Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Minggu, 29 Mei 2011

Melihat Masa Depan

Melihat

heheheh, posting apaan ya enaknya ?
bingun ah :D
maaf yaa kawan : )
nggak ada inspirasi :D

yaa tapi dapat satu kok, kan baru-baru ini udah ada pengumuman UAN dan ada siswa yang lulus juga tidak, tapi apakah hanya bisa senang karena sebatas lulus saja ?
mungkin kebanyakan orang senang, tapi alangkah baiknya mereka tidak terlalu terbawa dengan senang itu sampai miras, kond*m laris mais dipasaran.
alangkah baiknya mereka memikirkan kedepannya mereka itu bagaimana, yang SD mau ke SMP dari SMP mau ke SMA dan dari SMA yang mau ke kuliahan, yang terpenting adalah ketika SMA mau ke kuliahan, kenapa ?
dengan mereka kuliah atau tidak mereka harus berpikir masa depan mereka, bagi yang tidak kuliah bagaimana ?
dan bagi yang kuliah juga jangan asal-asalan karena banyak sekarang yang kuliah jadi pengangguran, ya kan ?


oleh karena itu, jangan lupa memikirkan masa depan kalian dari sekarang. Masa depan bukannlah nasib belaka tapi nasib yang harus kita capai dengan usaha kita. Nasib dan kekayaan tak akan datang dengan sendirinya, kerja dao dan tawakal adalah penentu dari semua itu. : )

benarkan ?
ayo mulai sekarang memikirkan beberapa langkah hidup kita kedepan agar kita tidak macet di tengah jalan :)
hehehe :)

Sabtu, 28 Mei 2011

video - Motivasi dari Sebuah Kegagalan

Setelah kemarin posting tentang Gedung DPR yang menjengkelkan sekarang saya akan memberikan video yang dapat memotivasi diri kalian yang pernah terpuruk dalam kegagalan yang diterima :



kegagalan sebetulnya adalah ujian seberapa besar niat dan usaha kita dalam mencapai sebuah keinginan. Terkadang kita menyesal saat gagal, namun janganlah berlarut-larut karena itu akan membuat motivasi diri anda akan runtuh.
so, seperti kata pepatah "kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda".

Bagaimana Cara Berbisnis

Saat saya kuliah dulu
saya mencari uang tambahan
dengan menjual lukisan karya saya.

Saya titip lukisan di galeri,
pameran di fair dan pasar malam,
memajang lukisan di kafetaria dan
tempat parkir di mall dekat kampus.

Lama saya menunggu,
ada beberapa yang laku,
tapi saya menyimpulkan

Saya tidak boleh berbisnis yang
MENUNGGU DISUKAI orang lain.

Saya harus berbisnis DENGAN CARA
yang DIBUTUHKAN oleh banyak orang.

MT

Jumat, 27 Mei 2011

Perbandingan Harga Gedung DPR dengan Kebutuhan Lain

Perbandingan
Teman-teman sudahkan melihat masalah gedung DPR yang mahal itu ?
bagaimana kalau itu dibangun ?
akankah kita semua senang ?
TIDAK jawabnya. Lalu daripada dibuat membangun gedung DPR lebih baik digunakan untuk BLT atau membangun gedung sekolah yang lebih baik agar pendidikan kita maju.

oke, kalau semisal harga gedung DPR senilai 1,4 Triliun, kalau digunakan membangun gedung sekolah akan menjadi berapa ?
banyak bukan ?
jika 1 gedung sekolah rata-rata 300 juta, dapat menjadi 4600 gedungan lagian harga gedung sekolah di Indonesia nggak semahal itu, lalu jika dibangun gedung sekolah dapat membantu berapa keluarga jika 1 sekolah membutuhkan 50 orang guru dan staff ?
bisa dihitung sendiri kan ?
apa sih yang dipikirkan para DPR itu :(

jika diberikan sebagai modal usaha pinjaman misal @10 juta berapa kepala keluarga yang akan terbantu dan negara pun bisa balik modal. Sekitar 140000 kepala keluarga akan terbantu, Ya Allah apa sih gunanya itu ?
Mau jadi DPR atau mau menjadi pengusaha yang memiliki kemewahan ?
mau membantu rakyat atau mau membantu dirinya sendiri ?
astagfirullah :(

banyak masyarakat kita yang kekurangan, seharusnya mereka mengerti dan mau mencari cara untuk menuntaskannya tapi apa hasilnya ?
malah gedung megah itu yang dibangu, bukan sarana dan prasarana bagi orang yangtidak mampu. Aku turut prihatin melihatnya sebagai seorang pelajar generasi muda Indonesia. Biaya kuliah yang mahal kan juga bisa dikurang dengan subsidi daripada membangun gedung itu :(

semoga mereka sadar dan untungnya tidak jadi dibangun :(


Jadilah seperti AKAR POHON


Jadilah seperti AKAR
yang GIGIH mencari air,
MENEMBUS tanah yang KERAS,
demi sebatang POHON !!
Ketika sang pohon TUMBUH,
berdaun RIMBUN,
berbunga INDAH,
tampil ELOK,dan
mendapat PUJIAN,
AKAR tak pernah mengeluh ..
ia tetap sembunyi dalam tanah.
Itulah makna dari sebuah KETULUSAN !!

mudah mudahan an..Hari ini dapat membuat HIDUP kita lebih BERMAKNA kepada banyak orang !!!!

Kamis, 26 Mei 2011

Pentingnya Check dan Re-Check

Penulis : Andrie Wongso
Kamis, 26-Mei-2011
Pada hari Sabtu, 21 Mei 2011, saya seminar "8 Dragon Spirit Bruce Lee" di Medan. Malamnya, saya dijamu seorang kawan yang sekaligus menawarkan diri untuk mengantar saya ke airport esok harinya. Menurut staf di Jakarta, pesawat akan berangkat pukul 09.00 pagi dari Medan dan sang kawan menawarkan menjemput pukul 08.00.
Besoknya, sehabis breakfast di JW Marriott Hotel tempat saya menginap, kawan saya itu menjemput. Sekitar pukul 08.10, kami pun berangkat ke airport dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Setelah sampai di sana, di depan counter, saya mengambil print-out e-ticket. Wah, saya beru ngeh, kalau ternyata pesawat Garuda Indonesia yang akan saya tumpangi berangkat pukul 08.40!

Petugas di counter seperti tahu akan hal itu.

Sambil tersenyum dia menyapa, "Bapak penumpang pesawat yang berangkat pukul 08.40 ya? Maaf, pintu keberangkatan sudah ditutup, pesawat sebentar lagi akan terbang. Next flight jam 12."

Saya tertegun sejenak. Hari itu saya ada agenda penting, book review & book signing buku terbaru "Bruce Lee 40 Spirit of Success" di Gramedia Mal Citraland, Jakarta, pukul 14.00. Kalau begini, acara terancam molor.

Untungnya, petugas tersebut sigap memberikan solusi.

"Kalau buru-buru, terpaksa harus pindah ke penerbangan Citilink yang berangkat jam 10.00 nanti. Tapi mohon maaf Pak, tidak ada business class, semua economy class. Dan Bapak harus beli tiket baru."

Saya mengambil keputusan cepat untuk pulang menggunakan Citilink dan tiba di Jakarta sekitar pukul 12.00 lebih. Dari bandara, saya langsung ke Citraland untuk acara bedah buku.
 
Sahabat yang Luar Biasa!

Atas kejadian tersebut, saya tidak menyalahkan siapa pun. Malah sebaliknya, bersyukur karena pada hari itu mendapat suatu pelajaran yang sangat efektif dan bernilai.

Betapa pentingnya kata-kata manajemen yang telah populer selama ini yaitu "check and re-check"! Kalau sekiranya kemarin malam atau pagi itu saya bersikap teliti dan melihat dulu print-out e-ticket itu, tidak akan terjadi penundaan penerbangan.

Yang pasti, kejadian seperti ini tidak pernah akan terjadi lagi, untuk yang kedua kalinya. Dan sungguh saya terhibur, karena sesampainya di Gramedia Citraland, sudah banyak rekan dan sahabat yang berkumpul. Bedah buku Bruce Lee pun berlangsung sukses luar biasa!

Semakin Parah Indonesia | Indonesia Bersedih

ku melihat di berita-berita yang ada di Indonesia, kok Indonesia tambah parah ya ?
mulai dari foto-foto syur artis, sidang PSSI yang ricuh, hukuman dari FIFA, masalah gedung DPR nggak kelar.
haduh, aku turut prihatin dengan Indonesia tercinta kita ini.
tapi kok nggak ada solusi yang bagus yaa, semua solusi yang dihasilkan hanya bersifat sementara dan tidak memberikan dampak yang signifika :(

ada apa Indonesia ?
apakah sudah tak menjadi macan Asia lagi yang bisa dibanggakan ?
apa yang mau kita banggakan sekarang ?
ayo bangkitlah Indonesia, saya sangat sedih sekali.

Semakin
Dulu Indonesia sangat dieluh-eluhkan prestasinya, tapi sekarang ?
hanya masalah demi masalah yang melanda bangsa ini, tak ada lagi demokratisasi dan malah kemlorotan moral.
saat kelulusan SMA bukan formulir PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang laris, tapi malah kondom, miras yang laris. Apa-apaan itu ?

Bagaimana menurut kawan-kawan sekalian Indonesia sekarang ?
apa banyak bagusnya daripada jeleknya ?

Masalah gayus yang sekarang menghilang, masalah munir dan masalah-masalah lainnya sekarang menghilang, apakah masih ada keadilan di Indobesia kita yang tercinta ini ?
apakah makna demokrasi di Indonesia ?
aku sangat bingung akan semua ini, Indonesiaku yang dulu mana ?
walaupun aku hanya rakyat biasa, tapi aku sadar bagaimana Indonesia sekarang :(


Saya hanya bisa melihat dari layar kaca dan berdoa semoga masalah segera selesai dan menjadi negara yang aman lagi :(
amin :(

Rabu, 25 Mei 2011

Peliharalah Hati Seseorang | Hal yang Membuat Kebencian

Peliharalah
Peliharalah hati seseorang, hmmhh apa ya penjelasannya ?
apakah dipelihara seperti tumbuhan ?
nggak deh :D

          Maksudnya mungkin semua juga sudah tahu apa yang dimaksud. Yaps betul, maksudnya adalah kita harus menjaga hati seseorang dari kebencian kemarahan dan kedengkian terhadap orang lain. Lantas bagaimanakah caranya ?
Disini saya akan memberitahukan sesuai sepengatahuan saya hal apa sajakah yang dapat membuat seseorang itu marah, sebel, dengki dan lain sebagainya, yaitu :

  1. Menggunjing dan menggosip, kenapa hal ini bisa ? dengan kita menggunjing atau menggosip kita akan memberikan info hal-hal buruk seseorang yang digunjing itu. Sehingga si penggunjing akan benci dan menjauhi orang yang digunjing tadi dan akhirnya timbul permusuhan dan jadilah pertengkaran saling menyakitisatu sama lain.
  2. Mengejek, hal ini mungkin bisa sebagai gurauan semata tapi jika kebeblasan sampai menunjukkan kelemahan seseorang secara detail sama saja kita membuka aib dan menyakiti hati orang yang kita ejek.
  3. Cuek, ini parah ketika sedang berbincang-bincang dan salah satu dari orang itu jadi cuek dan acuh tak acuh terhadap perbincangan sehingga membuat orang yang satunya geram marah dan sebel.
  4. Tidak menjaga rahasia dengan baik, mungkin semua juga udah tahu rasanya ketika rahasia kita di buka oleh orang lain.
          Mungkin cuma itu yang saya tahu, jika ada yang mau nambahi silahkan : ) . So, jaga hati semua irang agar tercipta dunia yang kita inginkan yang tentram, damai dan indah :)



Selasa, 24 Mei 2011

video untuk melawan diri sendiri

setelah banyaknya postingan saya mengenai bagaimana mengendalikan diri kita, belajar mengenali diri sekarang saya akan memberikan sedikit video yang mungkin dapat lebih membantu anda mengenali diri kalian sendiri dengan lebih baik : )




bagaimanakah perasaan anda ?
harapan saya setelah melihat video ini, anda akan menjadi manusia yang lebih baik dan manusia yang tak akan merugi : )

amiinn : )

Senin, 23 Mei 2011

Karir baik bersandar kebaikan

Ada orang yang mencurahkan
semua tenaganya untuk menaiki
tangga karir,
tanpa memeriksa apakah tangga itu
bersandar pada dinding yang tepat.

Karir yang baik adalah tangga yang bersandar pada kebaikan.

Dan dua sebab utama dari ketidak-bahagiaan dalam karir,
adalah salah memilih dinding sandaran
atau salah cara menaiki tangga.

Kebahagiaan adalah masalah pilihan.

Mario Teguh

ku harus tetap melangkah

ku

kegagalan yang kuterima..
membuat hati ini sakit
seakan teriris
sebilah pisau...

tapi..
semangatku tak kan reda
jalan masih ada
walau tak sama

seiring..
bumi berputar
darah mengalir
mataku memandang maju..


maju..
tuk menghadapi jalan yang panjang..
jalan hidupku..
yang telah ditunjukkan oleh-Nya

Ku harus tetap melangkah
menggapai asa
menghilangkan putus asa
Amin :)

Sabtu, 21 Mei 2011

mengingat kembali

mengingat

pernahkah kalian mengungkit-ungkit kebaikan kalian di masa yang lalu untuk medapat sebuah keuntungan ?
semua itu mesti pernah, tapi apakah kalian pernahkah merenungkan kejelakan anda di masa yang dahulu ?
tentu tidak atau cuma sedikit orang saja yang melakukannya.

banyak orang yang lupa dengan masalah mereka yang dahulu dan membuat masalah lagi.
padahal masalah mereka yang dahulu itu masih memberikan dampak negatifnya, saat kalian menyakiti seseorang atau merusak suatu hal.
pernahkah kalian bayangkan hal itu ?

dengan mengingat masalah kalian yang dahulu mungkin hal itu dapat di buat sebagai bahan introspeksi buat anda untuk tidak melakukan hal itu lagi.
tapi juga banyak orang masih melakukan kesalaha yang sama untuk kedua kalinya.

mungkin orang itu cuek dengan hati orang lain atau dia tidak mau mengintrospeksikan dirinya untuk hal yang lebih baik. Padahal hal ini dapat memberikan keuntungn baik dunia maupun akhirat, benar bukan ?

tapi melihat dari sisi kepribadian, semua itu dikembalikan pada pribadinya masing-masing apakah mereka mau berubah atau tidak, yak cukup demikian dan saya juga minta maaf karena tidak posting beberapa hari ini karena lagi ada study tour, maaf yaa :D

Bandara King Abdul Aziz, Terbang Menuju Indonesia (selesai)

Setelah puas menikmati angin laut di masjid terapung, sekaligus berfoto-foto, bus rombongan 1 dan 2 travel Gema Shafa marwa (GSM) kembali melanjutkan perjalanan menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Setelah tiba di Bandara, ternyata pemeriksaan penumpang dan bagasi cukup lama, sehingga kami harus menunggu lebih lama. Berikutnya, kami berbaris ke imigrasi. Di sini jamaah perempuan harus disertai mahramnya. Setelah lolos dari imigrasi, penumpang diperiksa sangat ketat. Tak ada satu logam pun boleh lolos.

Saya yang menyimpan kunci kecil di dompet, dan lainnya harus berkali-kali mengulangi proses scanning. Setelah empat kali bolak-balok proses scanning, akhirnya saya pun bisa lolos. Cukup aneh juga yah, mengapa di Saudi bisa terdeteksi, padahal waktu di Jakarta tidak.

Waktu menunjukkan telah masuk waktu, namun musholla di dalam Bandara tidak dilengkapi dengan tempat wudhu sebagaimana mushola di bandara Indonesia. Penumpang harus mengambil wudhu di toilet umum yang lumayan jauh. Toilet umum ini juga tidak menyediakan tempat khusus wudhu. Tak jarang jamaah umrah menaikkan kakinya ke wastafel.

Pukul 20.00 malam waktu setempat, akhirnya pengumuman boarding bergema. Seluruh rombongan travel Gema Shafa Marwa (GSM) sebanyak 78 jamaah ditambah ratusan penumpang dari jamaah lainnya menaiki pesawat wide body Boeing 747-400 Lion Air secara acak, tidak diurutkan berdasar nomor sebagaimana terjadi di Cengkareng. Akibatnya, terjadi antrian cukup panjang di tangga bagian belakang.

Bersyukur, dalam perjalanan pulang, saya bersama rombongan GSM lainnya yang saat perjalanan dari Indonesia menuju Jeddah terpisah-pisah tempat duduknya, justru kepulangan dari Jeddah ke Indonesia rombongan berkumpul tidak jauh dan tidak terpisah-pisah.

Sudah terbayang perjalanan melelahkan selama 10 jam akan dihadapi. Namun, semangat ibadah umrah selama Sembilan hari di tanah suci menambah motivasi kami untuk selalu merasakan kesyukuran atas nikmat yang Allah SWT berikan kepada kami semuanya.

Pukul 09.50 WIB pesawat yang kami tumpangi mendarat dengan mulus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta Barat. Sebagaimana biasa, kami harus melewati petugas imigrasi. Paspor distempel, kemudian kami menuju tempat pengambilan bagasi. Air zamzam sebanyak 10 liter per orang dibawa bersama dalam pesawat, bukan dikirim via cargo.

Jika rombongan umrah yang lain ada yang di jemput oleh sanak saudara, atau menggunakan Bus Bandara ke lokasi tujuan, juga mencarter mobil sampai tujuan. Beberapa saat kemudian, saya pun ikut mencarter mobil yang disewakan cukup murah menuju rumah di Jatiasih, Kota Bekasi.

Demikian perjalanan ruhani kami ke tanah suci yang terekam oleh penulis. Semoga bisa memberi gambaran dan inspirasi bagi kawan-kawan yang berniat untuk melakukan ibadah umrah dalam waktu dekat. Semoga tulisan ini juga bisa memberikan wawasan mengenai apa saja yang terjadi saat umrah, dan hikmah apa yang bisa kita ambil dari rangkaian umrah serta ziarah ke tempat-tempat bersejarah.

Saya pun berdoa kepada Allah SWT, semoga bersama istri dapat pergi ke tanah suci untuk dapat menunaikan ibadah haji. Hasbunallah Wani’mal Wakil, “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung” (QS Ali Imran: 173). Wallahua’lam



:: Terima kasih saya haturkan kepada semua kawan-kawan peserta ibadah umrah Travel Gema Shafa Marwa (GSM) dan juga rekan-rekan di Pesanggrahan atas kebersamaan menunaikan ibadah umrah ini. Besar harapan bisa menunaikan ibadah Haji bersama isri tercinta...

~JANGAN LUPA TIKET KE NIRVANA...( DON'T FORGET THE TICKET TO NIRVANA...)~

Aku pernah bekerja membagi selebaran di jalan-jalan kota Taipei-Taiwan, jadi aku tahu bagaimana rasanya kalau orang-orang tidak mau mengambil selebaran yang dibagikan. Kemudian, setiap aku berjalan melewati jalan-jalan dimana ada orang yang membagi selebaran, aku pasti mengambilnya tidak peduli apa isinya, walau akhirnya kertas-kertas itu jatuh ke tong sampah juga.Beberapa hari yang lalu aku berjalan sendirian melewati seorg bapak tua yang membagi selebaran..
aku mengambil dan mengucapkan xie-xie (terima kasih). Sepintas aku membaca judul selebaran itu.. JANGAN LUPA PASPOR DAN TIKET PESAWAT ANDA, aku merasa pasti bapak ini penjual tiket pesawat.Ternyata aku keliru, isinya adalah mengenai dharma-dharma Buddha, dimana sering dibawakan Panditta waktu membabarkan Dharma. Kembali aku teringat pada bapak tua itu, berapa dia dibayar utk membagikan selebaran tsb? Pasti dia tidak dibayar, dia dengan sukarela mau membagi-bagikan dharma Buddha dan bekerja demi kebahagiaan semua orang. Dia berdiri di jalan tsb berjam-jam, berapa orang yang mengambil dan membaca selebaran itu dan berapa orang yang percaya? Cuma Tuhan yang tahu..Aku begitu salut sekali kepada bapak tua itu, maka kemudian aku menterjemahkan selebaran ini dan membagikan kepada kalian.

Hidup ini hanya sementara, kalimat ini sedikitpun tidak salah. Umur manusia walaupun berapa panjang, akhirnya akan meninggalkan dunia ini. Jadi manusia hidup di dunia selama 70-80 tahun tidak ada bedanya dengan jalan-jalan ke Amerika selama 7-8 hari. Setelah tamasya akhirnya akan naik pesawat untuk pulang ke rumah di Taiwan. Begitu juga Tuhan membiarkan kita bertamasya di dunia selama kira-kira 70-80 tahun kemudian akan pulang kembali ke rumah Tuhan, yaitu Nirvana. Nirvana indah tiada bandingnya, sedangkan dunia penuh dengan sengsara. Rumah Tuhan sungguh-sungguh indah, percayakah ANDA? Apabila anda percaya, anda adalah orang yang berbahagia karena anda telah memenangkan kematian/alam maut. Jikalau pada suatu hari dokter berkata kepada anda, anda menderita tumor ganas dan hidup tidak lama lagi. Anda tidak akan merasa kaget dan takut, tetap dengan santai dan gembira berkata kepada dokter : "Terima kasih karena sudah memberitahukan kabar ini. Saya bisa segera kembali ke rumah Tuhan, meninggalkan dunia yang fana ini". Berbicara mengenai tamasya ke luar negeri, saya hampir tiap tahun liburan musim semi bersama istri keliling dunia. Pada saat keluar negeri, hal yang paling penting adalah JANGAN LUPA PASPOR
DAN TIKET PESAWAT. Tetapi ada juga orang yang terlalu ceroboh, pada saat akan kembali pulang tiba-tiba baru sadar kalau paspor dan tiket sudah hilang, sehingga dia tidak bisa ikut rombongan pulang. Saudara-saudara, pada hari dimana kita pulang ke rumah Tuhan juga memerlukan paspor dan tiket, kalau tidak maka kita tidak akan bisa masuk ke rumah Tuhan. Lalu apakah paspor dan tiket kita untuk dapat kembali ke Nirvana? Tak lain dan tak bukan adalah perbuatan-perbuatan baik kita selama di dunia ini. Segala sesuatu yang telah kita lakukan demi kebahagiaan semua makhluk..
Pada saat kita meninggalkan dunia, segala harta benda kekayaan tidak akan bisa kita bawa. Tetapi seringkali demi barang-barang yang tidak bisa dibawa itu, kita menghabiskan banyak tenaga dan pikiran, tapi demi hal hidup yang kekal, yaitu paspor dan tiket kita untuk pulang, kita sama sekali tidak peduli. Kalau dipikirkan sangatlah tidak bijaksana.
Saya berharap kita semua menjadi orang yang bijaksana, sama sekali tidak pernah lupa paspor dan tiket untuk pulang ke rumah Tuhan.

Hidup adalah anugerah

ada suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri. Karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu Yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu . Kekasihnya bertanya kepada gadisnya itu , ” Sayangggg … sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta. Dan dia menolak untuk menikahi si pria pacar-nya itu yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta matanya. Dan akhirnya si Pria kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu, “Sayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan kepadamu.”

* * * * *

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan. Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara. Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. Sebelum engkau mengeluh tentang suamimu, ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan untuk meminta penyembuhan sehingga suaminya TIDAK LUMPUH seumur hidup. Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan kemiskinannya. Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya. Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para pengangguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu. Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.

Hidup adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia. NIKMATILAH dan BERI YANG TERBAIK DI SETIAP DETIK DALAM HIDUPMU, KARENA ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI untuk waktumu selanjutnya !!!


TULISAN DIPASIR

Di pesisir sebuah pantai, tampak dua anak sedang berlari-larian, bercanda dan bermain dengan riang gembira. Tiba-tiba, terdengar pertengkaran sengit di antara mereka, salah seorang anak yang bertubuh lebih besar memukul temannya sehingga wajahnya menjadi biru lebam. Anak yang dipukul seketika diam terpaku. Lalu, dengan mata berkaca-kaca dan raut muka marah menahan sakit, tanpa berbicara sepatah katapun, dia menulis dengan sebatang tongkat di atas pasir: “Hari ini temanku telah memukul aku !!!”

Teman yang lebih besar merasa tidak enak, tersipu malu tetapi tidak pula berkata apa-apa. Setelah berdiam-diaman beberapa saat, ya ..dasar-anak-anak, mereka segera kembali bermain bersama. Saat lari berkejaran, karena tidak berhati-hati, Tiba-tiba, anak yang dipukul tadi terjerumus ke dalam lobang perangkap yang dipakai menangkap binatang “Aduh…. Tolong….Tolong!” ia berteriak kaget minta tolong. Temannya segera menengok ke dalam lobang dan berseru “Teman, apakah engkau terluka? Jangan takut, tunggu sebentar, aku akan segera mencari tali untuk menolongmu”.

Bergegas anak itu berlari mencari tali. Saat dia kembali, dia berteriak lagi menenangkan sambil mengikatkan tali ke sebatang pohon “Teman, Aku sudah datang! Talinya akan kuikat ke pohon, sisanya akan ku lemparkan ke kamu, tangkap dan ikatkan dipinggangmu, pegang erat-erat, aku akan menarikmu keluar dari lubang”. Dengan susah payah, akhirnya teman kecil itupun berhasil dikeluarkan dari lubang dengan selamat.

Sekali lagi, dengan mata berkaca-kaca, dia berkata, “Terima kasih, sobat!”. Kemudian, dia bergegas berlari mencari sebuah batu karang dan berusaha menulis di atas batu itu “Hari ini, temanku telah menyelamatkan aku”.

Temannya yang diam-diam mengikuti dari belakang bertanya keheranan, “Mengapa setelah aku memukulmu, kamu menulis di atas pasir dan setelah aku menyelamatkanmu, kamu menulis di atas batu?” Anak yang di pukul itu menjawab sabar, “Setelah kamu memukul, aku menulis di atas pasir karena kemarahan dan kebencianku terhadap perbuatan buruk yang kamu perbuat, ingin segera aku hapus, seperti tulisan di atas pasir yang akan segera terhapus bersama tiupan angin dan sapuan ombak. Tapi ketika kamu menyelamatkan aku, aku menulis di atas batu, karena perbuatan baikmu itu pantas dikenang dan akan terpatri selamanya di dalam hatiku, sekali lagi, terima kasih sobat”.

Hidup dengan memikul beban kebencian, kemarahan dan dendam, sungguh melelahkan.

Apalagi bila orang yang kita benci itu tidak sengaja melakukan bahkan mungkin tidak pernah tahu bahwa dia telah menyakiti hati kita, sungguh ketidakbahagiaan yang sia-sia.

Memang benar…. bila setiap kesalahan orang kepada kita, kita tuliskan di atas pasir, bahkan di udara, segera berlalu bersama tiupan angin, sehingga kita tidak perlu kehilangan setiap kesempatan untuk berbahagia. Sebaliknya.. tidak melupakan orang yang pernah menolong kita, seperti tulisan yang terukir di batu karang. Yang tidak akan pernah hilang untuk kita kenang selamanya

~all about friendship~

Operator Telephone
Waktu saya masih amat kecil, ayah sudah memiliki telephone di rumah kami. Inilah telephone masa awal, warnanya hitam, di tempelkan di dinding, dan kalau mau menghubungi operator, kita harus memutar sebuah putaran dan minta disambungkan dengan nomor telephone lain. Sang operator akan menghubungkan secara manual.Dalam waktu singkat, saya menemukan bahwa , kalau putaran diputar , sebuah suara yang ramah, manis, akan berkata :“Operator ” Dan si operator ini maha tahu.Ia tahu semua nomor telephone orang lain. Ia tahu nomor telephone restaurant, rumah sakit, bahkan nomor telephone toko kue di ujung kota. Pengalaman pertama dengan sang operator terjadi waktu tidak ada seorangpun di rumah dan jempol kiri saya terjepit pintu. Saya berputar-putar kesakitan dan memasukkan jempol ini ke dalam mulut tatakala saya ingat …operator! !! Segera saya putar bidai pemutar dan menanti suaranya.” 
Di sini operator…”” Jempol saya kejepit pintu…” kata saya sambil menangis. Kini emotion bisa meluap, karena ada yang mendengarkan.” Apakah ibumu ada di rumah?” tanyanya.” Tidak ada orang”” Apakah jempolmu berdarah?” ” Tidak, cuma warnanya merah, dan sakiiit sekali” ” Bisakah kamu membuka lemari es?” tanyanya.” Bisa, naik di bangku”
” Ambillah sepotong ice dan tempelkan pada jempolmu….” 

Sejak saat itu saya selalu menelephone operator kalau perlu sesuatu. Waktu tidak bisa menjawab pertanyaan ilmu bumi, apa nama ibu kota sebuah negara. Tanya tentang mathematics. Ia juga menjelaskan bahwa tupai yang saya tangkap untuk dijadikan binatang peliharaan , makannya kacang atau buah. 

Suatu hari, burung peliharaan saya mati. Saya telpon sang operator dan melaporkan berita duka cita ini. Ia mendengarkan semua keluhan, kemudian mengutarakan kata kata hiburan yang biasa diutarakan orang dewasa untuk anak kecil yang sedang sedih. Tapi rasa belasungkawa saya terlalu besar. Saya tanya: “Kenapa burung yang pintar menyanyi dan menimbulkan sukacita sekarang tergeletak tidak bergerak di kandangnya?”  Ia berkata pelan: “Karena ia sekarang menyanyi di dunia lain….” 

Kata-kata ini – ngga tau bagaimana – menenangkan saya. Lain kali saya telephone dia lagi.

“Di sini operator”
“Bagaimana mengeja kata kukuruyuk?” 
Kejadian ini berlangsung sampai saya berusia 9 tahun.Kami sekeluarga kemudian pindah kota lain. Saya sangat kehilangan “Di sini operator”Saya tumbuh jadi remaja, kemudian anak muda, dan kenangan masa kecil selalu saya nikmati. 

Betapa sabarnya wanita ini. Betapa penuh pengertian dan mau meladeni anak kecil. Beberapa tahun kemudian, saat jadi mahasiswa, saya study trip ke kota asal. Segera sesudah saya tiba, saya menelpon kantor telephone dan minta bagian “operator”
“Di sini operator” Suara yang sama.Ramah tamah yang sama.Saya tanya: “Bisa ngga eja kata kukuruyuk”
Hening sebentar. Kemudian ada pertanyaan: “Jempolmu yang kejepit pintu sudah sembuh kan?”Saya tertawa. “Itu Anda… Wah waktu berlalu begitu cepat ya.” Saya terangkan juga betapa saya berterima kasih untuk semua pembicaraan waktu masih kecil. Saya selalu menikmatinya. Ia berkata serious: “Saya yang menikmati pembicaraan dengan mu. Saya selalu menunggu nunggu kau menelpon” Saya ceritakan bahwa, ia menempati tempat khusus di hati saya. Saya bertanya apa lain kali boleh menelponnya lagi.“Tentu, nama saya Saly”

Tiga bulan kemudian saya balik ke kota asal. Telephone operator.Suara yang sangat beda dan asing.Saya minta bicara dengan operator yang namanya Saly. Suara itu bertanya “Apa Anda temannya?” “Ya teman sangat lama.”
“Maaf untuk kabarkan hal ini, Saly beberapa tahun terakhir bekerja paruh waktu karena sakit sakitan, dan dia meninggal lima minggu yang lalu….” 

Sebelum saya meletakkan telephone, tiba tiba suara itu bertanya:“Maaf, apakah Anda bernama Paul?” “Ya” “Saly meninggalkan sebuah pesan buat Anda. Dia menulisnya di atas sepotong kertas, sebentar ya….”Ia kemudian membacakan pesan Saly:“Bilang pada Paul, bahwa IA SEKARANG MENYANYI DI DUNIA LAIN… Paul akan mengerti kata kata ini….” Saya meletakkan gagang telephone.Saya tahu apa yang Saly maksudkan.“Selamat bernyanyi di dunia lain, Sally, sahabatku, operator telephone yang bagiku tidak ada duanya di dunia ini”, ucap saya dalam hati.

KISAH CINTA SEEKOR CICAK ( THE LOVE STORY of LIZARDS )

Ketika sedang merenovasi rumah, seorang pemuda coba meruntuhkan suatu tembok. Rumah di Japan biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang dibuat dari kayu. Ketika tembok itu mulai roboh, dia menemui seekor cicak yang terperangkap di antara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebatang paku.Dia merasa kasihan sekaligus heran. Lalu dia memperhati paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibuat. Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan keadaan terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikit pun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.

Pemuda itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu! Pemuda itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu dari mana datangnya, seekor


cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya …. AHHHH! Pemuda itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. Apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia


yang begitu mengagumkan.






Moral.


Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, kekasih, saudara lelaki, saudara perempuan ….. Seiring dengan berkembangnya teknologi, akses kita untuk mendapatkan informasi berkembang sangat cepat. Tapi tak peduli sejauh apa jarak diantara kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-orang yang kita kasihi. JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI!!! Kisah ini berasal dari Japan


----------------------------------------------------------------------------------------


When you're renovating a house, a young man trying to tear down a wall. Houses in Japan usually have an empty space between the walls are made of wood. When the walls began to collapse, it encounters a lizard is caught between the empty space in his feet attached to a nail. He felt sorry for both surprised. Then he watched the nail, the nail was already there 10 years ago when the house was first built. What happened? How it can survive with a lizard trapped state for 10 years? In the dark for 10 years, without moving a muscle, it is something that is impossible and unreasonable.


The boy then thought, how did lizards that can survive for 10 years without moving from his place since his leg on a nail attached to it! The young man then stopped the work and attention to the lizard, what it does and what he ate to survive. then, do not know where it comes from, others come up with a lizard food in his mouth .... Ahhhh! The young man was touched to see that. Turns out there was a lizard who always noticed that the lizard was trapped for 10 years. It was a beautiful love ... love. Love can happen even in small animals such as two-tailed lizard is. What can be done by love? of course, a miracle. Imagine, the lizard was never surrendered and never stopped considering her partner for 10


years. Imagine how the small animals that can have such a wonderful gift.






Moral.


I was touched when I heard this story. Then I started thinking about the relationship between family, friends, lovers, brothers, sisters ... .. Along with the development of technology, our access to information is growing very fast. But no matter how far the distance between us, try as your best to remain close to the people we love. Never abandon your loved ones! This story comes from Japan

Memberi Terang Cinta

Para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia membayar sopir bus lalu, dengan tangan meraba-raba kursi, dia berjalan menyusuri lorong sampai menemukan kursi yang tadi dikatakan kosong oleh si sopir. Kemudian ia duduk, meletakkan tasnya di pangkuannya dan menyandarkan tongkatnya pada tungkainya.

Setahun sudah lewat sejak Susan, 34, seorang operator telephone, menjadi buta. Gara-gara salah diagnosa, dia kehilangan penglihatannya dan terlempar ke dunia yang gelap gulita,penuh amarah, frustrasi dan rasa kasihan pada diri sendiri. Sebagai wanita yang independen, Susan merasa terkutuk oleh nasib mengerikan yang membuatnya kehilangan kemampuan, merasa tak berdaya dan menjadi beban bagi semua orang di sekelilingnya. “Bagaimana mungkin ini bisa terjadi padaku?” dia bertanya-tanya, hatinya mengeras karena marah. Tetapi, betapa pun seringnya ia menangis atau menggerutu atau berdoa, dia mengerti kenyataan yang menyakitkan itu–penglihatannya takkan pernah pulih lagi.

Depresi mematahkan semangat Susan yang tadinya selalu optimis. Mengisi waktu seharian kini merupakan perjuangan berat yang menguras tenaga dan membuatnya frustrasi. Dia menjadi sangat bergantung pada Mark, suaminya. Mark seorang perwira Angkatan Udara. Dia mencintai Susan dengan tulus. Ketika istrinya baru kehilangan penglihatan, dia melihat bagaimana Susan tenggelam dalam keputusasaan. Mark bertekad untuk membantunya menemukan kembali kekuatan dan rasa percaya diri yang dibutuhkan Susan untuk menjadi mandiri lagi.

Latar belakang militer Mark membuatnya terlatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, tetapi dia tahu, ini adalah pertempuran yang paling sulit yang pernah dia hadapi. Akhirnya Susan merasa siap bekerja lagi. Tetapi, bagaimana dia akan bisa ke kantornya? Dulu Susan biasa naik bus, tetapi sekarang terlalu takut untuk pergi ke kota sendirian. Mark menawarkan untuk mengantarkannya setiap hari, meskipun tempat kerja mereka terletak di pinggir kota yang berseberangan. Mula-mula, kesepakatan itu membuat Susan nyaman dan Mark puas karena bisa melindungi istrinya yang buta, yang tidak yakin akan bisa melakukan hal-hal paling sederhana sekalipun. Tetapi, Mark segera menyadari bahwa pengaturan itu keliru –membuat mereka terburu-buru, dan terlalu mahal. Susan harus belajar naik bus lagi, Mark menyimpulkan dalam hati. Tetapi, baru berpikir untuk menyampaikan rencana itu kepada Susan telah membuatnya merasa tidak enak.

Susan masih sangat rapuh, masih sangat marah. Bagaimana reaksinya nanti? Persis seperti dugaan Mark, Susan ngeri mendengar gagasan untuk naik bus lagi. “Aku buta!” tukasnya dengan pahit. “Bagaimana aku bisa tahu ke mana aku pergi? Aku merasa kau akan meninggalkanku. “ Mark sedih mendengar kata-kata itu, tetapi ia tahu apa yang harus dilakukan. Dia berjanji bahwa setiap pagi dan sore, ia akan naik bus bersama Susan, selama masih diperlukan, sampai Susan hapal dan bisa pergi sendiri. Dan itulah yang terjadi. Selama 2 minggu penuh Mark, menggunakan seragam militer lengkap, mengawal Susan ke dan dari tempat kerja, setiap hari. Dia mengajari Susan bagimana menggantungkan diri pada indranya yang lain, terutama pendengarannya, untuk menemukan dimana ia berada dan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dia menolong Susan berkenalan dan berkawan dengan sopir-sopir bus yang menyisakan 1 kursi kosong untuknya. Dia membuat Susan tertawa, bahkan pada hari-hari yang tidak terlalu menyenangkan ketika Susan tersandung dari bus, atau menjatuhkan tasnya yang penuh berkas di lorong bus. Setiap pagi mereka berangkat bersama-sama, setelah itu Mark akan naik taksi ke kantornya. Meskipun pengaturan itu lebih mahal dan melelahkan daripada yang pertama, Mark yakin bahwa hanya soal waktu, sebelum Susan mampu naik bus tanpa dikawal. Mark percaya kepadanya, percaya kepada Susan yang dulu dikenalnya sebelum wanita itu kehilangan penglihatannya; wanita yang tidak pernah takut menghadapi tantangan apa pun dan tidak akan pernah menyerah.

Akhirnya, Susan memutuskan bahwa dia siap untuk melakukan perjalanan itu seorang diri. Tibalah hari Senin. Sebelum berangkat, Susan memeluk Mark yang pernah menjadi kawannya satu bus dan sahabatnya yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air mata syukur karena kesetiaan, kesabaran dan cinta Mark. Dia mengucapkan selamat berpisah.

Untuk pertama kalinya mereka pergi kearah yang berlawanan. Senin, Selasa, Rabu, Kamis … Setiap hari dia jalani dengan sempurna. Belum pernah Susan merasa sepuas itu. Dia berhasil ! Dia mampu berangkat kerja tanpa dikawal.

Pada hari Jum’at pagi, seperti biasa Susan naik bus ke tempat kerja. Ketika dia membayar ongkos bus sebelum turun, sopir bus itu berkata: “Wah, aku iri padamu.” Susan tidak yakin apakah sopir itu bicara kepadanya atau tidak. Lagipula, siapa yang bisa iri pada seorang wanita buta yang sepanjang tahun lalu berusaha menemukan keberanian untk menjalani hidup? Dengan penasaran, dia berkata kepada sopir, “Kenapa kau bilang kau iri kepadaku?” Sopir itu menjawab, “Kau pasti senang selalu dilindungi dan dijagai seperti itu”. Susan tidak mengerti apa maksud sopir itu. Sekali lagi dia bertanya. “Apa maksudmu?” "Kau tahu minggu kemarin, setiap pagi ada seorang pria tampan berseragam militer berdiri di sudut jalan dan mengawasimu waktu kau turun dari bus. Dia memastikan bahwa kau menyeberang dengan selamat dan dia mengawasimu terus sampai kau masuk ke kantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman, memberi hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang beruntung, ” kata sopir itu. Air mata bahagia membasahi pipi Susan. Karena meskipun secara fisik tidak dapat melihat Mark, dia selalu bisa memastikan kehadirannya. Dia beruntung, sangat beruntung, karena Mark memberikannya hadiah yang jauh lebih berharga daripada penglihatan, hadiah yang tak perlu dilihatnya dengan matanya untuk meyakinkan diri –hadiah cinta yang bisa menjadi penerang di mana pun ada kegelapan.

Sahabat, begitulah cinta, menjadi terang, menjadi cahaya…

NASIB ITU TIDAK PERMANEN.

Ia membaru menuruti kesungguhan kita
untuk membarukan sikap dan perilaku kita.

Ia sangat lentur, luwes,
dan menuruti perintah kita, tanpa bertanya.

Dan ia menuruti kemauan kita
tanpa menyumbangkan pendapatnya sendiri.

Sehingga,
nasib buruk tidak bisa menempel lama
kepada kita yang cepat memilih kedamaian
sebagai isi hati,
dan kebaikan sebagai warna dari tindakan.

Mario Teguh

Jumat, 20 Mei 2011

TDW Mastery - Membuat Nilai Tambah dalam Bisnis


Dalam bisnis ini kita harus selalu mempunyai nilai tambah, sebetulnya nilai tambah itu secara garis besar di bagi tiga. Anda hanya bisa ambil dua , jarang sekali anda bisa tiga tiganya. Ini saya ambil dan belajar dari Michael Tracy bagaimana ”Double Digit Grow”. Ini buku yang sangat bagus dan bagaimana kita tumbuh dua kali lipat. Dia cerita tentang IBM dan perusahaan yang tumbuhnya cuma dua sekian persen tapi ada juga yang 11% dan 20%,dan terus tumbuh. Dan ada Jhonson n jhonson yang tumbuh selama 59 tahun bisnis nya terus tumbuh dan tumbuh terus. Dan saya pun masih terus harus belajar, disini dikatakan oleh Michael Tracy ada tiga keunggulan bisnis.

Satu adalahmurah, anda dengan operasional yang paling ringkes dan paling efisien anda bisa murah. Bisa seperti toko buku saya, satu keunggulannya adalah murah, parkir gratis dan segala macam yang lainnya, yang kedua keunggulan berikutnya adalah unggul dalam mutu produk – produk anda, dahsyat luar biasa , mutunya lebih baik di banding yang lain, yang ketiga adalah servisnya atau pelayanannya. Hanya tiga menurut dia dan servis itu termasuk kecepatan..

Action Plan :

1. Apa nilai tambah Perusahaan Anda?
2. Bagaimana di banding dengan Perusahaan kompetitor?
3. Buat nilai tambah yang dapat meningkatkan penjualan

Demikian dari Saya, Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi, Anda bisa mendapatkannya secara Gratis sebuah eBook TDW University – Business Session karya mentor Saya Tung Desem Waringin sebuah panduan untuk meningkatkan kekayaan Anda. Segera klik TDW Mastery,

Anda bisa mendapatkannya Di Sini

Masjid Terapung, Masjid Penuh Pesona Keindahan (catatan-18)

Setelah semua rombongan umrah dari Gema Shafa Marwa (GSM) selesai melaksanakan tawaf wada, berdoa penuh kekhusyuan serta zikir, semuanya langsung menuju hotel untuk bersiap sekaligus berkemas untuk segera menaiki Bus.

Sepanjang perjalanan kami menyimak penjelasan dari ustad Asep, pemandu dari GSM perwakilan Arab Saudi. Hamparan padang pasir terlihat di kanan kiri. Memasuki kota Jeddah, mulai terlihat tumbuh-tumbuhan. Jalannya lebar-lebar dan lurus.

Sebelum menuju ke Bandara King Abdul Aziz, dua bus rombongan umrah GSM melakukan salat zuhur di Masjid Ar Rahman atau yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Terapung. Masjid ini berada ditepian laut merah. Berdiri di atas tiang pancang yang ditancapkan di laut merah, sehingga kelihatan seperti terapung. Makanya diberi nama Masjid Terapung.

Ustad Asep menjelaskan kenapa disebut terapung, karena dibangun di atas pesisiran pantai Laut Merah, menyebabkan kedudukannya kelihatan seperti terapung pada permukaan laut ketika air pasang disertai ombak.

Menurut cerita yang dikisahkan ustad Asep, katanya masjid terapung ini merupakan tanah wakaf seorang janda kaya raya yang mewakafkan kekayaannya untuk membangun masjid ini. Keindahan masjid yang berukuran sekitar 20 x 30 meter ini terlihat dan dapat dirasakan dengan duduk di sekitar taman yang menjorok ke laut.

Masjid Terapung di tepi Laut Merah di Jeddah Arab Saudi ini adalah salah satu tempat paling disukai dan paling banyak dikunjungi di kota tersebut. Jika dilihat secara seksama, pembangunan masjid terapung ini memberikan kesan bahwa bangunan itu mengapung di air, sementara warna putih yang lembut, membuat masjid tersebut dikenal pula sebagai Masjid Putih.

Jika kita masuk ke dalam masjid seluas 1.000 meter persegi ini, maka akan kita lihat tergantung lampu yang cukup indah dan besar tepat berada di tengah-tengah. Yang menarik adalah adanya ukiran huruf-huruf Alquran yang menempel di dinding dan berwarna keemasanan.

Masjid Terapung ini menggabungkan arsitektur modern dengan seni bangunan Islam kuno. Masjid Terapung Jeddah ini juga memiliki ruang salat yang luas dengan dekorasi sangat indah, dilengkapi peralatan berteknologi canggih.

Dekorasi interior yang fantastik, gaya arsitektur dan pencahayaan atap yang sempurna, ditambah kubah berwarna hijau memberikan kenyamanan tersendiri bagi pengunjung Masjid Terapung Jeddah.

Pengunjung yang datang ke Masjid Terapung ini bisa melepas lelah dengan berjalan-jalan di kawasan laut ini sekaligus menikmati embusan angin serta keindahan alam. Jangan kawatir, bila ingin sekedar beli minuman atau jajanan atau bahkan oleh-oleh.

Banyak penjual di luar Masjid, kebanyakan berasal dari Madura, Indonesia. Ada yang jual sate, lontong sayur, dan yang lainnya. Rombongan kami pun berpisah dengan ustad Asep, karena beliau harus meneruskan perjalanannya ke Madinah

Cetak Biru

Pikiran anda adalah cetak biru (blueprint) dari mana hari-hari anda dibangun. Setiap tindakan yang anda ambil adalah informasi dan diarahkan oleh pikiran yang anda pikirkan.

Jika pikiran anda terputus-putus dan tidak fokus, maka hasil yang anda dapatkan akan sedikit dan sebagian besar kurang berarti. Jika pikiran anda dipenuhi dengan hal negatif dan khawatir, maka hidup anda akan mengungkapkan kekhawatiran terbesar anda.

Untungnya, anda dapat melakukan banyak hal, lebih baik, dan itu benar-benar tidak begitu sulit sama sekali. Anda dapat memilihnya sekarang dan sesering yang anda inginkan, untuk mengisi pikiran anda dengan hal yang positif, pikiran pemberdayaan.

Yang dibutuhkan adalah keinginan untuk melakukannya. Sangat mudah untuk memilih pikiran anda, tampaknya hampir sepele, namun hasilnya sesuatu yang tidak sepele.

Ketika cetak biru yang dirancang dengan baik, bangunan itu akan menjadi kuat, indah, struktur fungsional. Ketika pikiran anda secara konsisten dipilih dengan baik, maka kehidupan anda akan secara konsisten kaya dan memuaskan.

Anda dapat memilih pikiran apapun, setiap kali anda menginginkan. Sering ingatkan diri anda untuk tetap dengan pikiran-pikiran yang terus membangun hidup anda menjadi satu yang benar-benar hebat.

Kesediaan kita

Keterbatasan terbesar kita adalah keengganan untuk bergerak maju. Dapatkan lebih dari itu, dan kita bisa mendapatkan lebih dari apapun.

Waktu, uang, pengetahuan, dan sumber daya merupakan pertimbangan kecil jika dibandingkan dengan salah satu faktor penting. Faktor itu adalah kemauan kita sendiri untuk menyelesaikannya.

Dengan segala cara melakukan riset, mengumpulkan uang, buat rencana, dan mengumpulkan bahan. Kemudian mewujudkan keinginan kita dengan sengera mengambil tindakan.

Bagaimana kita mencapai tingkat kemauan tertinggi, tingkat dimana kita berani melangkah maju. Pastikan kita melakukan apa yang benar-benar penting.

Pergilah kedepan dan akui ada beberapa hal yang berarti bagi kita. Tujuan kita adalah unik dan indah, dan tidak ada batasan untuk pencapaian agar bisa menginspirasi.

Jika kita merasa ragu-ragu, ada sesuatu tentang apa yang kita lakukan lengkap dengan tujuannya. Dapatkan kejujuran, nilai otentik, dan kita akan menemukan diri ini melakukan melakukan hal terbaik.

Kamis, 19 Mei 2011

Ingin Tuhan melebihkan perhatian-Nya kepadamu?

Jika engkau ingin Tuhan melebihkan
perhatian-Nya kepadamu,
lebihkanlah perhatianmu kepada-Nya.

Jika engkau ingin Tuhan melayanimu,
layanilah sesamamu.

Tuhan mencintaimu beserta semua sesamamu,
dan menginginkan kemuliaan bagimu dan bagi mereka.

Maka,

Melayani sesama adalah cara terbaik melayani Tuhan.

Dan,

Tetaplah menjadi jiwa baik
yang berbakat bagi rezeki yang besar.

Mario Teguh – Loving you all as always

Cinta bukan hanya perasaan

Cinta bukan hanya perasaan
yang memabukkan dan melumpuhkan logika,
tapi terutama adalah kekuatan jiwa
yang menghebatkan kehidupan.

Yaitu, cinta yang terlepas dari
kepentingan kenafsuan tubuh saja,
tapi cinta yang membebaskan kita
untuk menjadi jiwa-jiwa yang kuat dan berani
untuk membangun kehidupan
yang menjadi rahmat bagi sesama dan alam.

Itulah pengertian cinta yang lebih besar.

Mario Teguh

Rabu, 18 Mei 2011

4 Supersign pekerjaan itu baik

Pak Mario, apa tanda pekerjaan kita itu baik?

Perhatikanlah 4 Super Signs ini:

1. Anda bergembira di dalam pekerjaan itu.

2. Anda menjadi lebih ahli dan dibutuhkan di dalam atau di luar perusahaan.

3. Anda dibayar dengan baik dan bahkan menuju penghargaan yang tinggi.

4. Jika Anda gagal, Anda justru menjadi lebih dikenal dan dihargai niat baiknya.

Jika tidak, tegaslah memperbaiki diri, atau pindah.

Mario Teguh

Orang-orang yang sibuk

Orang-orang yang sibuk
melebihkan pekerjaan di atas bayarannya,
akan lebih berhasil daripada mereka
yang bekerja hanya sesuai dengan bayarannya.

Ada orang yang demikian hitung-hitungan
mengenai kesediaannya untuk bekerja,
sampai dihitung kembali oleh kehidupan
dengan sangat tegas.

Orang yang bekerjanya hanya untuk pas
dengan bayaran, hidupnya akan dibuat pas-pasan.

Yang melebihkan, akan dilebihkan.

Mario Teguh

Selasa, 17 Mei 2011

Memulainya

Jika anda menunggu sampai rasa takut itu hilang, maka kesempatan akan sudah berlalu. Jika anda menunggu sampai anda yakin bahwa akan mendapatkan kesempurnaan, maka anda tidak akan pernah memulainya.

Waktu untuk bertindak adalah ketika anda memiliki niat. Waktu untuk bertindak segera setelah anda merasakan adanya dorongan untuk membuat perbedaan.

Jika anda merasa ragu, maka anda akan mulai berbicara kepada diri sendiri untuk keluar dari sana. Ketika anda menyerah pada keraguan, maka ragu itu akan merebut momentum dari anda.

Biarkan rasa takut memberitahu anda dan mempersiapkan anda, tetapi jangan menganggap bahwa itu harus menghentikan langkah anda. Sadarilah, bahwa apapun yang anda ragu dapat anda lakukan adalah tepat apa yang anda harus temukan cara untuk melakukannya.

Pilihlah untuk mengubah alasan masing-masing guna memegang kembali dan melangkah maju. Ingatkan diri anda bahwa anda dapat menangani ketidakpastian dan tantangan, dan kenyataannya dapat berkembang pada mereka.

Segera setelah anda memutuskan untuk menyelesaikannya, pergi ke depan saat itu dan memulainya. Buatlah komitmen, dan anda akan membuat prestasi.

Tawaf Wada, Tawaf Perpisahan (catatan-17)

Sejak bakda salat isya, dan jam telah menunjukkan pukul 9 malam WAS (waktu Arab Saudi), Rabu, 27 April 2011. Saya bersama jamaah Gema Shafa Marwa (GSM), berkumpul di ruangan makan untuk mendengarkan siraman ruhani dari ustadz Zubair Suryadi, Lc.

Intinya beliau memberikan nasihat dan motivasi atas jiwa-jiwa yang saat itu sedang dalam performa terbaiknya. Malam itu kami mendengarkan motivasi yang kuat dari beliau untuk dapat melaksanakan ibadah wajib dan sunnah lainnya, selagi masih berada di tanah suci.

"Karena jika kita sudah tiba di Indonesia, hal itu tidak bisa kita dapatkan kenikmatan sebesar-besarnya yang Allah SWT berikan kepada kita di Baitullah ini. Begitu motivasi dan wejangan yang diberikan kepada kami semuanya. Selagi kita masih di tanah suci ini, manfaatkan sebaik-baiknya untuk beribadah, berdoa dan melakukan perbuatan yang mendatangkan pahala di sisi Allah SWT. Besok Kamis, setelah salat subuh berjamaah, kalau bisa jangan langsung pulang ke hotel, tetapi laksanakan dulu tawaf wada (tawaf perpisahan). Karena tawaf wada ini adalah sebuah momen yang paling berat dirasakan oleh setiap jamaah". Demikian wejangan yang disampaikan ustadz Zubair kepada kami, rombongan jamaah umrah Gema Shafa Marwa (GSM).

Saya jadi teringat dengan momen tawaf wada ini, karena ini adalah momen perpisahan dengan Baitullah. Momen ini membuat saya bersama rombongan jamaah umrah lainnya larut dalam suasana sedih bercampur haru dengan penuh harap dan doa semoga Allah SWT memberi kesempatan bagi mereka untuk dapat datang lagi suatu saat ke Baitullah, baik untuk berhaji maupun ibadah umrah.

Seperti tawaf yang lain, tawaf wada terdiri dari 7 putaran yang dilakukan dengan mengelilingi Ka'bah ke arah kiri. Diawali dan disudahi di rukun Hajar Aswad. Namun perbedaannya adalah bahwa dalam tawaf wada tidak disunnahkan melakukan shalat sunnah tawaf.

Menurut informasi yang disampaikan bahwa tawaf wada ini hanya diwajibkan bagi jemaah haji yang tinggal di luar kota Mekkah. Adapun jemaah haji yang tinggal di kota Mekkah maka mereka tidak berkewajiban melakukan Tawaf Wada, dan tiada kewajiban bagi mereka untuk membayar dam bila mereka tidak mengerjakannya. Pagi itu, selepas salat subuh, jamaah yang melaksanakan tawaf terlihat sendikit. Kami bersama rombongan benar-benar bisa total saat beribadah terakhir di Masjidil Haram ini.

Saya bersama rombongan langsung niatkan untuk tawaf wada dengan pelaksanaan pelaksanaan tawaf wada sebanyak 7 kali putaran mengelilingi Ka'bah.

Putaran pertama dimulai dari hajar Aswad sampai rukun yamani dengan membaca doa, ”Bismillaahi Allaahu Akbar subhaanallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illaallahu wallaahu Akbar walaa hawla walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim Washsholaatu wassalaamu 'ala rosuulillaahi shollallaahu 'alaihi wasallam (Bismillah, Allaahu Akbar. Maha Suci Allah dan segala puji hanya kepada Allah, tiada Tuhan yang disembah selain Allah dan Allah Maha Agung, tiada daya dan upaya dan tiada kekuatan jika tidak dengan Allah yang Maha Tinggi lagi Besar dan Mulia. Selawat dan Salam bagi junjungan rasul Allah SAW).

Selanjutnya putaran dari Rukun yamani sampai hajar Aswad membaca doa, “Rabbanaa aatinaa fiiddunyaa hasanatan wafiilakhiroti hasanatan waqinaa azaabannaar. Wadkhilnaal jannata ma'al rbroor yaa 'aziizul yaa ghoffaaru yaa robbal 'aalamiina”. (Wahai Tuhan Kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dan masukanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan yang maha Mulia, Maha pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam).

Doa putaran kedua sampai dengan putaran ketujuh, gerakan serta doanya seperti putaran pertama, dan bisa kita tambahkan dengana doa-doa lainnya yang kita hafal (yang kita inginkan).

Selesai melakukan tawaf wada, saya bersama 4 orang kawan berdiri di multazam yaitu antara hajar Aswad dan pintu Ka'bah (atau yang serah), lalu kami pun bersama-sama membaca doa yang ada di dalam buku dengan dipimpin oleh ustadz Abdul Rozak.

Allaahumma innalbaita baituka wal'abda 'abduka wabnu 'abdika wabnu amantika hamaltanii 'alaa maa sakhkhortanii lii min kholqika hatta sayyartanii fii bilaadika wabalaghtanii bini'matika hatta a'antanii 'alaa qodhooi manaa sakika. Baain kunta rodhoita 'annii faazadud'anii rodhon waillaafamunnalaana qobla tabaa'adii 'anbaitika haazaa aawaanunshiroobii inazinta lii ghoiro mustabdilii bika walaa bibaitika walaarooghibin 'anka walaa 'an baitika. Allaahumma ash hibniil'aafiyata fii badanii wal'ishmata fii diinii wahusna munqolabii warzuqnii dhoo'atika abadan maa abqoitinii wajma'lii khoiroyiddunyaa wal aakhiroolahdi bibaitikalharooni wa inja'altahu aakhorol 'ahdi fa'awwidhnii 'anhuljannata birohmatika yaa arhamarroohimiin yaa robbal 'aalamiin”.

(Ya Allah, rumah ini rumah-Mu, aku ini hamba-Mu anak hamba-Mu, yang lelaki dan hamba-Mu yang perempuan, Engkau telah membawa aku didalam hal yang Engkau sendiri mudahkan untukku sehingga engkau jalankan aku di negeri-Mu ini dan engkau telah menyampaikan aku dengan nikmat-Mu juga, sehingga Engkau menolong aku untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Kalau Engkau rela padaku maka tambahkanlah keridhaan itu padaku. Jika tidak rela maka berikan aku anugerah sebelum aku jauh dari rumah-Mu ini. Sekarang sudah waktunya aku pulang jika Engkau izinkan aku dengan tidak menukar sesuatu dengan Engkau (Zat-Mu) ataupun rumah-Mu, bukan benci pada-Mu dan tidak juga benci pada rumah-Mu. Ya Allah bekalilah aku ini dengan afiat pada tubuhku tetap menjaga agamaku, baik kepulanganku dan berilah aku taat setia pada-Mu selama-lamanya selama Engkau membiarkan aku hidup dan kumpulkanlah bagiku kebaikan dunia dan akhirat. Sesungguhnya engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah janganlah Engkau jadikan waktuku ini masa terakhir bagiku dengan rumah-Mu. Sekiranya Engkau jadikan masa terakhir maka gantilah surga untukku dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha kasih Sayang lebih dari segenap yang kasih. Wahai Tuhan Pemelihara sekalian alam)

video-motivasi kerja

yak, ini satu suguhan lagi buat teman-teman yang motivasinya kurang.
semoga video ini dapat memotivasi kalian :)



oleh karena tak kan ada pencapaian tanpa kerja keras dan usaha yang lebih jika kita meminta banyak :)

Senin, 16 Mei 2011

ku harus menerimanya

kuhari ini..
aku melihat..
kegagalanku
dari hal yang aku inginkan

3 jam menempuhnya
tapi aku gagal
menangis
dan merenung

padahal
ini kesempatan terakhir
tapi tak ada hasil
malangnya aku

mungkin
ini kuasa-Nya
yang memberiku jalan lain
tuk menjadi sukses

terima kasih Tuhan
Kau telah membuka mata
tak ada hasil tanpa usaha
tak ada senang tanpa duka

Ku harus menerimanya
walau sakit
tapi..
ku berjanji

akan bangkit dan berdiri
tuk harapan yang lain
yang mungkin
harus kujalani :)


kenapa permintaan anda tidak dikabulkan-Nya ?

kenapa
menurut saya judul itu salah, kenapa ?
terkadang anda menyesal karena permintaan anda tidak dikabulkan, itu bukan masalah malahan anda seharusnya bersyukur terhadap hal ini.
karena dengan tidak dikabulkannya permintaan kita berarti Allah masih memperhatikan kita, ada beberapa hal yang terlintas di benak saya kenapa permintaan anda tidak dikabulkan :
  1. permintaaan anda tidak dikabulkan dengan jangka waktu yang pendek, mungkin di kemudian hari akan dikabulkan dan percayalah terhadap hal tersebut.
  2. permintaan anda bukannya tidak dikabulkan melainkan dialihkan ke hal yang lain yang mungkin anda lebih butuh dari hal yang anda minta , karena Allah tau apa yang kita butuhkan karena Allah Maha Tau
  3. permintaan anda tidak dikabulkan karena dengan dikabulkannya permintaan anda akan berdampak buruk pada diri anda sendiri, misal ketika kita minta istri yang cantik terkadang kita mendapat yang biasa saja, mungkin jika kita mendapat istri yang cantik kita akan kehabisan uang untuk merawat istri kita. heheh.
so, jangan pernah mengeluh terhadap keadaan yang penting kita terus berusaha dan berdoa agar kita menjadi pribadi yang lebih baik dan pribadi yang lebih dekat dengan ALLAH SWT sehingga kita akan diterima disisinya. Amin : )

award dari akang bin hakim

katabin hakim, terima kasih yaa akang :)
terima kasih udah ngasih award lagi , mungkin semangat saya akan semakin terpacu buat ngeblog :)
untuk penerusan award ini saya masih bingung karena udah banyak yang dapat award ini dari akang bin hakim, saya akan mencarinya :D
dan bagi yang saya comment mendapat award ini silahkan di ambil :)
terima kasih :)


Sabtu, 14 Mei 2011

Khusyu Berdoa di depan Ka'bah (catatan-16)

Seolah sudah turun temurun atau dengan kata lain sudah menjadi tradisi, mereka yang akan pergi Haji atau Umrah selalu dititipi sejumlah permintaan doa dari keluarga besar, kawan kantor, kawan main, tetangga, saudara, atau siapa saja untuk didoakan di tanah suci.

Mereka semua menginginkan didoakan di Raudhah atau di depan Ka’bah (multazam), karena doa lebih mudah makbulnya dan didengar oleh yang Maha Kuasa. Saya termasuk yang mencatat seluruh pesan yang diminta oleh kawan, keluarga, tetangga, saudara dan siapa saja agar disampaikan doa dan permintaannya di tanah air.

Bahkan beberapa menit sebelum keberangkatan ke Mekkah, di Bandara Soekarno Hatta, ada pesan singkat yang masuk melalui Hapeku, “Semoga Allah SWT memudahkan urusan dan mengabulkan doa-doa antum dalam umrah kali ini. Jangan lupa tempat-tempat yang mustajab dalam berdoa. Ikutkan ane dalam doa-doa antum yah. Syukron”.

Ada sekitar dua ratusan yang minta di doakan di 2 tempat mustajab, yaitu Raudhah (Masjid nabawi) dan di depan Ka’bah (Multazam, Mekkah). Kebanyak doa yang diminta adalah mengenai jodoh, sukses bisnis, mendapatkan anak, anak yang pintar dan berbakti kepada orangtua, dan masih banyak yang lainnya.

Banyak jamaah, yang sudah di depan Ka’bah, bersimpuh dengan khusyu, termasuk saya dan kawan satu rombongan. Kedua tangan diangkat ke atas, menengadahkan telapak tangan terbuka mengungkapkan isi hati dan keinginan kepada Maha Pencipta. Setelah sebelumnya kami dan para jamaah lainnya membaca Alquran untuk menenangkan jiwa.

Mata menatap tajam daftar lampiran permintaan doa yang saya bawa, siapa-siapa yang meminta dipanjatkan doanya dan apa isi permintaannya. Ada rasa kenikmatan manakala doa-doa titipan itu dapat kita laksanakan.

Doa para jamaah yang menunaikan Umrah begitu khusyu termasuk saya dan kawan satu rombongan. Segala puja dan puji telah dilantunkan, sambil berusaha mengingat-ingat siapa saja yang telah memesan padanya untuk di doakan.

Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Termasuk siapa-siapa yang meminta di doakan. “Ya Allah perkenankanlah doaku ini serta mereka yang telah meminta dan memesankan doanya padaku. Ya Allah kabulkanlah doa kami ini”.


Haji Nurrokhim khusyu membaca Alquran, dilanjut dengan doa


Haji Abdul Rozak khusyu membaca Alquran, dilanjut dengan doa

Mampir di Peternakan Unta Hudaibiyah (catatan-15)

Selepas dari mendaki Jabal Nur (Gua Hira), Rabu, 27 April 2011, saya bersama rombongan meneruskan perjalanan menuju peternakan Unta di Hudaibiyah, yang jaraknya cukup jauh.

Hudaibiyah yang letaknya berada sedikit di luar Kota Mekkah, menuju Jeddah, menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi jamaah umrah maupun haji dari berbagai negara untuk melihat unta dari dekat sekaligus minum susunya.

Jangan berpikiran peternakan unta yang ada di tepi jalan raya Mekkah-Jeddah itu dikelola dengan baik. Peternakan disini merupakan hamparan luas padang pasir tandus dan dibiarkan terbuka alami dengan dikelilingi bukit batu cadas tanpa ada tempat tertutup untuk mengurangi sengatan matahari.

Jika ada tempat yang tertutup hanya tempat istirahat untuk penjaga unta dengan kondisi yang sangat tidak layak bangunannya karena tendanya sudah robek-robek dan penuh tambalan di sana-sini. Sementara unta yang dipelihara dikumpulkan dalam suatu kandang terbuka yang hanya dibatasi oleh kawat yang sangat sederhana, agar unta tidak lari kemana-mana.

Setiba di peternakan, kami semua turun dari mobil untuk melihat dari dekat unta-unta yang sedang diambil susunya. Meski terik panas, tak menghalangi kami untuk ke lokasi peternakan ini. Saya melihat Unta yang besar-besar dan sehat ditemani oleh seorang gembala sekaligus memesan susu unta untuk 14 orang.

Peternak unta ini mengatakan dalam bahasa Indonesia yang cukup jelas berapa harga dari susu untanya. “1 botol 5 riyal,” katanya. Ukuran botol untuk menampung susu unta ini kurang lebih 150 ml. Kami pun membeli 14 botol dan dibagikan satu-satu ke yang lainnya.

Susu unta memiliki rasa manis dan tajam, juga terkadang terasa asin. Susu unta adalah sumber protein yang berlimpah dengan kegiatan perlindungan dan potensi anti-mikroba. Susu unta tidak perlu dimasak hingga mendidih layaknya susu kambing atau sapi sebelum dionsumsi. Susu unta yang kaya akan rasa ini, sebaiknya diminum secara perlahan, untuk memungkinkan perut mencernanya.

Hudaibiyah adalah salah satu tempat bersejarah. Hudaibiyah sendiri berada sekitar 26 kilometer dari Masjidil Haram dan daerah ini adalah daerah perbatasan di luar Tanah Haram. Berkunjung ke Hudaibiyah dapat ditempuh melalui jalur jalan lama Makkah-Jeddah.

Di sepanjang jalan menuju Hudaibiyah tampak ranch-ranch peternakan onta dan domba, di sela-sela pegunungan dan bukit pasir. Perjalanan hari itu terasa menyenangkan, karena selain citytour, kami juga melaksanakan miqat di Hudaibiyah (sekaligus niat umrah)


Bu Pipit penasaran ingin memegang unta


Seorang kawan penasaran ingin memegang unta


Bapak Dwi Heryanto penasaran ingin memegang unta


Bapak Achmad Syamsudin Ali penasaran ingin memegang unta


Seorang peternak sedang memeras susu unta