Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Kamis, 14 April 2011

Kebiasaan Mencatat

Sebuah pepatah bijak mengatakan, ingatan yang kuat masih kalah dengan tulisan yang buram di atas kertas. Ini mengandung makna, bahwa dari catatan-catatan yang kita buat, ada banyak hal yang bisa kita simpan. Dan, sebagaimana sejarah yang tertulis di dinding-dinding gua, kita pun akhirnya bisa belajar kisah-kisah lama dari catatan sejarah tersebut.
Karena itu, kebiasaan mencatat, meski terkesan sepele, namun punya banyak manfaat. Saat ide datang, kita bisa langsung merekamnya dalam kata-kata yang tercatat. Saat berdiskusi dengan banyak pendapat, kita akan bisa memperoleh manfaat dengan mencatat banyak masukan yang didapat. Sehingga, setiap catatan yang kita buat, akan mampu menjadi bahan yang bisa kita olah sesuai bidang yang kita garap.
Tentu, jangan dilupakan satu hal, segera ubah catatan itu jadi catatan yang "hidup". Yakni, dengan menjadikan setiap hal positif yang ada dalam catatan menjadi tindakan nyata. Sehingga, setiap ide akan jadi aksi yang membawa kebaikan, dan setiap hasil diskusi akan jadi solusi nyata.


Salam sukses Luar Biasa!!
Andrie Wongso

Rabu, 13 April 2011

Yuri Gagarin, Hero of Indonesia from the Soviet Union

Yuri
Maybe you do not believe that we have a hero who came from the Soviet Union. Really?! True, his name is Yuri Gagarin. He was the first man (then aged 27 years) who managed to penetrate the spacecraft during the flight with an altitude of 250 km on April 12, 1961. Well, when Bung Karno make a visit to Moscow in 1964, he made time to meet and confer with Yuri Gagarin Star Services Mahaputera to Yuri Gagarin on these achievements. So it is not wrong if it turns out we have a hero of the Soviet Union through the facts above?
I still remember when I was junior high before I had time to read an old book in Indonesian language the old spelling; issued by the Indonesian government, who wrote about the Yuri Gagarin's flight. Also, some speeches of congratulations from President Soekarno, several ministers and even congratulations from DN Aidit, CC PKI chairman at that time. I still remember very well that through the book I found the fact that President Sukarno really give stars Mahaputera to Yuri Gagarin, but somehow when I check the archives on the website www.setneg.go.id I do not find the name of Yuri Gagarin as one of the recipients star services. I do not know.

Son of a carpenter

Yuri Gagarin's father was a carpenter and his mother was an ordinary farmer, but it did not prevent him to become a fighter pilot test. Through the fierce competition of the 3000 candidates, he was elected one candidate since 1959, cosmonauts and cosmonaut training in Moscow suburbs.

Who would have thought that Yuri Gagarin was not the only option that will have a chance recorded history as the world's first cosmonaut. Apparently there are 2 potential cosmonauts candidates who then prepared the Soviet Union, namely Germany Titov and Yuri Gagarin. Well, there are difficulties to choose who would later become the first cosmonaut. Titov was known as a brilliant and genius while Gagarin has a sympathetic personality although probably less in the affairs of genius. Gagarin is deemed to have an open and pleasant character while Titov more stylish as a professor or teacher. A difficult decision making process so that 4 days before the flight then dropped the option of Yuri Gagarin, while Tito as a backup. In the viewpoint of imaging, the government of the Soviet Union Yuri Gagarin's view that more potential represents the Soviet people to go into space because of the warm personality, his open and intelligence above the average person. On top of his shoulder, the image of the Soviet Union in the race to space will be built.

12 April 1961 (50 years ago)

History records that morning, the tension behind the smile peculiar; Yuri Gagarin's Vostok 1 capsule finally entered a narrow ball-sized aluminum with a volume of 1.6 m3 at the top of a rocket with a height of 30 meters a few seconds and then will separate the left along a section , 59 yards.
9:07 am a rocket takes off from a secret base in Kazakhstan Tiouratam (later Called Baikonor this base, taken from the name of a small town located 400 km from there). Control room on the ground for a moment filled with tension and anxiety. Tension melts Pls Yuri Gagarin on the radio reported, "I'm fine." Next Vostok moving at 28.000 km / h around the earth in one revolution and then move back onto land.
At an altitude of 7,000 m Gagarin release capsule and the parachute was expanded to reduce the landing speed of the capsule into the soil to a safe level. The next episode of the secret history until in 1990 revealed the truth. If the first in an atmosphere of cold war with the United States, the Soviet Union announced that the historic flight was "a victory without the slightest mistake" now revealed that Gagarin had landed off the mark as far as 300 km from the landing point that has been determined. It was Yuri Gagarin still have to jump (eject) out of the capsule so that the landing there are 2 parachute inflates, the parachute is one carrying Yuri Gagarin and the other parachute landing capsule. So Gagarin should contact the base to report to the next landing point picked up by helicopters that had been prepared by the base.

Yuri Gagarin and Indonesia

Yuri Gagarin was embedded in the hearts of the people of Indonesia at the Bung Karno era in power. He had visited Indonesia and was hailed a hero from their own country. Please understand, Gagarin's flight into space to make the U.S. defeated the Soviets in perlombaaan start of their space. So do not be surprised if after that many babies who are named by their parents with the name "Yuri" or "Gagarin", a name that is actually quite foreign to our ears.

This historic incident also inspired Indonesia to be involved in the development of rocket technology. Be proud, Indonesia is the Asia-Africa second (after Japan) capable of launching rockets into space. The name is Kartika-1 rocket and successfully launched on August 14, 1964, only 19 years after Indonesia's independence. If then we choked rocketry technologies in the era of President Suharto, you'll realize why it could happen.
There is an Indonesian who was almost able to follow the trail to Yuri Gagarin went into space. In October 1985, Dr. Pratiwi Sudarmono selected by NASA to become one of the astronauts, of course with the screening process is very heavy. Unfortunately, not long after the shuttle exploded in an accident Chalenger so bury our dreams to be able to send Dr. Pratiwi into space.

apa itu sejarah ?

apa
bulan kemarin saya sangat terkesan banget ketika saya berkunjung ke salah satu sekolah di singapura.
ternyata disana sangat lengkap fasilitasnya, yahh beda juga sih sama Indonesia.
tapi yang membuat saya lebih terkesan ketika saya bertemu seorang guru sejarah di sekolah itu dan mengartikan sejarah itu bagaimana.

ringkasannya kayak gini, dulu seseorang berpikir tentang komunikasi jarak jauh itu sulit sebelum adanya handphone. Tapi sekarang terealisasikan menjadi sebuah handphone, banyak penemuan-penemuan yang berdasarkan pemikiran mereka muncul di masa lalu dan muncul di masa berikutnya, dulu itu hal yang khayal tapi sekarang hal yang biasa.
mungkin hari itu tidak bisa dibuat tapi beberapa tahun lagi akan menjadi hal yang merakyat.

kalau kita tengok sejarah indonesia, perjuanngan bangsa kita kayak gimana ?
tapi apa yang dilakukan generasi sekarang ?
dulu itu sudah sejarah bukan ?

sehingga guru itu berkata " sejarah adalah sesuatu yang kita mengetahuinya di masa yang lalu dan kita serap masa sekarang, kita renungkan dan kita tuangkan hal tersebut di masa yang akan datang untuk membuat sejarah yang lebih baik "

Pertimbangan Calon Pasangan

Pertimbangan Calon Pasangan

SERI 2

Sejujur-jujurnya pacaran,
tetap menyembunyikan keaslian
yang baru tampak dalam pernikahan.

Perhatikanlah,
apakah dia menghina saat marah,
tidak logis saat cemburu,
atau kalau sudah maunya – ya maunya.

Atau, apakah dia berfokus
pada penyelesaian masalah
dan bukan pada siapa yang salah,
dan merayakan saat-saat berbahagia
daripada mengungkit-ungkit kesalahan masa lalu.

Mario Teguh

Merencanakan kehidupan

Pak Mario, mengapa kita harus
merencanakan kehidupan?

Tanpa rencana,
hidup kita hanya akan disibukkan
dengan berpindah dari satu masalah
ke masalah yang lain,
tanpa jelas untuk apa.

Tanpa rencana,
kita akan mencari kerja,
bekerja keras, dan
melalui semua kesulitan hidup,
tanpa tahu untuk apa.

Yang hidup dengan rencana - saja,
sering dikagetkan oleh kehidupan,
apalagi yang santai menua tanpa rencana.

Mario Teguh

Pertimbangan untuk calon pasangan

Pak Mario, apa pertimbangan
untuk calon pasangan saya nanti?

SERI 1

Anda akan menua bersamanya,
bayangkan seperti apa dia saat tua nanti.

Akan banyak sifat dan kebiasaannya
yang belum tentu sesuai dengan Anda.

Apakah dia akan tetap setia sampai tua.

Apakah dia akan menjadi pasangan
yang menurunkan anak-anak yang sehat dan cerdas.

Apakah Anda berdua bersedia
meninggalkan kebiasaan yang tidak sesuai.

Mario Teguh

Selasa, 12 April 2011

mengistirahatkan sejenak otak kita

mengistirahatkan
hai teman, gag bosen kan ?
hehehe..

disini aku akan memberikan saran pada kalian yang berguna bagi otak kalian, kenapa ?
karena banyak orang di Indonesia menggunakan otaknya untuk memikirkan hal-hal yang tidak penting contohnya adalah tentang sex ( maaf ), ya kan ?
atau hal-hal yang lain yang berbau mistis di sekitar kalian, mengapa aku bilang ini tidak penting karena tak ada gunanya, tentang sex misalnya kenapa kalian harus memikirkannya padahal kalau sudah saatnya kalian akan tau sendiri tanpa harus belajar, ya kan ?

karena hal inilah yang menyebabkan intelegensi seseorang menurun dengan sangat banyak dan juga otaknya tak akan pernah optimal dan maksimal digunakan, bayangkan saja jika kalian memikirkan hal yang tidak penting berapa energi yang telah kalian buang ?
kalau energi itu digunakan hal yang lebih berguba. berapa manfaat yang kaliandapat ?
banyak bukan ?

oleh karena itulah gunakan otak kalian dan itirahatkan otak kalina dari hal-hal yang tidak penting toh itu akan membuang banyak energi kalian : )