Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Kamis, 30 Juli 2009

Membeli kebahagiaan dengan uang, cukupkah?

"Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah dunianya”

Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam.

Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.

“Kok, belum tidur ?” sapa Andrew sambil mencium anaknya.

Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, “Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?”

“Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?”

“Ah, enggak. Pengen tahu aja” ucap Sarah singkat.

“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja.Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?”

Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi.

Ketika Andrew beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Sarah berlari mengikutinya. “Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,-untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp. 40.000,- dong” katanya.

“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur” perintah Andrew.

Tetapi Sarah tidak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian, Sarah kembali bertanya, “Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?”

“Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah”.

“Tapi Papa…”

Kesabaran Andrew pun habis. “Papa bilang tidur !” hardiknya mengejutkan Sarah.

Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.

Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur.

Sarah didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya. Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andrew berkata, “Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp.5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih” jawab Andrew

“Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini”.

“lya, iya, tapi buat apa ?” tanya Andrew lembut.

“Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp.15.000,- tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp.5.000, makanya aku mau pinjam dari Papa” kata Sarah polos

Andrew pun terdiam. ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru sambil meneteskan air mata . Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya.

“Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah dunianya”

Untuk yang sudah pernah baca, Sekedar untuk mengingatkan kembali……..

Source : Bluefame



Rabu, 29 Juli 2009

Visualisasikan Tujuan dan Keinginan Anda


Saya mengajak Anda untuk memainkan sebuah permainan sederhana,” Coba sama sekali jangan memikirkan buah mangga?” Apa yang terjadi? Saya yakin Anda sedang “Melihat” buah mangga dipikiran Anda saat ini. Pikiran bawah sadar kita tidak akan mengerti kalimat negative seperti kata “jangan”, sehingga pikiran bawah sadar hanya berfokus pada buah mangga. Kebanyakan orang memikirkan apa yang tidak mereka inginkan, alhasil pikiran bawah sadar akan mewujudkannya- contohnya, ”Saya tidak mau GAGAL” atau “Saya harus menurunkan BERAT badan saya”. Yang terjadi pikiran memvisualisasikan kata GAGAL dan BERAT saja sehingga justru yang tidak mereka inginkan terjadi. Lain halnya jika ungkapan diubah seperti :” Saya SUKSES atau Saya LANGSING, walupun kenyataannya belum SUKSES dan belum LANGSING pikiran akan memvisualisasikan ungkapan tersebut dan kekuatannya jauh lebih besar untuk menggerakan segala daya upaya yang tanpa kita sadari mengarahkan tindakan pada terwujudnya keinginan kita.

Kekuatan dari sebuah visualisasi telah dibuktikan oleh seorang pakar yang bernama, Dr. Maxwell Maltz penulis buku laris PsychoCybernetics pada tahun 1960. Dr. Maltz melakukan suatu eksperimen visualisasi pada sebuah tim bola basket. Ia membagi menjadi dua kelompok yang berjumlah lima orang, kelompok pertama diminta untuk berlatih free throw (lemparan bebas) selama beberapa hari hanya dengan “melihat” proses itu terjadi didalam pikirannya, tanpa benar-benar melakukan latihan yang sesungguhnya. Sementara itu, kelompok kedua melakukan hal yang sama namun berlatih dengan melempar bola itu kedalam keranjang basket. Setelah kedua tim berlatih selama lima hari, Dr. Maltz kemudian mengadakan sebuah kontes antara kedua tim dan hasilnya sungguh mengaggetkan; mereka yang berlatih hanya dengan menggunakan pikiran mampu mengalahkan tim yang berlatih fisik melempar bola kedalam keranjang.

Demikian juga riset yang dilakukan oleh Dr. Denis Waitley terhadap atlet olimpiade Amerika Serikat. Dr. Waitley menemukan bahwa ketika seorang atlet diminta untuk melakukan visualisasi “berlari” tetapi hanya dipikirannya, pada dirinya ditemukan bahwa otot-otot yang digunakan terstimulasi sama persis seperti ketika atlet itu benar-benar berlari. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Kesimpulannya karena pikiran manusia tidak mampu membedakan apakah Anda melakukan dengan sesungguhnya atau hanya didalam pikiran Anda. Apa yang mampu Anda visualisaskan berarti Anda mempunyai kemungkinan besar untuk meraihnya.

Berdasarkan hasil riset tersebut seyogianya kita menggunakan kekuatan visualisasi secara positif didalam kehidupan kita.

Ada sebuah tekhnik visualisasi yang dikenal sebagai “Act as If” teknik sederhana ini mengajarkan agar kita berpura-pura seakan–akan hal yang kita inginkan (visualisasikan) sudah terjadi. Cobalah membayangkan ketika Anda sukses, lihatlah dalam pikiran Anda dengan sejelas-jelasnya meraih tujuan yang Anda inginkan, rumah yang Anda dambakan, closing transaksi yang Anda nanti-nantikan dan setelah itu ambilah tindakan demi tindakan dengan keyakinan yang kuat untuk mewujudkan mimpi Anda.

Neil Armstrong adalah manusia pertama yang menginjakan kakinya pertama kali dibulan. Ketika tiba dibumi, seorang seorang wartawan bertanya kepadanya, “Bagaimana perasaan Anda ketika menginjakan kaki dibulan?” Armstrong menjawab,” Saya merasa seperti pernah kesana 1.000 kali sebelumnya,” Armstrong telah berkali-kali dalam pikirannya memvisualisasikan dirinya menginjak kaki di bulan, sehingga ketika ia melakukan yang sesungguhnya, ia tidak merasakan suatu pengalaman yang baru. Inilah kekuatan dahsyat dari sebuah visualisasi.

Tips
Lakukan visualisasi positif terhadap hal-hal yang akan Anda hadapi dan selalulah berharap yang terbaik yang akan terjadi, niscaya Anda akan mendapatkan hasil yang mengagetkan Anda. Janganlah memberikan fokus untuk memvisualisasikan bahwa hal yang buruk akan terjadi, karena pikiran bawah sadar akan berusaha mewujudkan apapun yang Anda pikirkan. Mulailah memliki kebiasaan setiap pagi ketika Anda bangun tidur untuk melakukan visualisasi positif terhadap apa yang akan Anda hadapi hari itu. Berimajinasilah tentang masa depan terbaik yang ingin Anda capai dan jadikanlah kebiasaan ini sebagai suatu strategi mencapai hidup yang lebih sukses.

Source image :www.kingdomofone.com



Senin, 27 Juli 2009

5 Pembunuh Motivasi

Mau tahu kebiasaan apa saja yang dapat membunuh motivasi bahkan disaat motivasi Anda sedang on fire?, jika sudah datang ke lima pembunuh ini motivasi Anda akan jatuh. Jadi Hati-hatilah dengan 5 pembunuh ini, karena tanpa sadar ia akan mematikan motivasi dalam diri kita dan ”Ketika motivasi dalam diri Anda hilang lenyap, maka sebenarnya Anda sudah mati walaupun hidup ”

1. Mudah puas.
Menginginkan hidup yang hanya "lebih baik" adalah suatu permulaan yang baik, tetapi jika hanya berakhir disitu saja, maka motivasi tidaklah dibutuhkan. Anda harus mempunyai hasil yang jelas yang ingin Anda capai supaya terus bergerak maju, yaitu sebuah target yang sangat spesifik dan jelas yang "hidup" dalam pikiran Anda, sebuah tujuan/mimpi yang dapat Anda lihat, sentuh, dan rasakan. Ingatlah, bahwa pencapaian Anda hari ini harus membawa Anda kepada pencapaian selanjutnya.

2. Mudah kompromi.
Bergerak dari tempat Anda berada menuju ke tempat yang Anda inginkan membutuhkan keberanian dalam menghadapi perubahan, resiko, dan rasa tidak nyaman. Ketika hal-hal demikian muncul ketika kebanyakan orang dalam perjalanan untuk mencapai tujuan hidupnya, kebanyakan orang akan mulai membuat alasan-alasan untuk menghindari tantangan-tantangan yang mungkin timbul. Ketika alasan untuk mundur masuk dalam kepala Anda, motivasi untuk tetap bergerak maju akan hilang. Untuk menghindari jebakan ini, perhatikan alasan-alasan menghambat apa yang sering muncul dan paksa diri Anda untuk membuktikan bahwa alasan-alasan Anda tersebut salah!.

3. Mudah jatuh.
Hal ini adalah tantangan yang paling sering terjadi dan sangat penting untuk diperhatikan. Sebuah batu kecil sekalipun cukup untuk membuat seseorang yang sedang mengendarai sepeda berubah arah, dan mungkin sampai terjatuh. Demikian juga kehidupan Anda. Anda harus mampu melatih dan membiasakan pikiran Anda bukan hanya tahu, tapi juga percaya bahwa setiap ‘batu’ yang ada disepanjang jalan Anda adalah sebuah pengalaman belajar yang menarik, yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk sukses dan mencapai tujuan Anda.

4. Mudah lupa.
Seharusnya seseorang melakukan sesuatu karena sebuah alasan. Menurut saya, “Janganlah pernah melakukan sesuatu jika Anda tidak tahu mengapa Anda mau/harus melakukannya”. Seringkali kita tidak mengetahui alasan yang dimiliki oleh orang lain dan alasan tersebut tidaklah harus masuk akal bagi Anda dan saya, tetapi yang sangat penting adalah apapun yang Anda lakukan haruslah dilakukan karena sebuah alasan. Ketika Anda tidak mempunyai cukup alasan untuk melakukan sesuatu, maka Anda juga tidak akan memiliki cukup motivasi. Jangan pernah lupa alasan mengapa Anda harus mencapai tujuan Anda. Renungkan alasan tersebut terus-menerus!.

5. Mudah menyerah.
Hidup adalah seperti berada dalam medan perang, apabila Anda tidak mau berjuang untuk mendapatkan kehidupan yang Anda inginkan, maka Anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Didalam peperangan tidak boleh ada kata mundur/menyerah, yang ada hanyalah seraaang!. Berjuanglah untuk hidup Anda atau bahkan untuk orang-orang yang Anda kasihi. Tahukah Anda, keberhasilan Anda akan menjadi berkat bagi orang lain. Menyerah artinya membiarkan motivasi dalam diri anda untuk tidak melakukan apapun.


Jumat, 24 Juli 2009

Benarkah Tak Ada Yang Tak Mungkin

Nothing Impossible semuanya adalah mungkin"Nothing Impossible", adalah phrase yang dikonteskan oleh penyelenggara Dinda Ayu Rahmi , silahkan check out link tersebut untuk info lebih jelasnya. Ini adalah bukan jenis kontes SEO, melainkan lebih pantas dinamakan "kontes ngeblog,menulis, dan cara menjadi blogger yang baik", karena kriteria penilaian mengacu pada semua yang saya sebutkan itu. Latar belakang atau motivasi penyelenggaraan dengan tema tersebut saya kurang jelas ,tapi yang pasti itu suatu tema motivasi diri.

Istilah "Tak Ada Yang Tak Mungkin (Nothing Impossible)" sama halnya dengan istilah "jika orang lain bisa kenapa kita tidak" ,yang mana jika tak dipahami maknanya secara arif dan bijak maka istilah2 kata mutiara itu hanya akan merupakan sebuah kata puisi penghibur diri yang menyedihkan.
Tak ada yang tak mungkin Nothing ImpossibleSecara rasional, makna "Nothing Impossible" adalah sebuah refleksi balik dari kesadaran manusia akan keterbatasan dirinya sebagai seorang manusia yang memang penuh keterbatasan dalam segala hal, dan karena manusia tak bisa mengukur keterbatasan itu sendiri, karena faktor ketetapan dari hukum alam yang diluar kuasa seorang manusia. dan untuk memahami serta membicarakan eksistensi-eksistensi dasar seperti ini tidak cukup dengan wadah rasio ,melainkan juga perlu penyatuan seluruh lapisan diri manusia dari alam bawah sadarnya karena kebenaran tentang alam bukan berdiri di atas rasio atau diatas apapun yang nampa koleh mata manusia.

Kalimat "Tak Ada Yang Tak Mungkin / Nothing Impossible" akan lebih harmonis dan bijak jika di lengkapi menjadi "tak ada yang tak mungkin sebelum dicoba".

Apakah anda mungkin bisa bisa menjadi sekuat superman yang bisa menghancurkan gunung dengan sebuah pukulan tangan...? mungkin saja, karena sampai saat ini memang belum di temukan kepastian mutlak tentang potensi diri manusia...jadi silahkan saja dicoba jika ingin menjadi seperman yang bisa terbang itu...hehe.

"Tak ada yang tak mungkin bisa terjadi di dunia ini.., tapi juga tak ada sesuatu yang pasti mungkin (bisa diraih manusia)". So..bangun dan gunakan rasa,hati-nurani, dan insting sejati diri anda sebagai seorang manusia untuk bisa memiliki kehidupan anda seutuhnya....jangan menjadi keblinger di perbudak logika...rasio dan logika hanyalah sebuah alat penghubung (terminal) yang berguna untuk memudahkan interaksi jati diri kita kepada dunia fisik.

Semuanya bisa jadi mungkin terjadi, maka cobalah untuk meraih sesuatu sesulit apapun , tapi sebelumnya perlu di ingat bahwa mensyukuri semuah rahmat Tuhan yang telah kita terima selama hidup ini adalah lebih penting di banding mengembangkan ambisi keduniaan, karena fokus pada sebuah ambisi dengan mengabaikan faktor2 nurani dan ketuhanan hanya akan membawa kesesatan dan kehancuran. bukanya ambisi keduniaan itu salah atau tak penting sama sekali tapi harus diatur menejemen nya dalam diri kita.dan mungkin konsep "
Berdoalah dan bekerja (Ora et labora)" adalah sulusi untuk menjaga stabilitas dan power kita dalam setiap aktivitas kehidupan.

Rabu, 22 Juli 2009

Kata dan tanggung jawab untuk mengembalikan jati diri bangsa

Mengembalikan jati diri bangsa memang hanyalah sebuah kata atau jargon ataupun bisa di anggap gagasan dalam sebuah kepentingan kontes SEO , tapi sekilas pandang saya bisa melihat ini merupakan sebuah gagasan revolusioner yang memiliki potensi untuk bisa berkembang dan merealisasikan diri menjadi kenyataan guna perbaikan dan kemajuan bangsa ini menjadi lebih maju, makmur dan sejahtera, serta bermartabat .

Akan tetapi memang harus diakui bahwa tema nasionalisme pada perkembangan budaya jaman sekarang ini sudah banyak di anggap sesuatu yang basi dan dan sepi dari apresiasi masyarakat indonesia, tapi jika mau berfikir sedikit positif dan merendahkan hati maka niscaya kita akan sadar bahwa jati diri bangsa ini juga menyangkut nasib serta keberadaan diri kita di atas bumi ini dan di dalam bangsa ini, So, yang di butuhkan adalah tergugahnya kesadaran untuk memahaminya, juga terbukanya hati untuk keluar dari penjara kekerdilan mental dalam memahami nilai-nilai diri dan lingkungan hidupnya.

Hari ini stop dreaming start action dan tak perlu melakukan berbagai pencarian untuk menemukan sesuatu yang baru dalam hidup kita selama masih banyak masalah dan tanggung jawab membelenggu diri, karena kehidupan adalah sebuah proses dengan alur perhitungan yang tertulis dalam ketetapan , maka mengarahkan serta mendahulukan perhatian kepada sebuah tanggung jawab adalah lebih baik dan penting di banding melakukan pencarian (kebanyakan konsep hidup yang tak obyektif dan memiliki relevansi yang jelas) dengan mengabaikan tanggung jawab. ingatlah Tuhan tanpa pernah kita minta selalu bertanggung jawab mengurus seluruh mahluknya, alam semesta dan isinya, maka gugahlah selalu tanggung jawab moral kita kepadaNya Sang Pencipta .

Selasa, 21 Juli 2009

Pilihan ada ditangan Anda

Seorang guru bijak tinggal diatas puncak gunung es yang tinggi. Pada suatu hari, ada seorang pemuda yang merasa dirinya pandai, ingin menguji kemampuan sang guru bijak tersebut. Ia membawa seekor burung kecil yang ia genggam ditangannya. Ia ingin memberikan pertanyaan yang menjebak bagi sang guru dengan bertanya apakah sang guru mengetahui bahwa burung di genggamannya hidup atau mati.

Apapun jawaban sang guru , semua tetap akan menuju pada kesalahan. Jika sang guru menebak mati, sianak muda akan melepaskan burung itu. Namun jika ia menebak hidup, anak muda itu akan meremas burung itu sampai mati. Akhirnya si pemuda bertemu dengan guru bijak itu dan melontarkan pertanyaan yang talah ia rancang jauh-jauh hari.

Si Pemuda itu berkata, “Wahai Guru yang bijak, menurut Anda apakah burung yang ada dalam genggaman saya berada dalam keadaan mati atau hidup?” Sang guru bijak tertegun mendengar pertanyaan itu, sambil berpikir beberapa saat akhirnya ia membuka mulut dan berkata,” Mati hidupnya burung itu bergantung pada tangan Anda.”

Tepat sekali jawaban guru bijak ini, bahwa kegagalan dan kesuksesan seseorang bergantung pada mereka yang ingin melihat kenyataan yang ingin terjadi dalam hidup ini. Banyak orang yang tidak sadar dan berpikir bahwa baik kesuksesan maupun kegagalan dalam hidupnya tergantung pada orang lain ataupun keadaan. Sama seperti anak muda tadi, kitalah yang 100% bertanggung jawab baik atas kegagalan maupun keberhasilan kita. Tidak ada seorangpun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menghalangi kesuksesan kita, tidak ada seorangpun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menyebabkan kegagalan terbesar dalam hidup ini. Kita sendirilah yang bertanggung jawab atas kesuksesan maupun kegagalan kita. ” The sky is not the limit, You are the LIMIT”

Tips

Tulislah orang-orang yang selama ini Anda persalahkan sebagai pihak yang menghambat laju sukses Anda. Setelah menulis nama ketiga orang tadi, coretlah nama-nama itu. Renungkanlah baik-baik bahwa sebenarnya, Andalah orang yang paling menghalangi kesuksesan Anda.


Minggu, 19 Juli 2009

Mengembalikan Jati Diri Bangsa - Sebuah Motivasi Nasionalisme

Bendera Mengembalikan Jati Diri Bangsa IndonesiaMari kita bercerita santai sejenak tentang nilai-nilai kebangsaan yang berhubungan dengan mengembalikan jati diri bangsa kita yaitu indonesia, bukan masalah sok patriotis atau nasionalis tapi memang harus di akui bahwa bangsa adalah bagian dari keberadaan diri kita dalam bentuk keluarga besar yang mana baik-buruknya bangsa kita akan berpengaruh serta mencerminkan pula jati diri kita semua seluruh warga/rakyat indonesia untuk saat sekarang dan juga untuk nantinya generasi anak-cucu kelak yang juga akan hidup serta mendiami negeri tercinta ini.

Memangnya ada apa dengan masalah mengembalikan jati diri bangsa kita, apakah ada jati diri yang hilang..? . Ya jelas tak perlu ditutup-tutupi hampir semua aspek sekarang tak mencerminkan diri sebagai gaya orang indonesia, lihat saja misalnya cara berpakaian para cewek-cewek kita yang kelewat seronok kelihatan auratnya sana-sini, itu gaya dan budaya dari orang-orang bule luar sana, itu baru satu contoh kecil yang kenyataanya sudah begitu membudaya di negeri ini, karena kenyataanya hampir semua lapisan masyarakat telah memiliki pola dan gaya hidup kebarat-baratan, so apakah ini salah...? . ya salah lah, karena kodrat manusia harus bisa mencintai dirinya sendiri, keluarga, dan bangsanya dan jangan mencoba untuk menjadi jati diri yang lain ,karena kehidupan di lam semesta ini memang tebentuk dari perbedaan yang tersusun secara harmonis atas kehendak Tuhan Sang Pencipta . Dan bukankah sudah di canangkan dalam konsep Bhineka Tunggal Ika.


Jumat, 17 Juli 2009

Indonesia Ku, Teror, Bom Bunuh diri dan Kuatnya Pengaruh Kata-kata

Ada apakah dengan mu Indonesia ku? Entahlah apa yang sedang terjadi dengan Negara ini, kejadian Ledakan bom di hotel JW Marriot dan Ritz Cartlon Jumat pagi kemarin jam 7.45 dan 7.48 WIB telah mencoreng kembali citra Indonesia dimata dunia. Sepertinya tak pernah berhenti kejadian demi kejadian dan musibah terus mencoba negeri ini. Jika datangnya musibah yang memang diluar kekuasaan kita sebagai manusia rasanya kita tidak akan meradang dan kita anggap sebagai bentuk teguran dari Yang Maha Kuasa, tapi jika akibat ulah perbuatan segelintir manusia tak beradab tidak terkait agama manapun, bangsa ini sudah bisa melihat, siapa yang berjuang untuk jihad di jalan Allah, dan siapa yang berjuang untuk syetan. Negeri ini masih negeri muslim walaupaun tatanan dan undang-undang yang berlaku bukan syariat Islam karena sebuah kesalahan masa lalu, kita harus akui itu dan siapapun penyerangnya yang jelas adalah telah amat sangat mengganggu ketentraman dan kedamaian di negeri ini dan telah melukai semua umat Islam di Indonesia.

Banyak dugaan mengenai serangan bom ini, dengan sasaran korban WNA tentunya ada motif publikasi internasional tentang adanya terorisme di Indonesia, meskipun akhir-akhir ini Indonesia dipuji karena kinerja polisi antiterornya yang cukup banyak berhasil mengungkap jaringan teroris, tentunya kondisi ini akan sangat merugikan posisi Indonesia karena bisa jadi akan banyak bermunculan travel warning dari berbagai negara luar dan kepercayaan intenasional kembali tercerabut dari akarnya dengan insiden ini. Sepertinya motif publikasi mereka cukup berhasil ditambah dengan momen rencana kedatangan Manchester United ke Jakarta sehingga tak pelak menjadi sorotan dunia dan jelas merupakan tamparan keras bagi kita.

Apakah ini sebuah realita yang ada di Indonesiaku sebagai bentuk menutupi satu masalah dengan masalah baru atau sebuah kelengahan para aparat kita yang menganggap bahwa kita telah aman dari serangan teroris seperti itu? Sesungguhnya tidak ada satu negarapun yang akan bebas sepenuhnya dari berbagai ancaman termasuk teroris, apalagi di negara kita kesenjangan sosial yang masih jauh sehingga orang lebih mudah melakukan hal-hal konyol dengan dibalut pakaian jihad dan syahid yang bukan pada tempatnya hingga membabi buta. Bahwa sebenarnyalah mereka orang-orang frustasi dengan kehidupan, Keyakinan yang sesat akibat doktrin dan pengaruh kata-kata yang sangat kuat dan besar pengaruhnya.

Masalahanya mungkin pada tingkat kewaspadaan di tingkat intelejen. Teroris semakin pintar Aparat keamanan dan intelejen harus lebih pintar dan masyarakat diharapkan dapat saling membantu karena ini adalah masalah bersama menyangkut ketentraman hidup orang banyak.

Bunuh diri akibat Double Bind

Disepanjang sejarah kita telah temui kekerasan, penindasan, kerusuhan bahkan perang yang saya anggap adalah akibat dari sebuah pengaruh doktrin lebih dalam lagi adalah doktrin dengan bahasa yang berawal dri ketidakpuasan, lebih dahsyat lagi dengan membawa isyu keyakinan sebuah Agama yang sangat sensitif.

Sepertinya tak ada pilihan lain untuk membuat hidup lebih bermakna dan mulia selain bunuh diri karena sebuah pilihan yang tak bisa diatasi dimana dua pilihan yang bertentangan, atau sama-sama buruk, disodorkan oleh sosok seorang penguasa kepada korban yang tidak menyadarinya. Hal itu bisa menyebabkan perasaan tertekan yang parah atau bahkan penyakit kejiwaan. "Salah jika kalian melakukannya, salah jika kalian tidak melakukannya". Istilahnya di sebut Double bind atau definisi yang lebih umum adalah pengajuan dua pilihan yang buruk- yang satu dipoles supaya terlihat lebih baik untuk mempengaruhi perilaku. Intinya adalah ketidak mampuan korban untuk melihat maksud dibaliknya.

Kata-kata bahkan lebih kuat dari yang anda bayangkan. Pada tahun 1977, seorang pendeta bernama Jim Jones menciptakan kata-kata yang meyakinkan 1.000 orang pengikutnya untuk meninggalkan rumah mereka di Amerika serikat dan membentuk komunitas Religius di “Jonestown” Guyana.

Pada tahun 1978, Jim Jones menciptakan kata-kata lain yang meyakinkan 914 dari 1.000 orang untuk mengakhiri kehidupan mereka dengan minum Kool-Aid rasa anggur bercampur racun sianida.

Double Bind mereka adalah : Hadapi kejahatan dunia luar atau minum Kool-Aid ini dan dapatkan keselamatan.

Jika ditarik benang merah dengan kejadian kejadian seperti itu termasuk kejadian Bom Bunuh diri dari mulai serangan WTC, bom Bali dan serangan-serangan lain di berbagai Negara termasuk yang terkahir di JW Marriot walaupun dengan kelompok, agama, waktu dan tempat yang berbeda ternyata ada banyak kesamaan yaitu sebuah motif dari sebuah keyakinan yang dianggapnya adalah suatu kebenaran mutlak. Benarkah…? Wallahu a’lam.

Inilah realita sebenarnya yang ada di dunia ini, selalu akan terjadi dan bisa terus terjadi. Aroma dendam dan banyak pengaruh serta penyimpangan berbagai ayat sejak berabad abad lalu akan selalu menghiasi jiwa-jiwa umat manusia, ketidakpuasan, pembenaran dan nafsu dan keserakahan adalah bagian darinya, bahkan jauh sebelum istilah homo homini lupus muncul (manusia adalah serigala bagi yang lainya), Semenjak Adam diturunkan ke dunia, Qabil telah membunuh Habil untuk satu alasan ketidakpuasaan dan hawa nafsu.

Hanya saja sekarang ini sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang mengharapkan kedamaian dan ketenangan hidup di bumi pertiwi ini, merasa prihatin atas duka, jeritan histeris, isak tangis, ketegangan, hiruk-pikuk, dan banyak lagi yang dapat mengingatkan kita kembali dimasa-masa lalu. Selalu saja pada akhirnya muncul pertanyaan , kenapa ini harus terjadi apakah karena diskriminasi?, kecemburuan sosial, atau memang orangnya yang tak punya sedikit saja hati nurani sehingga dengan bangganya mereka melakukan tindakan tak beradab. Marilah kita berdiam sejenak, mengkoreksi diri kita masing-masing dan mohon ampun kepada Allah SWT. Semoga hari-hari kedepan semakin baik dan negeri ini mendapatkan kedamaiannya kembali.
Semoga.


Kamis, 16 Juli 2009

Nyanyian Seorang Kakak

Seorang ibu muda, Karen namanya, sedang mengandung bayinya yang kedua. Sebagaimana layaknya para ibu, Karen membantu Michael, anaknya yang pertama yang baru berusia 3 tahun, untuk menerima kehadiran adiknya. Michael senang sekali. Kerap kali ia menempelkan telinganya di perut ibunya. Dan karena Michael suka bernyanyi, ia pun sering menyanyi bagi adiknya yang masih di perut ibunya itu.

Tiba saatnya bagi Karen untuk melahirkan. Tapi sungguh di luar dugaan, terjadi komplikasi serius. Baru setelah perjuangan berjam-jam adik Michael dilahirkan. Seorang bayi putri yang cantik, sayang kondisinya begitu buruk sehingga dokter yang merawat dengan sedih berterus terang kepada Karen, "Bersiaplah jika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi." Karen dan suaminya berusaha menerima keadaan dengan sabar dan hanya bisa pasrah kepada yang Kuasa. Mereka bahkan sudah menyiapkan acara penguburan buat putrinya bila sewaktu-waktu dipanggil Tuhan.

Lain halnya dengan Michael. Sejak adiknya dirawat di ICU ia merengek terus! "Mami... aku mau nyanyi buat adik kecil!" Ibunya kurang tanggap. "Mami... aku pengen nyanyi!!" Karen terlalu larut dalam kesedihan dan kekuatirannya. "Mami.... aku kepengen nyanyi!!!" Itu berulang kali diminta Michael bahkan sambil meraung menangis. Karen tetap menganggap rengekan Michael sebagai rengekan anak kecil. Lagi pula ICU adalah daerah terlarang bagi anak-anak. Baru ketika harapan menipis, sang ibu mau mendengarkan Michael. "Baik, setidaknya biar Michael melihat adiknya untuk yang terakhir kalinya. Mumpung adiknya masih hidup!" batinnya.

Ia dicegat oleh suster di depan pintu kamar ICU. "Anak kecil dilarang masuk!" Karen ragu-ragu. "Tapi, suster...." suster tak mau tahu. "Ini peraturan! Anak kecil dilarang dibawa masuk!"

Karen menatap tajam suster itu, lalu berkata, "Suster, sebelum diizinkan bernyanyi buat adiknya, Michael tidak akan kubawa pergi! Mungkin ini yang terakhir kalinya bagi Michael melihat adiknya!" Suster terdiam menatap Michael dan berkata, "Tapi tidak boleh lebih dari lima menit!"

Demikianlah, kemudian Michael dibungkus dengan pakaian khusus lalu dibawa masuk ke ruang ICU. Ia didekatkan pada adiknya yang sedang tergolek dalam sakratul maut. Michael menatap lekat adiknya... Lalu dari mulutnya yang kecil mungil keluarlah suara nyanyian yang nyaring "You are my sunshine, my only sunshine, you make me happy when skies are grey...."

Ajaib! Si Adik langsung memberi respon. Seolah ia sadar akan sapaan sayang dari kakaknya. "You never know, dear, How much I love you. Please don't take my sunshine away."

Denyut nadinya menjadi lebih teratur. Karen dengan haru melihat dan menatapnya dengan tajam dan, "Terus.... terus Michael! Teruskan sayang...," bisik ibunya sambil menangis.

"The other night, dear, as I laid sleeping, I dreamt, I held you in my..." Dan, Sang adikpun meregang, seolah menghela napas panjang. Pernapasannya lalu menjadi teratur..." I'll always love you and make you happy, if you will only stay the same..." Sang adik kelihatan begitu tenang, sangat tenang.

"Lagi sayang..." bujuk ibunya sambil mencucurkan air matanya. Michael terus bernyanyi dan.... adiknya kelihatan semakin tenang, rileks dan damai... lalu tertidur lelap.

Suster yang tadinya melarang untuk masuk, kini ikut terisak-isak menyaksikan apa yang telah terjadi atas diri adik Michael dan kejadian yang baru saja ia saksikan sendiri.

Hari berikutnya, satu hari kemudian, si adik bayi sudah diperbolehkan pulang. Para tenaga medis tak habis pikir atas kejadian yang menimpa pasien yang satu ini. Mereka hanya bisa menyebutnya sebagai sebuah terapi ajaib, dan Karen juga suaminya melihatnya sebagai mujizat Kasih Ilahi yang luar biasa, sungguh amat luar biasa!

Bagi sang adik, kehadiran Michael berarti soal hidup dan mati. Benar bahwa memang Kasih Ilahi yang menolongnya. Dan ingat Kasih Ilahi pun membutuhkan mulut kecil si Michael untuk mengatakan "How much I love you".

Dan ternyata Kasih Ilahi membutuhkan pula hati polos seorang anak kecil "Michael" untuk memberi kehidupan. Itulah kehendak Tuhan, tidak ada yang mustahil bagi-NYA bila IA menghendaki terjadi.

Source: Blue fame forum


Senin, 13 Juli 2009

Promise Yourself (Berjanjilah pada Dirimu)

Promise yourself to be so strong that nothing can disturb
Your peace of mind.
To talk health, happiness , and prosperity to every person you meet.
To make all your friends feel there is something in them.
To look at the sunny side of everything and make
Your optimism come true.
To think only of the best, work only for the best, and expect
only the best.

To be as enthusiastic about the success of others as you are about
Your own.
To forget the mistakes of the past and press on the greater
Achievement of the future
To wear a cheerful countenance at all times and give every living
Person you meet a smile.
To spend so much time improving yourself that you have no time
Left to critize others.
To be too big for worry and too noble for anger, and too strong for fear,
And to happy to permit the presence of trouble.


Christian D. Larsen



Berjanjilah pada Dirimu

Berjanjilah pada dirimu untuk menjadi begitu tegar sehingga tidak ada yang dapat mengganggu ketentraman dirimu.

Untuk membicarakan kesehatan yang baik, kebahagiaan dan kesejahteraan kepada setiap orang yang kau jumpai.

Untuk membuat semua temanmu merasa hidupnya penting dan berharga.

Untuk melihat yang terbaik dari segala hal dan bersikaplah optimis.

Untuk berpikir yang terbaik, bekerja yang terbaik dan berharaplah hanya yang terbaik.

Untuk selalu antusias terhadap kesuksesan orang lain seperti kesuksesanmu sendiri.

Untuk melupakan kesalahan-kesalahan masa lalu dan kejarlah kesuksesan yang lebih besar pada masa mendatang.

Untuk selalu ceria dan berikan senyuman pada setiap orang yang kau temui.

Untuk meluangkan waktu sebanyak mungkin untuk kemajuan dirimu sendiri sampai Anda tidak mempunyai waktu untuk mengkritik orang lain.

Untuk menjadi lebih besar daripada kekhawatiran dan terlalu mulia bagi kemarahan, terlalu kuat bagi ketakutan, dan terlalu bahagia untuk mengizinkan keberadaan dari masalah.

Jumat, 10 Juli 2009

Luangkan Waktu Untuk Relaksasi

Setelah seharian disibukkan dengan aktifitas harian yang menguras tenaga dan pikiran, ada baiknya ketika istirahat di rumah pada malam hari melakukan sedikit relaksai. Relaksasi adalah aktifitas yang membuat kita tenang. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menjadi tenang. Sekarang sudah banyak buku dan lembaga yang mengajarkan cara relaksasi. Pilihlah yang menurut anda sesuai dan tidak bertentangan dengan akidah yang kita anut. Salah satu cara teknik relaksai sederhana adalah dengan berbaring dan melemaskan seluruh sendi-sendi tubuh. Kemudian tarik nafas selama kurang lebih 15 detik, lalu hembuskan secara perlahan. Cara ini dilakukan dengan rileks dan lebih baik lagi dengan memajamkan mata serta mambayangkan kan hal-hal indah tentang masa depan yang kita harapkan…awas jangan sampai membayangkan yang jorok-jorok ya he he..

Lakukan semua itu seolah-olah kita melihat langsung keadaan yang menyenangkan. Saat kita meraih sukses pada masa yang akan datang. Saat ini dilakukan seolah-olah menoton film kehidupan sendiri yang indah. Akan lebih baik jika emosi senang dan gembira bisa Anda ciptakan.

Kita bisa melakukan relaksasi kapan saja dimana saja. Jika ternyata kita sedang menemukan kejenuhan saat bekerja dikantor, saat itu juga kita bisa melakukan relasasi ditempat kerja. Kita tidak perlu melakukannya dengan berbaring. Kita bisa melakukan gerakan-geraka untuk mengendurkan otot-otot dan merenggangkannya. Misalnya kita bisa melakukan gerakan kepala karah kanan dan kiri secara bergantian, masing masing setengah menit. Kemudian kita mengubah gerakannya kedepan, keatas dan menarik tangan ke punggung. Gerakan-gerakan tersebut dilakukan sambil berdiri dan mengatur pernapasan.

Buat para blogger yang kesehariannya duduk di depan komputer jangan keasyikan terus tanpa melakukan relasasi sejenak. Luangkanlah waktu 5 menit untuk relaksasi dalam setiap 1 atau 2 jam cukup untuk membuat kita kembali fresh. Cobain deh.

Sebaiknya kita melakukan gerakan relaksasi terutama gerakan pernapasan secara rutin, jika ia dilakukan dengan baik akan menumbuhkan kekuatan pada tubuh manusia.

Seperti ilmu beladiri tai-chi yang bertumpu pada latihan pernapasan. Demikian juga gerakan beladiri lainya banyak yang menggunakan tekhnik pernafasan untuk memompa kekuatan fisik. Pernapasan berarti menghimpun tenaga yang ada di alam untuk dimanfaatkan kedalam tubuh kita.

Relaksasi bermanfaat untuk mengurangi ketegangan membuat tubuh menjadi segar, pikiran menjadi jernih, menumbuhkan optimisme dan membangkitkan semangat hidup.


Sabtu, 04 Juli 2009

The Beautiful Words - Life Motivation

Karena permasalahan SEO, yang menyebabkan blog motivasi ini kehilangan indeks pada beberapa phrase , saya coba posting artikel Life Motivation english ini, yang berhubungan denan motivasi, yang saya ambil dari salah satu situs favorit saya sejak dulu tempat baca-baca berbagai artikel kata mutiara (beautiful words) , yaitu http://www.motivateus.com/ ,cuma entah url aslinya mana, karena kata mutiara di bawah telah lama saya simpan di dokumen pc saya. semoga bermanfaat saja.
  1. Anger is a condition in which the tongue works faster than the mind.
  2. You can't change the past, but you can ruin the present by worrying over the future.
  3. Love ......and you shall be loved.
  4. God always gives His best to those who leave the choice with Him.
  5. All people smile in the same language.
  6. A hug is a great gift..one size fits all. It can be given for any occasion and it's easy to exchange.
  7. Everyone needs to be loved...especially when they do not deserve it.
  8. The real measure of a man's wealth is what he has invested in eternity.
  9. Everything has beauty but not everyone sees it.
  10. It's important for parents to live the same things they teach.
  11. If you fill your heart with regrets of yesterday and the worries of tomorrow, you have no today to be thankful for.
  12. Happy memories never wear out.... relive them as often as you want.
  13. Home is the place where we grumble the most, but are often treated the best.
  14. Man looks at outward appearance but the Lord looks within.
  15. The choice you make today will usually affect tomorrow.
  16. Take time to laugh for it is the music of the soul.
  17. If anyone speaks badly of you, live so none will believe it.
  18. Patience is the ability to idle your motor when you feel like stripping your gears.
  19. Love is strengthened by working through conflicts together.
  20. The best thing parents can do for their children is to love each other.
  21. Harsh words break no bones but they do break hearts.
  22. To get out of a difficulty, one usually must go through it.
  23. We take for granted the things that we should be giving thanks for.
  24. Love is the only thing that can be divided without being diminished.
  25. Happiness is enhanced by others but does not depend upon others.
  26. You are richer today if you have laughed, given or forgiven.
  27. For every minute you are angry with someone, you lose 60 seconds of happiness that you can never get back.
  28. Do what you can, for who you can, with what you have, and where you are.

4 temperamen manusia sebagai tolak ukur keberhasilan melakukan tindakan

Temperamen dalam pengertian gampangnya adalah karakter atau gaya atau ciri khas seseorang dalam menerima dan menyelasikan masalah dalam kehidupan. dan kajian ini adalah ilmiah bukan puisi atau ramalan watak manusia , yang sudah di formulakan oleh para peneliti dan ahli psikologi barat dan filsafat asia timur-barat. dan pada bahasan ini saya kemukakan dengan bahasa yang sesederhana mungkin, supaya jika nantinya bermanfaat akan bisa di pahami dengan mudah oleh semua orang meski tak mengerti berbagai istilah psikologi dan kejiwaan

Ada 4 temperamen dalam diri manusia, yaitu :
  1. Temperamen Fisik
  2. Temperamen Mental
  3. Temperamen Emosi
  4. Temperamen Intuisi (hati )
Dalam prakteknya ke empat temperamen itu ibarat 4 buah keran air dalam diri manusia, yang mana ke empat keran itu yang akan mengalirkan kekuatan (power,kemauan,motivasi) kedalam setiap tindakan yang di lakukan seorang manusia.....dan pertanyaanya, manakah dari ke empat keran itu yang terbuka paling besar dalam diri anda...? , apakah anda termasuk jenis orang yang selalu melakukan tindakan dengan gaya fisik (serba action) , atau mental (serba rasional) ,atau emosi (serba emosi/ambisius), atau intuisi (serba pakai naluri)...?

Apa hubungannya dengan keberhasilan...?
Contoh: seorang seniman atau artis film yang umumnya bertemperamen emosi karena memang terlatih untuk pengendalian rasa dan perasaan, kemungkinan sekali akan stress jika di hadapkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang menuntut rasional mutlak, seperti teknik,penelitian,pemrograman, dan hal-hal lain yg menuntut rasional mutlak , begitu juga sebaliknya .

Yap, kenalilah temperamen kita, dan lihat apa masalah yang kita hadapi, dan kita selalu punya pilihan untuk membuka keran suatu temperamen selebar-lebarnya di sesuaikan masalah yang di hadapi, atau bersikeras mempertahankan temperamen/watak asli dan memaksakan diri untuk mneyelesaikan masalah meski tak sesuai dengan temperamen atau potensi/bakat kita.

Ok, 2 paragraf terakhir di atas saya singkat, karena nanti akan saya sambung lagi dengan uraian yang lebih jelas, karena saya pikir jika saya teruskan menulis sekarang akan panjang sekali ,hehe..soalnya tadi nulis tak di konsep ,saat lagi lihat komputer ,punya ide terus pegang keyboard .

selalu stop dreaming start action

Kamis, 02 Juli 2009

Berhentilah Berdalih


Suatu pagi di sebuah kantor seorang karyawan terlambat masuk kerja, setengan berlari dan tanpa basa basi langsung menuju ruang absen. Waktu sudah menunjukan 08:17 , sedangkan masuk kerja adalah pukul 8:00, yang berarti terlambat 17 menit. Setelah itu si karyawan tersebut langsung bekerja, saat sedang duduk di mejanya kerjanya, tiba-tiba pimpinannya datang menayakan kenapa terlambat? Dengan agak tergagap karyawan tersebut menjawab,kalau dia terjebak macet sehingga membuatnya terlambat.

Barangkali itulah sedikit gambaran betapa kita sebenarnya sering membuat alasan atau mencari-cari alasan agar kita bisa berkelit dari kesalahan atau kegagalan. Jika terlambat sekali-sekali mungkin wajar dan bisa masuk akal, tetapi jika keterlambatan selalu ada dalam setiap minggunya, barangkali memang ada yang tidak beres dengan jadwal keberangkatan kerjanya, mungkin akan ada saja alasan untuk berdalih misalkan ban kendaraan bocor, atau mobilnya mogok dan lain sebaginya. Kalaupun tidak terlambat, setiap hari pun masuk kerja mepet-mepet waktunya kurang beberapa menit bahkan detik.

Kebiasaan berdalih atau membuat alasan tanpa sadar sering kita lakukan bukan hanya di bidang kerja saja, tapi mencakup semua aspek kehidupan. Bila dihadapkan pada suatu masalah pikiran kita akan langsung berpikir untuk membuat alasan. Saat kita terlambat masuk kerja atau sekolah sebenarnya sejak di perjalanan pun pikiran kita berpikir untuk membuat alasan yang tepat, karena tahu bakal terlambat. Seorang yang merasa belum punya pekerjaan akan berdalih sulitnya mendapat pekerjaan karena ijazahnya hanya SMA, padahal banyak juga yang yang lulusan sarjana tapi tetap saja sulit mendapatkan pekerjaan.

Seorang karyawan bekerja asal-asalan karena berdalih gajinya kecil jadi buat apa capek-capek kerja, toh gaji yang diterima kita segini-segini juga jadi kerja juga ya apa adanya aja. Mulailah dirinya membuat statement seandainya gaji saya naik atau mendapatkan gaji sesuai dengan yang diharapkan mungkin saya akan bekerja sungguh-sungguh. Tetapi setelah gajinya naik manusia selalu akan merasa kurang dan kembali pada pola lamanya.

Seseorang yang belum punya pasangan berdalih bahwa dia tidak punya pacar karena wajahnya pas-pasan, ataupun tidak memiliki cukup materi shingga kurang percaya diri terhadap wanita. Ah… saya cuma orang miskin, mana ada perempuan yang mau atau pantas saja dia dapat pasangan cantik / ganteng karena anak orang kaya sih…
Pantas saja dia maju usahanya punya banyak modal sih…dan berbagai dalih yang terus di buat untuk mneghindari ketidakmampuannya. Bahkan Tuhan pun dijadikan alasan bahwa Tuhan tidak adil…....Masya Allah.....

Hei…sobat ….,berhentilah berdalih.....karena sobat dekat dari berdalih adalah sikap mengeluh. Berhentilah membuat alasan, berhentilah menjadi karyawan yang selalu mengeluh dengan gaji yang diterima dan mengeluh dengan kebijakan dan aturan yang ditetapkan perusahaan. Anak yang selalu menciptakan alasan atas kesalahan yang dilakukan, selalu mengeluh dengan keadaan fisiknya, kondisi ekonomi keluarga, fasilitas pendidikannya, dan semuanya. Itu semua hanyalah dalih dan cermin ketidak mampuan untuk bersukur.

Sembilan puluh sembilan persen dari semua kegagalan berasal dari
orang-orang yang punya kebiasaan berdalih.


Jika Anda ingin menciptakan kehidupan yang penuh keberhasilan, Anda harus memegang kendali hidup Anda. Mulai sekarang, berhenti berdalih, berhenti mengeluh, berhenti mengeluh atas kekurangan fisik Anda, berhenti mengeluh atas ketidakadilan yang terjadi dalam hidup Anda, berhenti menggunakan alasan mengapa Anda tidak bisa dan belum mendapatkan apa yang Anda impikan sampai saat ini, dan berhenti menyalahkan keadaan di luar diri Anda. Anda harus berjanji pada diri Anda, bahwa mulai saat ini, Anda berhenti melakukan semuanya itu selamanya. Tindakan berhenti menyalahkan adalah tanda bahwa Anda mengasihi diri Anda dan masa depan Anda.

Cobalah untuk berhenti sejenak dan renungkan apakah benar kita biasa berdalih, jka benar tuliskan dan katakan pada diri Anda kalimat ini: Saya bertanggungjawab atas hidup saya ! Harus ditanamkan dalam benak Anda, bahwa Andalah satu-satunya orang yang bertanggungjawab terhadap hidup Anda.

Kesuksesan adalah keputusan untuk mengubah hambatan menjadi kesempatan untuk meraih sukses. Mungkin salah satu hal yang menghambat Anda untuk meraih sukses karena Anda dipenuhi dengan berbagai macam dalih. Hentikan dalih Anda jika Anda ingin meraih keberhasilan.