Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Senin, 23 Juli 2012

Alfabet Keberhasilan

Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma dari IQ
saja. Peran EQ (Emotional Intelligence) pada
kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ. Seorang pakar EQ
bernama Patricia Patton memberikan tips bagaimana kita
menemukan dan memupuk harga diri, yang disebutnya
alfabet keberhasilan pribadi.

Yuk kita lihat apa maksudnya :

A : Accept.
Terimalah diri anda sebagaimana adanya.
B : Believe.
Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa
yang anda inginkan dalam hidup.

C : Care.
Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda
inginkan dalam hidup.

D : Direct.
Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan
kepercayaan diri.

E : Earn.
Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan
tetap berusaha menjadi yang terbaik.

F : Face.
Hadapi masalah dengan benar dan yakin.

G : Go.
Berangkatlah dari kebenaran.

H : Homework.
Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk
pengumpulan informasi.

I : Ignore.
Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda
mencapai tujuan.

J : Jealously.
Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan
anda sendiri.

K : Keep.
Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal.

L : Learn.
Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak
mengulanginya.

M : Mind.
Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip
tentang orang lain.

N : Never.
Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan
alkohol.

O : Observe.
Amatilah segala hal di sekeliling anda.
Perhatikan, dengarkan, dan belajar dari orang lain.

P : Patience.
Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda
terus berusaha.

Q : Question.
Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan
menambah ilmu.

R : Respect.
Hargai diri sendiri dan juga orang lain.

S : Self confidence, self esteem, self respect.
Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan
diri akan membebaskan kita dari saat-saat tegang.

T : Take.
Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda.

U : Understand.
Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada yang
dapat mengalahkan anda.

V : Value.
Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah
melakukan yang terbaik.

W : Work.
Bekerja dengan giat, jangan lupa berdoa.

X : X'tra.
Usaha lebih keras membawa keberhasilan.

Y : You.
Anda dapat membuat suatu yang berbeda.

Z : Zero.
Usaha nol membawa hasil nol pula.

Kisah Kolonel Sanders

Inilah kisah tentang Kolonel Harland Sanders, sang pemilik resep ayam Kentucky Fried Chicken atau KFC yang terkenal itu. Pasti Anda semua pernah merasakan kenikmatannya. Dia telah memasak dari usia tujuh tahun, oleh karena keadaaan yang membuatnya demikian. Di usianya yang ke 40, dia mulai memasak untuk orang yang berpergian dan singgah di bengkelnya tetapi dia belum mempunyai restoran. Selama sembilan tahun ia terus menyempurnakan resep yang dimilikinya. Dia memiliki resep ayam yang dibuatnya dengan menggunakan sebelas bumbu dan rempah-rempah, dengan resep masakan itu daging ayam menjadi sangat empuk, renyah dan gurih.
Sanders tidak patah semangat, dia berkeliling dari kota ke kota untuk menawarkan resep ayam buatannya. Dia mencoba menawarkan resep ayam buatannya dan gagal. Lebih dari 1000 kali ia mencoba dan tercatat 1433 kali ia mencoba. Dan yang menerima tawarannya hanya rumah makan kecil militer di daerah Kentucky. Perjuangannya membuahkan hasil, semangatnya tidak pernah berhenti. Sekalipun Sanders baru memulai usahanya pada usia 66 tahun. Semangat dan kegigihan dari Kolonel Sanders membuatnya menjadi pendiri waralaba ayam goreng terkenal Kentucky Fried Chicken. Kolonel Harland Sanders adalah pelopor industri waralaba siap saji. Dan Kentucky Fried Chicken atau KFC telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar di dunia dalam industri tersebut. KFC berkembang pesat. Bukan saja hanya ada di negara asalnya Amerika, tetapi hampir di 80 negara di seluruh dunia terdapat outlet Kentucky Fried Chicken. Yang kemudian banyak restoran cepat saji yang sejenis mengikutinya. Bahkan apapun restorannya banyak orang tetap mengatakan ayam goreng dengan resep seperti itu dengan julukan ayam Kentucky.

Bagaimanakah perasaan Kolonel Sanders ketika dia berusaha menawarkan resep masakannya, tahun-tahun yang dijalaninya sebagai bukan siapa-siapa. Sampai ketika resep ayam masakannya menjadi terkenal dan menjadi pelopor di dunia. Jika dia menyerah dan berhenti maka mungkin kita tidak akan merasakan ayam Kentucky-nya Mr. Sanders.

Semangat adalah salah satu yang harus Anda miliki dalam menjalani hidup. Anda tidak tahu memang akan apa yang terjadi esok hari, tetapi dengan semangat yang Anda miliki, maka Anda akan mampu menghadapinya.
Masalah akan tetap ada, tetapi bagaimana Anda menyelesaikannya. Sebagai seorang karyawan Anda mengalami berbagai macam permasalahan pada pekerjaan dan dapat saja itu membuat Anda menjadi lelah dan tidak bersemangat. Anda perlu untuk memotivasi diri sendiri untuk tetap bersemangat.

Buatlah perencanaan Anda dengan bersemangat dengan suatu harapan bahwa tahun depan akan lebih baik. Persaingan tidak akan berhenti, tapi dapat terlihat berbeda antara karyawan yang bersemangat dan selalu berpikir kreatif dengan yang hanya menjalankan tugas sehari-hari. Jangan hanya menjadi biasa-biasa saja dan berpikir ”yah..tahun depan akan sama saja dan tidak ada bedanya dengan tahun ini dan tahun-tahun kemarin.” Anda dapat menjalankan tugas-tugas Anda setiap hari, bahkan merencanakan tahun depan dengan lebih bersemangat dan tidak menyerah. Selalu ada harapan, karena setiap permasalahan pasti ada solusinya. Tetap semangat !!!

Kisah Penghargaan

Seorang pemuda lulusan akademis terbaik melamar pekerjaan sebagai seorang manager di sebuah perusahaan besar.

Dia telah melewati interview awal; Direktur yang akan melakukan interview akhir dan menentukan putusannya.

Sang Direktur melihat dari CV dan menemukan prestasi akademis yang luar biasa, sejak dari sekolah dasar hingga tingkat sarjana, tak pernah sekalipun si Pemuda mendapat nilai buruk.

Sang Direktur bertanya, "Apakah engkau memperoleh bea siswa dari sekolah?", dan si Pemuda menjawab "belum pernah".

Sang Direktur bertanya, "Ayahmu yang membiayai sekolahmu?", si Pemuda menjawab, "Ayahku meninggal saat aku masih bayi, Ibuku yang membayarkan uang sekolahnya".

Sang Direktur bertanya, "Dimana ibumu bekerja?", si Pemuda menjawab, "Ibuku bekerja sebagai tukang cuci pakaian". Kemudian, sang Direktur meminta si Pemuda memperlihatkan tangannya, yang kemudian menunjukkan sepasang tangannya yang halus dan lembut.

Sang Direktur bertanya, "Apakah selama ini engkau membantu Ibumu mencucikan pakaian?". Si Pemuda berkata, "Tidak pernah. Ibuku selalu memintaku untuk belajar dan rajin membaca buku, lagipula Ibuku dapat mencuci pakaian lebih cepat dari yang dapat kulakukan".Sang Direktur berkata, "Aku punya satu permintaan, jika kau pulang nanti, coba bersihkan tangan ibumu, dan temui aku lagi besok pagi".

Si Pemuda merasa bahwa kesempatannya mendapat pekerjaan tsb sangat berpeluang, jadi dia segera pulang, dan dengan penuh senang ingin membersihkan tangan ibunya.
Ibunya merasa heran dan senang bercampur-baur, tapi ia tetap julurkan tangannya kepada sang anak. Si Pemuda membersihkan tangan Ibunya dengan pelan, sambil berlinang air mata. Ini pertama kalinya ia mengetahui betapa tangan Ibunya begitu keriput, dan penuh goresan luka. Beberapa luka masih begitu pedih, sehingga membuat tubuh Ibunya menggigil saat dibersihkan dengan air.

Baru pertama kali ini si Pemuda menyadari bahwa inilah sepasang tangan yang tiap hari mencuci pakaian demi uang sekolahnya, luka-luka goresan itu adalah harga yang dibayar oleh sang Ibu untuk pendidikan dan masa depannya.

Setelah selesai membersihkan tangan ibunya, si pemuda diam-diam mencucikan semua sisa pakaian tsb.

Malam itu, keduanya bercakap-cakap lama sekali.

Esok paginya, si Pemuda datang kembali ke kantor sang Direktur

Sang Direktur melihat linangan air mata si Pemuda, dan bertanya: "Bisa kamu ceritakan apa yang telah kau lakukan dan pelajari di rumahmu kemarin.?"

Si Pemuda menjawab, "Aku membersihkan tangan ibuku, dan juga menyelesaikan sisa cucian pakaian".

Sang Direktur berkata, "coba ceritakan apa perasaanmu."

Si Pemuda berkata, "Pertama, aku sekarang mengerti arti penghargaan, tanpa Ibuku, tiada keberhasilan bagiku hari ini. Kedua, aku telah bekerja bersama ibuku, dan sekarang mengerti sulitnya untuk menyelesaikan sesuatu dengan sempurna. Ketiga, aku menyadari pentingnya nilai kekeluargaan."

Sang Direktur berkata, "Itulah yang kuminta, aku ingin mempekerjakan orang yang bisa menghargai bantuan orang lain, seseorang yang bisa memahami sulitnya menyelesaikan suatu tugas, dan seseorang yang tidak melulu mengukur uang sebagai patokan karirnya. Engkau diterima bekerja."

Di kemudian hari, si anak muda ini bekerja dengan tekun dan giat, serta mendapat rasa hormat dari bawahannya, semua rekannya juga demikian, dan perusahaan maju dengan pesat. Seorang anak yang selalu dibantu mengerjakan dan dimanja permintaannya, akan membentuk mental 'terima jadi' dan selalu menuntut diutamakan. Ia takkan menghargai upaya orang-tuanya. Ketika bekerja, ia beranggapan orang lain harus menurut padanya, dan jika menjadi seorang atasan, ia takkan mau memahami kesulitan anak-buahnya dan selalu menyalahkan. Orang macam ini bisa berhasil, tetapi hanya sekejap, karena tidak akan merasakan suatu kepuasan, ia akan selalu mengeluh dan penuh rasa benci dan permusuhan.
Jika kita menjadi orang-tua yang protektif seperti itu, kita mencintai sang anak atau justru menjerumuskannya..?

Anda bisa memberikan anak anda sebuah rumah tinggal yang besar, makanan yang enak dan sehat, menonton tv layar lebar. Tetapi saat anda memotong rumput halaman, biarkan mereka juga mengalaminya. Setelah makan, minta mereka mencuci piring dan mangkok bersama-sama. Bukan sekadar masalah uang untuk menggaji pembantu, tetapi karena anda mencintai mereka dengan cara yang benar. Anda ingin mereka mengerti, bahwa meskipun kaya, akan tiba suatu waktu rambut mereka juga beruban. Hal yang terpenting adalah bahwa "anak anda belajar bagaimana cara menghargai usaha yang dilakukan, mengalami kesulitan dan tantangan, serta belajar bekerja-sama dengan orang lain untuk menyelesaikan sesuatu.

Sabtu, 21 Juli 2012

Kejenuhan










Ku tapaki jejak jalan hidupku ini
silih berganti
pagi siang dan malam datang berganti
aku tetap saja begini

Tak ada yang berubah
semua tetap sama
apa yang ada di depan mata maupun jiwa
tak ada yang berbeda

aku jenuh
mulai jenuh dan akan jenuh
dengan hidup ini
dengan semua ini

Mudah Vs Sulit

Mudah untuk menilai kesalahan orang lain
Sulit adalah mengenali kesalahan kita sendiri

Mudah untuk berbicara tanpa berpikir
Sulit adalah untuk menahan diri lidah

Mudah untuk menyakiti seseorang yang mencintai kita.
Sulit adalah untuk menyembuhkan luka ...

Mudah untuk memaafkan orang lain
Sulit untuk meminta maaf

Mudah untuk mengatur aturan.
Sulit adalah untuk mengikuti mereka ...

Mudah untuk bermimpi setiap malam.
Sulit adalah untuk berjuang untuk mimpi ...

Mudah adalah untuk menunjukkan kemenangan.
Sulit adalah dengan mengasumsikan kekalahan dengan martabat
Mudah adalah dengan mengagumi bulan purnama.
Sulit untuk melihat sisi lain ...

Mudah tersandung dengan batu.
Sulit untuk bangun ...

Mudah adalah untuk menikmati hidup setiap hari.
Sulit untuk memberikan nilai yang sebenarnya ...

Mudah adalah dengan menjanjikan sesuatu kepada seseorang.
Sulit adalah untuk memenuhi janji itu ...

Mudah untuk mengatakan kita mencintai.
Sulit adalah untuk menunjukkan setiap hari ...

Mudah untuk mengkritik orang lain.
Sulit adalah untuk meningkatkan diri ...

Mudah untuk membuat kesalahan.
Sulit adalah untuk belajar dari mereka ...

Mudah menangis untuk cinta yang hilang.
Sulit adalah untuk mengurusnya sehingga tidak kehilangan itu.

Mudah untuk berpikir tentang meningkatkan.
Sulit untuk berhenti berpikir dan memasukkannya ke dalam tindakan ...

Mudah untuk berpikir buruk dari orang lain
Sulit adalah untuk memberi mereka manfaat dari keraguan ..

Mudah untuk menerima
Sulit adalah untuk memberikan

Mudah untuk membaca ini
Sulit untuk mengikuti

Mudah menjaga persahabatan dengan kata-kata
Sulit adalah untuk tetap dengan makna

Jumat, 20 Juli 2012

Paradox Kehidupan

Paradox adalah sebuah ketidak-sinambungan, sesuatu yang tidak melanjutkan dan bahkan sering bertentangan dengan logika umum, tetapi sangat benar. [Mario Teguh]

Semakin Anda merasa aman, semakin Anda berani mengambil resiko.
Padahal, semakin aman keadaan seseorang, semakin dia tidak perlu meresikokan diri.
Tetapi, mereka yang paling memerlukan keberanian untuk mengambil resiko,
justru yang paling dikerdilkan oleh rasa takut.

Anda harus memberi banyak, untuk berhak mengharapkan menerima banyak.
Mereka yang kikir, tidak akan pernah mengerti paradox ini.
Tetapi, kita mengerti bahwa nilai diri kita dibangun oleh nilai kontribusi kita kepada orang lain.
Kasih sayang tidak mengenal dirinya, sampai saat-saat terakhir perpisahan.
Bagi yang menyadari keniscayaan akan datangnya perpisahan;
sebuah kebersamaan adalah berkah yang harus disyukuri.

Orang-orang besar tidak pernah merasa besar.
Orang-orang kecil tidak pernah merasa kecil.
Itu sebabnya, kita sering melihat orang kecil yang sombong.
Tetapi, keadaan ini bisa berbalik sifat, mengharukan dan menyedihkan,
bila yang miskin bersyukur, dan yang kaya mengeluh.


Orang-orang besar membesarkan Anda. Orang-orang kecil, mengecilkan Anda.
Jangan ijinkan orang lain merendahkan Anda.
Orang kecil perlu menghibur diri dengan berusaha mengecilkan Anda

Sumber: Mario Teguh

Kamis, 19 Juli 2012

Manfaat Waktu...

Mari kita renungkan...
Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan.

Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi.

Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.

Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.

Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.

Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.

Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.

Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa berarti.

Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.

Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju surga.