-ta'atkan
Tuhan pun kamu "dapatkan"
Tuhan berkenan menampakkan"

Wahai diri.....
Pilih-pilih kamu punya ingin
Periksa kamu punya ingin
Agar tiada merugi punya ingin
Inginmu yang selalu dikedepankan
Ingin Tuhan kamu lupakan...

Wahai diri....
Setiap ingin adalah nafsu – setiap nafsu adalah keinginan
Nafsu selalu menyuruh kepada kejahatan
Kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhan
Tetap dalam "Laa hawla wa laa quwwata" kamu berjalan.....
Yaa..Allah Rabbul Izzati........
Berikanlah rahmat Mu kepada nafsu yang ada pada diri ini... aamiin yaa Allah....

Ditulis +Gusti XaNaNa 

Minggu, 20 Januari 2013

Selalu Berpura-pura

Selalu-berpura-pura

Ada yang aku coba jelaskan dalam heningnya Diam, seperti kalian, yang menyembunyikan ke pura puraan dalam suara suara lantang. Sadari, ada yang kita coba perangi dengan akrabnya persahabatan, ada gumpalan gumpalan benci yang kita gunakan mengungkapakan perasaan sayang.

dan...
Kenapa ada cinta ditengah sakitnya luka?
Kenapa ada dendam yang terselip dalam rak rak persaudaraan?
Kenapa harus senyum memkasa jika tak sampai pada lepasnya tawa?
Kenapa harus terbang tinggi jika harus tenggelam mati?
Kenapa harus perpura pura, selalu berpura pura?
Aku mendengar....kalian terdiam, kita hening tanpa jawaban!!!

dan saat kita mulai tersadar,,,
Kita telah lupa bagaimana indahnya kejujuran.
Kita sudah tidak cukup berani menerima pahitnya kenyataan,.
Kita sudah terlalu sombong mengakui rendahnya kehinaan.




[repost] berharap ini bisa kembali mengingatkan Moerad

Dan Bila

Dan-Bila

Bila waktu kita kembali tertunda untuk sebuah pertemuan
Bila tawamu tertahan karna perih rindu pilu mengharukan
dan Bila Air mata mengalir karna malam malam sendiri tak berkawan

Aku berharap kau tidak memalingkan langkah dan pergi meninggalkan

dan Bila Keraguan mulai merayu dalam desakan mimpi-mimpi
Harapan memudar karna langkah yang tak kunjung bertepi
Sementara bising dunia luar, yang tak mampu lagi mengobati rasa sepi

Pejamkan matamu, rasakan aku memeluk segala rasamu
Tak ada lagi tangis, tak ada lagi rindu, tak ada lagi ragu untukku

Pastikan hati, disana aku selalu menanti
Dalam sebuah pertemuan sempurna terikat abadi


Moerad

Rabu, 16 Januari 2013

Muhammad Ya Rasulullah




Dedicated to the innocent children of Beslan

Every day I see the same headlines
Crimes committed in the name of the divine
People committing atrocities in his name
They murder and kidnap with no shame
But did he teach hatred, violence, or bloodshed? No... Oh No

He taught us about human brotherhood
And against prejudice he firmly stood He loved children, their hands he'd hold
And taught his followers to respect the old
So would he allow the murder of an innocent child? Oh No...

Muhammad ya habiballah
Muhammad ya khalilallah
Muhammad


Muhammad ya rasulallah
Muhammad ya shafi'allah
Muhammad ya bashirallah
Ya rasulallah

Muhammad the light of my eyes
About you they spread many lies
If only they came to realise
Bloodshed you despise 


sami Yusuf 

Ada Bonus wallpaper Muhammad, semoga bisa selalu mengingatkan dan menambah kecintaan kita kepada baginda Nabi Muhammad Rasulullah Shallallahu'alaihi wasalam

Wallpaper-Muhammad

Wallpaper-Muhammad

Wallpaper-Muhammad

Wallpaper-Muhammad

Wallpaper-Muhammad

Wallpaper-Muhammad

Wallpaper-Muhammad

Silahkan download Wallpaper Muhammad Di atas di Pojok Download

Selasa, 15 Januari 2013

Musuh yang Sempurna

Musuh-Yang-Sempurna

Boleh di bilang kamu adalah musuh yang sempurna,
Bagaimana tidak, kamu tidak pernah memposisikan dirimu seperti seorang musuh NYATA yang harus ku libas dengan pedangku, kau selalu pintar menggoda dan merayu, membuatku terkadang mengurungkan niat dan mengikutimu.

Ya,,kata-kata mu selalu mudah dicerna, ajakanmu selalu terlihat indah mempesona, padahal semua hanya tipu daya yang tak pernah terkira busuknya.

Kau membiarkan aku berbuat baik, lalu kau ingatkan aku untuk berharap balik, kau biarkan aku memberi, lalu kau ingatkan aku berharap pamrih.

Aku Beribadah dan Shalat, lalu kau ajarkan aku merusaknya dengan perasaan riak, Aku belajar dan giat menuntut ilmu, kau bilang aku sudah pintar, kau bilang aku bisa, kau bilang aku harus berbangga.

Setelah aku terjatuh dan merana dalam hinanya dosa dosa, aku bisa mendengar tawa bahagia dari mulut terkutuk milikmu.
Tapi memang, bisa dibilang, kau adalah musuh sempurna, kau selalu ada cara untuk membuatku jatuh dan tertimpa tangga, membuatku jatuh dan menikmati dosa-dosa.

Tapi, aku juga akan terus belajar menjadi lawan yang sempurna, dengan petunjuk dan perlindunganNYA, kelak aku juga akan tertawa melihatmu berputus asa, sebab jika hati sudah terpayung ikhlas, setiap kata dan bujukan, tak akan pernah berbekas....aamiin

The Perfect enemy...Mr. Satan Laknatullah

Sabtu, 12 Januari 2013

Terima Kasih Untuk Pagi Ini

Puisi-Pagi

Terimakasih Untuk Pagi Ini dan Pagi-pagi yang sudah terlewati.

Nyanyian burung burung mulai membangunkan rindang dedaunan yang terlihat masih berselimutkan embun. Sisa-sisa awan Malam yang terlihat diam, seakan mengawasi, dan Tiupan angin, semilir perlahan, memanjakan dahan-dahan kecil dalam ayuanan, memberikan kesempatan kepada daun-daun tua untuk sebuah salam terakhir pada sang pagi...

Sinar mentari yang perlahan mulai menyinari, menambah sempurna pagi ini, dan aku masih berdiri ditempatku, belum ingin beranjak dari meriahnya pesta alam raya menyambut sang pagi. Ku lemparkan kembali pandangan ke luas langit lepas, merasakan diamnya DIAM, berharap sampai pada kosongnya KOSONG, lalu mengungkapkan rasa terima kasih untuk setiap pagi yang selalu terasa indah, untuk setiap pagi yang selalu membawa berkah.

Terimakasih untuk pagi ini, dan untuk pagi-pagi yang sudah terlewati, Terimakasih karna masih ada nafas untuk bergegas dan langkah-langkah kencang untuk berlari. Terimakasih untuk semua jalan yang sudah dibukakan, jalan yang aku harap berujung sebuah perjumpaan, denganMU wahai sang pemilik pagi.


Sebuah Puisi Pagi
Moerad Qrad

Rabu, 19 Desember 2012

Aku Pernah Suka

Aku-Pernah-Suka


----------------------------------------------

Hey gadis manis yang duduk di sana.
Aku mau bilang kalau aku....

....aku pernah suka, mungkin itu cinta, dulu aku rasa

Tapi sepertinya kau hidup di lingkaran mimpi-mimpi
sehingga kau tak pernah bisa melihat cinta yang aku bawa
cinta yang aku janjikan takkan menua bersama lanjutnya usia

Hey gadis manis yang sedang duduk sendiri
Entah Hati seperti apa yang ingin kau cari
Entah Dunia manakah yang ingin kau miliki
Kau masih saja berlari, tak perduli, terus berlari

Tak adakah rindu yang setia menunggu suamu
Tak adakah tangis yang cemas menananti kedatanganmu
Tak adakah bahagia, dan harapan yang layak diperjuangkan
Sehingga....Kau masih saja berlari, tak perduli, terus berlari

Hey gadis manis yang melihat ke arahku

Kita pernah tertawa,,bersama,,,ditengah kerasnya dunia fana
Kita pernah menghabiskan hari dengan indahnya tangis, dan manisnya luka
Tapi....Seperti biasa...
Kau selalu saja pergi dengan langkah yang tak pernah bisa aku ikuti
Dengan kata-kata yang tak pernah bisa aku fahami

Hey gadis manis yang sedang duduk sendiri
Jika nanti, jika waktu sudah menjawab semua pertanyaanmu
Jika mentari pagi tak lagi membangunkan tidur malammu
dan Jika aku masih di sini, datanglah, karna mungkin masih ada aku, masih ada rindu untukmu

Hey Gadis Manis yang sedang duduk di sana,
Aku pernah suka, dan mungkin itu Cinta

-------------------------------------------------------
Aku tidak sedang jatuh cinta
Aku menulis ini, entah untuk apa, entah milik siapa
dan Aku juga bukan sedang Galau seperti apa yang mereka tuduhkan
dan jika setelah membaca ini, lantas kau bilang tulisan ini berisi pesan Galau...
Terserah...
hanya saja-Aku Pernah Suka
Pada gadis, yang sedang duduk di Sana

Kiral Moerad

Kamis, 29 November 2012

Aku Ingin Mencintaimu seperti

Aku-Ingin-Mencintaimu-seperti

Aku ingin mencintaimu seperti menghafal lagu wajib di sekolah dasar dulu
Lagu yang kunyanyikan dengan rambut kelimis disisirkan ibu dan baju seragam yang agak bau keringat hari rabu.

Aku ingin mencintaimu seperti menyanyikan lagu wajib di sekolah dasar dulu
Lagu yang kunyanyikan dengan lidah cadel dan kepala agak miring ke kanan
yang kuhafal secara lengkap hampir tanpa kesalahan.

Aku ingin mencintaimu seperti menghafal lagu wajib di sekolah dasar dulu
Lagu yang kunyanyikan setiap saat dengan kaki-kaki kecil penuh semangat
mengentak lantai, meski kadang sumbang, kadang salah ketukan

Aku ingin mencintaimu seperti menyanyikan lagu wajib di sekolah dasar dulu
Lagu yang kuiringi dengan pukulan-pukulan kecil di bangku sekolah yang tua dan rapuh, sambil menunggu giliran dipanggil guru dengan dada berdebar, seperti dada pencuri tertangkap radar

Aku ingin mencintaimu seperti lagu wajib di sekolah dasar dulu
Lagu yang tak meminta kemampuan apa-apa, sederhana— yang hanya meminta dirinya dinyanyikan
: itu saja!

fahd djibran


note
Tadi sempat nostalgia sama catatan lama, tak sengaja saya menemukan sebuah catatan usang, tepatnya sebuah puisi yang dibuat oleh Fahd Djibran, yang sampai sekarang masih saja membuatku cengar cengir tak karuan ketika membacanya. " Aku ingin Mencintaimu Seperti " sebenarnya bukan judul aslinya :D maaf ya kang Fahd Djibran, bukan bermaksud merubah puisi luar biasa yang sudah anda buat ini, tapi karna kebelet ingin mengabadikannya di blog ini, saya akhirnya memutuskan untuk mepostingnya.
Berharap aku bisa mencintanya seperti menyanyikan lagu wajib di sekolah dasar dulu

Kamis, 01 November 2012

Gadis Insomnia

gadis-cantik

Gadis insomnia, 
Aku ingin menanyakan kabarmu. Sudah cukup lama aku tidak mendengar suara riang penentang malam milikmu, Atau jangan jangan rayuannya sang malam, sudah mampu meluluhkan kerasnya kelopak matamu, hmmm..saya harap demikian!! saya selalu berharap gelapnya malam bisa menjadi lentera terang di alam mimpimu, alam dimana keterbatasan masih sering menakutkan, tempat dimana, tak perlu tertidur untuk membayar rasa lelah yang sering meresahkan, katamu!!.

Gadis insomnia
Ada banyak cerita yang ingin aku sampaikan, ada berjuta hal yang ingin terjelaskan, kenapa diam terkadang terasa lebih nyaman, kenapa tawa sering terasa sakit melebihi perihnya luka, kenapa tangis terkadang terasa jauh lebih manis, kenapa aku, kenapa kamu, kenapa ada rindu..??

Gadis insomnia
Aku merindukan percakapan ringan kita, yang diterbangkan angin malam melewati bukit-bukit tidur yang terlupa, dan waktu-waktu yang terasa begitu cepat berlalu. Aku merindukan lagu-lagu yang dinyanyikan keliru, fals tak merdu. Aku merindukan sua kita, yang kau selalu meragukanku untuk berani menyapa dan berkata-kata.

Gadis insomnia 
Terimakasih telah bisa mengerti, terima kasih untuk tidak segera beranjak pergi, saat hanya diam yang kau dapati, terima kasih untuk semua pertanyaanmu, atas lebihnya sikapmu yang membuat si penyair salah jurusan ini merasa lebih berarti.
Tetaplah seperti itu, dengan kesibukannmu, seperti disini, di dunia milikku, aku masih dengan senyuman itu, berharap bisa menjadi seorang teman dan sahabat berbagi

Assalamualaikum,,,gadis insomnia, semoga gelapnya malam bisa menjadi lentera terang mimpi mimpi mu.