Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Minggu, 17 Januari 2010

Beginilah jika bumi hanya dihuni oleh 100 orang saja

Sungguh menarik jika membayangkan bahwa bumi hanya di huni oleh 100 saja. Coba Likat! Jika seluruh populasi penduduk bumi tinggal dalam satu desa dan disusutkan hingga menjadi tinggal 100 orang saja, dan jika seluruh perhitungan rasio kependudukan masih berlaku, seperti apakah kira-kira profil desa bumi tersebut?



Philip M. Hartner, MD dari fakultas kedokteran Stanford University Amerika Serikat mencoba menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut.

Berdasarkan analisanya pada penduduk desa bumi, ditemukan komposisi sebagai berikut :

* Dari perbandingan sukubangsa :

Maka bumi akan dihuni oleh :

57 orang Asia,

21 orang Eropa,

14 orang dari bagian bumi sebelah barat dan

8 orang Afrika

* Dari perbandingan jenis kelamin :

52 orang perempuan,

48 orang laki-laki

* Dari perbandingan warna kulit:

20 orang kulit putih,

80 orang kulit berwarna

* Dari tingkah laku seksual:

89 orang heteroseksual,

11 orang homoseksual

* Dari kekayaan dan kesejahteraan:

6 orang memiliki 59% dari seluruh kekayaan bumi, dan ke enam orang tersebut berasal dari Amerika Serikat,

80 orang tinggal di rumah-rumah yang tidak memenuhi standar,

70 orang tidak bisa membaca,

50 orang menderita kekurangan gizi,

1 orang hampir meninggal,

1 orang dalam kondisi hamil,

1 orang memiliki latar belakang perguruan tinggi,

1 orang mempunyai computer.

Sekarang mari kita renungkan analisa Hartner dan simak hal-hal berikut ini :

  • Jika anda tinggal di rumah yang baik, memiliki banyak makanan dan dapat membaca — maka anda adalah bagian dari kelompok terpilih dan lebih kaya dari 75% penduduk bumi yang lain.
  • Jika anda memiliki rumah yang baik, memiliki banyak makanan , dapat membaca, memiliki computer –maka anda adalah bagian dari kelompok elit.
  • Jika anda bangun pagi ini dan merasa sehat — anda lebih beruntung dari jutaan orang yang mungkin yang mungkin tidak dapat bertahan hidup hingga minggu ini
  • Jika anda tidak pernah merasakan bahaya perang, kesepian karena dipenjara, kesakitan karena penyiksaan, atau kelaparan – anda lebih beruntung dari 500 juta orang yang lainnya.
  • Jika anda dapat menghadiri pertemuan politik, ikut kampanye, menjadi caleg, diskusi dan pertemuan keagamaan tanpa merasa takut ditangkap, disiksa, dikucilkan – anda lebih beruntung, karena lebih dari 3 milyar penduduk bumi tidak dapat melakukannya dengan bebas.
  • Anda juga mungkin termasuk anggota dari 8% kelompok orang-orang kaya dunia – jika anda sekarang ini memiliki uang di dompet, di bank dan mampu membelanjakan sebagian uang anda untuk makan di restoran.
  • Dan jika anda membaca pesan ini sampai selesai – anda baru saja mendapatkan karunia ganda : karena seseorang memikirkan anda, dan anda lebih beruntung dari 2 milyar orang yang tidak dapat membaca sama sekali.
Demikianlah. Semoga anda dapat menikmati hari yang indah ini. Duduk di depan computer, merancang hari depan dengan baik, perduli pada sesama. Hitunglah karunia keberuntungan anda bak-baik, dan sampaikan kepada orang lain untuk mengingatkan, bahwa sebenarnya kita adalah orang-orang yang sangat beruntung.

Sabtu, 16 Januari 2010

Fallacy adalah - Solusi supaya tidak terjebak dalam logika yang tak bermanfaat

Fallacy adalah elemen didalam argumen yang mengacaukan logika berfikir sehingga mengakibatkan suatu diskusi atau perdebatan menjadi tak obyektif dan tak sah secara keseluruhan.
logika fallacy berfikirSolusi supaya tidak terjebak dalam logika fallacy atau termakan fallacy-sensitivity adalah kejujuran,kejernihan hati, dan kebijakan dalam memahami perbedaan, sehingga bisa menerima kesimpulan-kesimpulan dari rasionalitas dan logika yang dihasilkan suatu pernyataan dengan pikiran terbuka , dengan kejernihan hati kita akan bisa menerima kebenaran dengan lapang hati bahwa seorang anak balita melempar ayahnya dengan batu adalah bukan suatu kejahatan.

Dialog ringan :
Dodol : "2 + 3 = 10"
Bedu : "Dodol , anda tidak rasional banget ...2 + 3 adalah 5 tauuu.."
- Dodol dan Bedu sama-sama salah , hasil berhitung Dodol jelas salah, pendapat bedu bahwa Dodol tidak rasional juga salah . Karena Dodol melakukan tindakan yang rasional ,yaitu berhitung, hanya saja rasionalitas dodol menghasilkan output logika yang salah.

Contoh sebuah pernyataan berikut:

Menyebarkan berita kebohongan yang merugikan orang lain adalah pelanggaran yang akan di kenai sangsi undang-undang pencemaran nama baik.
Si A membuat pernyataan di surat kabar "para pekerja buruh di Indonesia sangat buruk kelakuannya jika menyampaikan aspirasi cenderung menggunakan emosi dibanding akal sehat"
Menurut anda apa solusi terbaik mengatasi kelakuan para buruh tersebut ?
Jawab : Anda (si A) telah sembarangan menuduh tanpa bukti yang jelas, dan anda bisa dikenai undang-undang pencemaran nama baik.


Contoh pernyataan serta argumen di atas tentu saja salah, baik yang membuat pernyataan maupun yang menjawab:
- Kata "...cenderung menggunakan emosi dibanding akal sehat" adalah tidak rasional , karena menggunakan emosi bukan berarti akalnya tidak sehat , yang relevan adalah "cenderung menggunakan emosi dibanding kepala dingin" atau "cenderung menggunakan cara emosional"
- Argumen bahwa si A merupakan tidnakan pencemaran nama baik juga salah dan tidak rasional, karena obyek hukum dari UU pencemaran nama baik dalah orang / manusia sedangkan pernyataan "para pekerja buruh indonesia" bukan suatu obyek hukum.

Uraian diatas itulah yang dimaksud dengan fallacy, yaitu komponen dalam argumen atau pernyataan yang membuat logika jadi kacau balau sehingga seluruh perdebatan menjadi tidak sah. Memang menganalisa fallacy dan menemukannya dalam esai argumentasi bisa merupakan sesuatu yang sederhana dan mudah, tapi bisa juga bukan sesuatu yang mudah, tergantung obyek yang terkandung dalam diskusi. sebab fallacy sering kali bersembunyi dalam tumpukan poin-poin dalih yang mengaburkan hubungan logis dengan pernyataan yang timbul. Kadang fallacy tidak langsung terlihat pada pandangan/pengenalan pertama, dengan begitu fallacy dapat dengan mudah mengaduk-aduk serta mencuri emosi/ kelemahan intelektual audiens /khalayak/pembaca.

Yang diperlukan untuk mengerti esensi fallacy, kita harus mengerti apa arti argumentasi. Argumentasi terdiri dari satu atau dua premis dan ditutup dengan satu kesimpulan. Premis adalah pernyataan yang entah memposisikan diri di ujung A atau memposisikan diri di ujung B yang didukung oleh klaim yang tertata rapi. Sementara fallacy merupakan kesalahan dalam berlogika yang muncul pada statement klaim.

Beberapa contoh fallacy yang lain : [1]“Ada sebuah ajaran yang menyatakan makan daging babi adalah haram - Ada sebuah gambar orang yang sedang memakan daging babi, berarti gambar itu haram, atau paling tidak suatu yang buruk karena bisa mempengaruhi tidankan manusia yang melihat” [2] “Semua harimau yang kutau sangat buas dan berbahaya, jadi pasti benar jika semua harimau pasti buas dan berbahaya, sehingga harimau pasti harus tidak di dekati”

Aristoteles adalah orang pertama dianggap sebagai sang dewa logis formal (menciptakan kode dan peraturan untuk bernalar) dan informal (menciptakan definisi kesalahan nalar, disebut sebagai fallacy). Guru Aristoteles yaitu Plato sebenarnya diberikan gelar istimewa sebagai filosofer pertama yang mengumpulkan aneka kesalahan dalam berdebat. Ulasan Plato berjudul Euthydemus menyimpan koleksi kesalahan argumen dalam bentuk dialog. Mengapa kita perlu repot-repot harus mengetahui cara berlogika yang salah, bukankah seharusnya kita lebih baik mempelajari cara menyusun argumentasi yang benar?

Alasan pertama, tiap orang seyogyanya mengerti cara membela diri saat diserang sebab kejahatan dalam menciptakan sanggahan statement sering terjadi. Agar tahu cara memperbaiki kesalahan si pembantah atau meyakinkan pernyataan, kita perlu tahu mengapa mereka salah. Alasan kedua, mempelajari tata cara berlogika yang baik dan benar seperti memiliki peta dari kota A ke kota B, tapi bahkan seorang nagivator ulung pun sering kali tersesat. Itulah pentingnya saat menemukan papan “dilarang masuk”, “buntu” atau “salah jalan”. Papan-papan ini dapat dimetaforakan sebagai rambu-rambu berargumentasi yang keliru.

Perhatikan baik-baik sekeliling kita. Fallacy tidak hanya ditemukan dalam esai argumentasi, fallacy sering dibajak penggunaannya secara verbal untuk politik, media, dan kepentingan-kepentingan umum lainnya. Dilema yang salah merupakan fallacy yang terdengar logis, yaitu (familiar mendengarnya?) kalau kau tidak bersamaku, berarti kau menentangku. Tidak ada hal yang logis dalam pernyataan ini melainkan suatu opini pribadi yang mengalihkan perhatian pemirsa dari persoalan yang sesungguhnya - kata motivasi cinta

Sebagai contoh : Seseorang berkata, “Anda tidak memiliki moral atau pengalaman yang pantas untuk membahas topik ABCDE”, merupakan pernyataan fallacy yang sangat jelas,yaitu suatu statement argumentasi yang tidak mendalihkan topik ABCDE melainkan menyerang orang yang sedang membahas topik ABCDE. Statement ini sering muncul dalam adu debat yang memanas,pengalihan perhatian dari poin penting sesungguhnya. Istilah ini disebut dalam bahasa Inggris sebagai red herring atau terkenal juga dengan fallacy of relevance.

Red Herring
Red Herring adalah argumen yang tak ada sangkut-pautnya dengan argumen lawan, yang digunakan untuk mengalihkan perhatian orang dari perkara yang sedang dibahas, serta menggiring menuju kesimpulan yang berbeda.

Sesat-pikir ini biasanya akan keluar jika seseorang tengah terdesak. Ia akan langsung melemparkan umpannya ke topik lain, di mana topik lain ini sukar dihindari untuk tidak dibahas. Itu karena biasanya pemilihan topik lain itu ‘baunya’ cukup kuat seperti perumpamaan ikan merah (red herring) antara lain topik yang aktual atau isu yang cukup dengan lawan debat

Red herring menjadi menarik karena red herring dapat muncul dalam berbagai bentuk tulisan; tidak hanya non fiksi melainkan juga fiksi. Dalam fiksi, red herring berbentuk pengalihan perhatian pembaca dari awal sampai mendekati akhir dan memberikan penutupan yang tak diduga. Misalnya, kisah-kisah detektif atau misteri memiliki banyak red herring. Red herring non fiksi dalam bentuk fallacy di suatu pernyataan argumentasi melakukan kecurangannya seperti penyerangan individu (bacalah contoh di atas), mengatasnamakan suatu grup yang mendominasi (jika banyak orang percaya, berarti kita harus percaya juga), menciptakan rasa takut (tentu saja benar karena jika salah, kita akan menderita dan tersiksa), mengaitkan topik dengan tokoh penting yang pastinya (terdengar) tak terbantahkan, dan banyak lagi. Seorang selebritis terkenal jika mengatakan dalam iklan televisi bahwa dia minum jus jeruk bermerek ABCD agar tubuh menjadi bugar menciptakan ilusi di kepala penonton bahwa jus jeruk itu sudah pasti berkasiat karena sang seleb meminumnya dan terlihat sehat.

Para pendebat korup menggunakan red herring dalam argumentasinya membuat seakan-akan argumentasinya tak terbantahkan.

Sebenarnya ada juga fallacy yang sesungguhnya tidak fallacy tapi audiens dapat terdorong ke arah kesimpulan yang salah. Misalnya, kalimat ambigu atau kata yang tidak jelas (kata dia dalam bahasa Indonesia yang tidak memiliki definit arti sebagai perempuan atau lelaki) akan menyesatkan atau bahkan menciptakan kesimpulan yang salah.

Beradu argumentasi dengan sengaja dan sadar menyelipkan fallacy merupakan kecurangan yang seharusnya dihindari. Fallacy sendiri memiliki banyak sekali jenis, sehingga ruang tulisan ini tidak dapat menampung semuanya. Tapi apa pun itu, fallacy tetap menjadi fallacy, suatu logika yang terdengar logis namun sesungguhnya menciptakan kesalahan berlogika dan koneksi statement yang tak saling terkoneksi (sesat logika). Mengerti fallacy berarti memberikan kehormatan kepada cara berlogika yang baik dan benar.

Kesimpulan logis fallacy (logical fallacy)
Logical fallacy atau sesat-pikir logis adalah suatu komponen dalam argumen, muncul dalam statement klaim yang mengacaukan logika. Sesat-pikir, akan sangat efektif digunakan dalam provokasi, menggiring opini publik, debat perencanaan undang-undang, pembunuhan karakter, hingga menghindari jerat hukum. Memang, dengan memanfaatkan sesat-pikir logis sebagai silat lidah kita dapat memenangkan suatu diskusi, namun itu menjauhkan kita dari esensi permasalahan inti.

Semoga tidak terjebak dalam logika yang tak bermanfaat bahkan menjatuhkan

Artikel terkait : Fallacy

Referensi kutipan :
http://sepocikopi.blogspot.com

Jumat, 15 Januari 2010

Gitu aja kok repot - Logika sikap dan berfikir dalam Islam


Kata Gusdur "Gitu aja kok repot" , bisa di terjemahkan dengan nyaman dari lapisan orang awam sampai kaum sufi, dan berlaku universal untuk seluruh agama. Memang manteb tokoh kita itu.

Untuk apa tau?


Apa itu bilangan, dan berapa jumlah dari 1 + 1?

Secara umum : Jika kita tanyakan kepada masyarakat umum atau kepada seorang Guru TK , maka untuk pertanyaan di atas akan di jawab:
Bilangan adalah angka sperti 1,2,3,4,5,...dst . dan jumlah dari 1+1 =2

Secara khusus : Jika kita tanyakan kepada seorang Dosen Pengajar Teknik Elektro atau Teknik Komputer atau seorang Assembly Programmer , maka untuk pertanyaan di atas akan di jawab:
Bilangan apa..? Desimal, Biner, heksa,...dst . dan jumlah dari 1+1 = 2 secara desimal , 1+1=10 secara biner ,5+5=A secara heksadesimal . (ket, bilangan biner - bil Heksa)

So, apakah itu artinya seorang teknik elektro memiliki pengetahuan yang lebih baik dan bermanfaat di banding seorang Guru TK...?

Bukan ukuran, dan belum tentu Seorang Dosen teknik Komputer bisa berhasil mendidik anak TK , belum tentu pula Sang Dosen lebih mendapatkan manfaat dari pengetahuan berhitungnya yang lebih banyak, baik manfaat buat dirinya sndiri maupun buat manusia lain.

Definisi Islam

Apa itu Islam?

Secara Bahasa : Islam adalah sebuah agama , dalam terminologi bahasa berarti "Damai" ,Kata “Islam”, yg berarti `tunduk', berasal dari kata infinitif Salama. Kata "Salam", yg berarti `damai', berasal dari kata kerja Salima yg berarti ‘diselamatkan atau selamat dari bahaya'.dan masih memiliki serentetan terminologi....

Secara Penganut islam umum : Islam adalah berserah diri kepada Tuhan Allah

Secara Kajian Ilmu Tauhid:

Pengertian Islam
Islam secara etimologi (bahasa) berarti tunduk, patuh, atau berserah diri. Adapun menurut syari’at (terminologi), apabila dimutlakkan berada pada dua pengertian:

Pertama.
Apabila disebutkan sendiri tanpa diiringi dengan kata iman, maka pengertian Islam mencakup seluruh agama, baik ushul (pokok) maupun furu’ (cabang), juga seluruh masalah ‘aqidah, ibadah, keyakinan, perkataan dan perbuatan. Jadi pengertian ini menunjukkan bahwa Islam adalah mengakui dengan lisan . Dan nama tuhan orang Islam bukan cuma Allah, di dalam Al-Qur'an saja ada 99.

"(Ingatlah) ketika Rabb-nya berfirman kepadanya (Ibrahim), ‘Berserahdirilah!’ Dia menjawab: ‘Aku berserah diri kepada Rabb seluruh alam.’” [Al-Baqarah: 131]

Kedua
Apabila kata Islam disebutkan bersamaan dengan kata iman, maka yang dimaksud Islam adalah perkataan dan amal-amal lahiriyah yang dengannya terjaga diri dan harta-nya[2], baik dia meyakini Islam atau tidak. Sedangkan kata iman berkaitan dengan amal hati

“Orang-orang Arab Badui berkata, ‘Kami telah beriman.’ Katakanlah (kepada mereka), ‘Kamu belum beriman, tetapi katakanlah, ‘Kami telah tunduk (Islam),’ karena iman belum masuk ke dalam hatimu. Dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikit pun (pahala) amalmu. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.’” [Al-Hujuraat : 14]

So, apakah itu artinya seorang Ahli tauhid memiliki pengetahuan yang lebih baik dan bermanfaat di banding orang umum yang pengetahuannya pas-pasan...?

Bukan ukuran, dan belum tentu Seorang Ustadz, Kyai, Ulama bisa membawa berkah buat umat , belum tentu pula Ustadz, Ulama, kyai lebih mendapatkan manfaat dari pengetahuan keislamanya yang lebih banyak, baik manfaat buat dirinya sendiri maupun buat manusia lain.


Sufisme Dalam Lalulintas

Syariat Tarekat Hakekat Marifat Pejabat

Coba kita bahas dan buat analogi dengan istilah dan memakai bahasa lalu lintas yang sudah memasyarakat di lingkungan kita .

Sareat:
Pada hakekatnya Jiaka di analogikan mirip dengan sariatnya peraturan Lalu lintas,
Banyak rambu-rambu seperti huruf P, S, atau simbol-simbol tanda bahwa jalan didepan ada tanjakan, jalan turun dan jalan berkelok-kelok,didepan ada jembatan ...dst. Tanda-tanda tersebut diperuntukkan para pengemudi agar berhati-hati jika melihat tanda-tanda tersebut. Barangsiapa mentaati peraturan tersebut, maka sipengemudi akan selamat sampai tujuan.

Didalam peraturan tersebut tidak memperdulikan apakah si-pengemudi mempunyai SiM A, B, B1, B2 atau hanya SiM C dan semua peraturan berlaku bagi semua pengguna jalan tersebut.

Tarekat:
Pada hakekatnya; Tarekat didalam perlalu-lintasan adalah setiap pengguna jalan mengetahui apa arti dan makna, kenapa tanda-tanda lalulintas tersebut dipasang dipinggiran lalan dan di tempat yang tertentu dan maksud tujuan kenapa tanda-tanda tersebut dipasang?
Dari mana pengemudi bisa mengerti apa makna dan tanda-tanda tersebut dipasang?
Tentunya tanda-tanda dan artinya bisa dibaca di kitab peraturan per-lalulintas-an.
Karena hanya dari buku panduan per-lalulintasan lah hanya satu-satunya buku yang bisa dijadikan pedoman kalau melanggar tanda-tanda lalulitas tersebut dilanggar; dengan ketentuan ancaman, denda maupun akibat dari pelanggaran tersebut sudah diatur bahkan SiMnya pun bisa-isa dicabut akibat dari pelanggaran yang dilakukan.

Hakekat:
Pada hakikatnya; hakekat didalam perlalulintasan adalah; menjelaskan bahwa siapa yang berhak membuat peraturan didalam undang-undang perlalulintasan itu?
Pak Polisi atau dari fihak Kepolisian? Jelas dalam hal ini yang ber-hak membuat peraturan dan mengeluarkan peraturan dan segala isi dari peraturan tsb adalah dari pihak Kepolisian tersebut.

Maripat:
Pada hakikatnya; kita sudah mengetahui bahwa yang membuat dan mengeluarkan kitab isi aturan didalam buku itu adalah KePOLISIan, maka kita wajib menghormati dan menjalankan dengan benar sesuai dengan aturan yang sudah diBUKUkan.

Ada sebagian pengemudi yang mempunyai SiM dan ada juga yang tidak mempunyai SiM.
Bagi masyarakat yang mempunyai SiM (agama) dengan pasti (mungkin) akan mentaati segala aturan yang sudah ditetapkan dan bagi tidak mempunyai SiM (tidak beragama) pun juga berkeyakinan jika patuh menjalankan aturan dan telah mengetahui arti dan makna tanda rambu-rambu dan menjalankan dengan taat pasti juga akan sampai tujuannya.

Demikian juga ada yang tidak perlu sampai mengenal atau mengetahui siapa yang membuat aturan dan tidak usah membaca buku dan sudah menerti atri dari rambu-rambupun berkeyakinan akan sampai pada tujuannya.

Mungkin diantara si pengemudi yang mempunyai SiM berkeyakinan, jika sudah mengenal si-pembuat buku peraturan akan mendapatkan privileges seperti; jika salah parkir atou salah jalan dan ditangkap oleh polisi, maka tidak kena tilang dlsb-nya atau malahan ditunjukkan lewat jalan mana yang benar yang harus ditempuh atau malahan diberi kemudahan seperti diantar dikawal sampai ketempat tujuannya.

Pada hakekatnya apa yang sudah saya jabarkan tsb diatas, rekan-rekan sudah mengetahuinya karena di forum politikana ini tempatnya orang-orang pinter dan sakti berkumpul seperti apa yang pernah di katakan mimizu

Pejabat:
Tak ada jabatan dalam Iman , jadi jangan pernah merendahkan kadar keimanan seseorang. Dan Iman tak bisa di kalkulasi atau di buktikan rasio manusia.


Kamis, 14 Januari 2010

Sang motivator yang luar biasa

Kehidupan memang bagaimana kita memaknainya, kebahagiaan adalah keputusan hati. Banyak yang mencari hal-hal berharga dengan pergi jauh dari luar dirinya. Padahal anugerah dan kekayaan nyata ada dalam diri.

Lelaki ini adalah Nick Vujicic, dia adalah seorang pengkhotbah, seorang pembicara motivasi dan direktur organisasi Life Without Limbs, sebuah organisasi bagi penyandang cacat.

Nick hingga saat ini telah menginspirasi banyak orang di dunia ini untuk selalu bersikap positif dan terus berani menghadapi kehidupan ini, Nick adalah seorang tidak memiliki kesempurnaan pada fisik tubuhnya yaitu tidak mempunyai tangan dan kaki sejak lahir.

Tapi meski Nick Vujivic seorang cacat tapi tidak ada dan tidak seorangpun mampu menyetop pria berani ini untuk melakukan aktivitasnya ,dia melakukan selancar, berenang, bermain golf dan sepak bola. ini yg disebut dengan memiliki kekuatan pikiran yang sesungguhnya.

Melalui organisasi yang dipimpinya "Life without limbs" ,dia memberikan pidato di seluruh dunia dengan subjek dari ketidakmampuan dan harapan.


Jika seorang cacat seperti nick bisa begitu memberikan manfaat dan hal-hal berharga bagi banyak orang, sungguh mengharukan dan segala puji syukur kepada Sang Pencipta atas segala kesempurnaan di alam semesta dan selalu memelihara mahluk-mahluknya dengan kasih-sayang tanpa batas.

"Semoga memberikan inspirasi dan motivasi hidup, dan menambah rasa syukur pda kehidupan ini bagi yang di karuniai fisik normal"

Manfaat fungsi dan pentingnya Agama buat manusia

Jika ada pertanyaan : Manfaat fungsi dan pentingnya Agama buat manusia..?
Jawaban saya pribadi adalah: untuk menjadi lebih baik dan lebih sempurna dalam segala hal.

Agama berhubungan dengan sesuatu yang tidak bisa di buktikan secara rasioa ,yaitu yang bernama "Iman" , dan memang rasio bukan segalanya , jika manusia selalu terikat dengan rasionalitas , maka bagaimana akan mencapai yang namanya kebahagiaan dan menikmati makna dari hidup adalah sejengkal, dan manusia sendiri merupakan produk dari irasionalitas yaitu emosional (hubungan intim bapak-ibu).

Lebih lanjut tentang esensi agama : Arti agama dan Tuhan

Dari segi pragmatisme, seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. Bagi kebanyakan orang, agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. Tetapi dari segi sains sosial, fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang diuraikan di bawah:

* Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia.
Agama dikatakan memberi pandangan dunia kepada manusia karena ia sentiasanya memberi penerangan kepada dunia(secara keseluruhan), dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. Penerangan dalam masalah ini sebenarnya sulit dicapai melalui indra manusia, melainkan sedikit penerangan daripada falsafah. Contohnya, agama Islam menerangkan kepada umatnya bahwa dunia adalah ciptaan Allah(s.w.t) dan setiap manusia harus menaati Allah(s.w.t). begitu juga untuk yang beragama lain dengan kepercayaan kepada Tuhan yg di miliki.

* Menjawab pelbagai pertanyaan yang tidak mampu dijawab oleh manusia.
Sebagian pertanyaan yang sentiasa ditanya oleh manusia merupakan pertanyaan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. Contohnya pertanyaan kehidupan setelah mati, tujuan hidup, soal nasib dan sebagainya. Bagi kebanyakan manusia, pertanyaan-pertanyaan ini sangat menarik dan perlu untuk menjawabnya. Maka, agama itulah fungsinya untuk menjawab soalan-soalan ini.

* Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia.
Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok manusia. Ini adalah karena sistem agama menimbulkan keseragaman bukan saja kepercayaan yang sama, melainkan tingkah laku, pandangan dunia dan nilai yang sama.

* Memainkan fungsi peranan sosial.
Kebanyakan agama di dunia ini menyarankan kepada kebaikan. Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kode etika yang wajib dilakukan oleh penganutnya. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi peranan sosial.

Hidup dalam cinta

Anda memiliki kemampuan untuk mencintai. Dan dari kemampuan itu datang setiap kemampuan. Cinta dapat mengubah beban yang paling menyakitkan menjadi kekuatan yang tak terbayangkan.

Berhenti berjuang melawan apa yang telah dan anda mulai mencintai, apa yang anda tahu anda bisa. Hidup dalam cinta, dan anda hidup dengan kekuasaan. Hidup dalam cinta, dan memungkinkan terbaik dalam diri anda untuk mengetahui ekspresi penuh.

Cinta membuat anda tetap fokus pada apa yang benar-benar penting. Cinta membuat anda tetap akan melawan segala rintangan. Lepaskan khawatir, cemas, kemarahan dan frustrasi, dan cinta ada di sana.

Dan Itu bersinar lebih terang daripada sebelumnya. Hidup dalam cinta. Dan hidup anda penuh dengan cinta.


by Cecep Y Pramana
aktif di Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU
website: www.pkpu.or.id

Rabu, 13 Januari 2010

Komitmen

Hari ini, anda berkomitmen untuk sesuatu. Apa itu? Apakah anda mempunyai komitmen hanya untuk mendapatkan hari ini hanya dengan upaya sesedikit mungkin?

Atau apakah anda berkomitmen untuk sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang luar biasa dan menyenangkan serta memuaskan?

Apa pun yang anda benar-benar berkomitmen untuk itu, adalah persis apa yang akan anda capai. Apa pun yang anda benar-benar berkomitmen untuk itu, tentukan jenis kehidupan yang anda pimpin.

Dalam diri anda ada sebuah visi yang rindu untuk dibawa kedalam kehidupan. Ini visi yang layak untuk anda komitmen penuh.

Komitmen terhadap visi anda yang paling mendalam adalah tidak mudah, dan akan meminta banyak hal dari anda. Namun anda tahu bahwa itu adalah pilihan terbaik.

Membuat pilihan, membuat komitmen bahwa yang terbaik dalam dirimu, lagi dan lagi, setiap saat dan setiap hari. Dan kehidupan yang anda ciptakan, hidup anda sendiri, akan ada kekurangan yang luar biasa.


by Cecep Y Pramana
Aktif di Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU
website: www.pkpu.or.id