Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Minggu, 03 Februari 2013

Bersiaplah

Tidak ada yang lebih frustrasi daripada melihat kesempatan maju yang tepat datang di depan mata dan kita tidak bisa meraihnya. Namun, kesempatan itu pasti akan datang lagi, jadi siap-siap dan bersiaplah memotivasi diri.

Alih-alih mencari peluang, bekerjalah untuk hal itu. Buatlah upaya untuk menjadi orang yang memiliki apa yang diperlukan untuk kesempatan yang dicari.

Kita jangan hanya berharap untuk sebuah kesempatan. Karena jika itu yang kita lakukan, maka kita tidak akan mengenali kesempatan saat datang tepat di depan kita.

Pertimbangkan, apa kesempatan itu akan meminta dari kita. Lalu dapatkan sebuah kesibukan dan dapatkan diri kita dalam posisi untuk memberikan seperti itu.

Maka bersiaplah, dan kesempatan yang kita cari pasti akan datang. Bersiaplah, dan ketika kesempatan itu datang, maka kita dapat memanfaatkan nilai besar nya buat kebaikan.

Bekerja dan persiapkan diri seolah-olah kesempatan yang ideal ini akan dipimpin dengan cara kita. Ketika kita melakukannya.

Sabtu, 02 Februari 2013

Kunci Rumah Tangga Harmonis dengan Komunikasi Efektif

Salah satu hal penting dalam membina hubungan rumah tangga agar tetap berjalan dengan harmonis adalah dengan komunikasi yang efektif antara suami dan istri.

Komunikasi menjadi poin penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Dengan lancarnya komunikasi maka segala interaksi yang lain juga pasti akan berjalan baik.

Demikian dikatakan Triwisaksana atau yang akrab dipanggil Bang Sani, dihadapan keluarga besar pengajian yang saya juga ikut di dalamnya, pada acara rihlah (rekreasi dan relaksasi) akhir Januari tahun 2012 di Sunset View Hotel, Jl Raya Pantai Carita KM 11 Pantai Carita Pandeglang Banten.

Jika kita telusuri lebih dalam lagi, kata Bang Sani, maka komunikasi merupakan salah satu nikmat besar yang dianugerahkan kepada kita. Karena dengan adanya komunikasi, kita lebih mudah dikenali dan dipahami.

Banyaknya kasus dalam rumah tangga, entah itu perceraian, perselingkuhan, ataupun Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), bermula dari komunikasi yang kurang baik dan efektif, yang memunculkan efek salah paham dan ketegangan. Akibatnya terjadilah hal-hal yang dapat membuat keretakan dalam rumah tangga, papar Bang Sani.

Komunikasi yang baik merupakan pondasi bagi pernikahan yang sehat. Ada beberapa cara komunikasi yang bisa dilakukan agar rumah tangga tetap harmonis. Pertama, menghormati perbedaan pendapat. Komunikasikan bersama setiap ada perbedaan pendapat tanpa perlu mengedepankan ‘ego’ masing-masing.

Dengan memahami setiap perbedaan pasti akan menemukan solusi yang dapat disepakati walaupun bukan yang terbaik. Kedua, menjadi pendengar yang baik. Seringkali orang lebih senang mendominasi pembicaraan ketimbang mendengarkan.

Padahal dengan mendengarkan kita memiliki ketrampilan komunikasi yang lebih baik daripada yang berbicara. Cobalah meluangkan waktu untuk mendengarkan pasangan kita. Ketiga, sabar. Salah satu poin utama dalam setiap hubungan rumah tangga adalah kesabaran.

Cobalah berbesar hati dan siap menerima apabila pasangan kita melakukan kesalahan dan memaafkannya, tentu saja komunikasikan permasalahan yang ada untuk menemukan solusi terbaik.

Dengan cara komunikasi efektif di atas rumah tangga kita akan tetap harmonis. Walaupun badai pasti akan tetap datang, namun jika kita dan pasangan dapat bekerjasama dan berkomunikasi dalam mengatasi masalah, tentu kita bakal segera melewati badai dan menemukan cahaya matahari yang terang. Demikian Bang Sani mengakhiri tausiyah.

Jumat, 01 Februari 2013

Hidup positif

Hidup positif adalah lebih dari sekedar mengulang beberapa slogan optimis. Hidup positif dilakukan dengan tindakan nyata kita.

Ini lebih dari sekedar sesuatu yang kita lakukan pada hari-hari ketika semuanya berjalan dengan benar. Kekuatan sebenarnya dari hidup positif itu datang pada hari-hari ketika segala sesuatu tampaknya akan melawan kita.

Selalu ada sesuatu yang dapat kita lakukan untuk menambah nilai positif dalam kehidupan kita sendiri dan dunia di sekitar kita. Bahkan ketika hidup tampaknya tidak akan dapat bekerja sama, pasti selalu ada sesuatu yang positif yang dapat kita lakukan.

Tindakan kecil tetapi konsisten dengan nilai positif, diulang lagi dan lagi, adalah apa yang membawa kekuatan nyata dan abadi untuk hidup.

Hal ini datang saat ketika kita memilih disiplin atas godaan, ketika kita memilih kebaikan atas kekejaman atau ketidakpedulian.

Dan ketika kita memilih iman atas keputusasaan hidup. Pilihan positif sepertinya selalu tersedia untuk kita, terlepas dari keadaan kita saat ini.

Buatlah pilihan-pilihan positif, baik yang besar dan yang kecil di setiap kesempatan yang kita dapatkan, dan mereka akan menambahkan hingga sesuatu yang besar akan datang.

Sikapi Masalah Rumah Tangga dengan Bijak

Setiap pasangan yang berumahtangga pasti akan merindukan hadirnya keluarga Sakinah, Mawadah, dan Warahmah (SAMARA).

Suasana rumah tangga yang aman, tenang, dan tentram. Akan tetapi, kondisi ini tidak berarti keluarga tidak pernah mengalami masalah.

Pada kenyataannya, masalah yang dialami pasangan keluarga akan selalu datang seiring dengan berjalannya waktu, baik yang disebabkan faktor internal ataupun faktor ekternal.

Jangankan kita sebagai manusia biasa. Keluarga nabi Muhammad-pun, juga pernah ditimpa masalah keluarga. Misalnya tuduhan perselingkuhan istri nabi, Aisyah dengan salah saorang sahabat, hingga kasusnya berlarut-larut selama 40 hari dan diabadikan dalam AlQuran Surat An-Nur ayat 11-17.

Jadi, perlu disadari bahwa kehidupan dalam rumah tangga tidak akan luput dari masalah atau konflik. Hal ini adalah sebagai ujian yang harus disikapi bersama antara suami dan istri. Lalu, bagaimana agar kita bisa meyikapi masalah keluarga dengan bijak dan tetap mempertahankan suasana keluarga SAMARA.

Pertama, yang perlu disadari adalah bahwa kehidupan dunia adalah cobaan dan setiap orang pasti akan mengalaminya. Besar atau kecilnya cobaan yang dating tergantung dari kondisi dan kapasitas seseorang.

Rumah tangga orang kaya bukan berarti tidak memiliki masalah, begitu pula dengan rumah tangga orang susah. Mereka sama-sama menghadapi masalah sesuai dengan kondisinya masing-masing. Harta tidak menjamin sebuah kesuksesan rumah tangga seseorang.

Karena itu, tidak sedikit rumah tangga orang kaya yang berujung perceraian. Dan sebaliknya, keluarga yang secara ekonomi pas-pasan, mampu mengelola sekaligus mempertahankan mahligai rumah tangganya dan menghasilkan generasi yang unggul. Karena itu, setiap pasangan yang telah menikah memerlukan kedewasaan dan kehati-hatian dalam bersikap dan berpikir, agar dapat menemukan solusi terbaik saat dating ujian rumah tangganya.

Kedua, menyadari bahwa rumah tangga bagi seorang muslim merupakan ibadah. Karena itu, semua aspek yang terkait dengan kehidupan rumah tangga haruslah diawali dengan niat dan cara-cara yang baik.

Sebagian orang beranggapan, pernikahan hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan biologis semata. Tetapi, di dalam Islam hakikat pernikahan adalah ibadah seperti yang dianjurkan oleh Rasul SAW sebagai sunah. Oleh karena itu, setiap pasangan yang akan menikah (berumah tangga) haruslah mengetahui ilmu bagaimana membina rumah tangga yang sesuai syariat Islam.

Karena Islam telah mengatur setiap aktivitas yang terkait dengan rumah tangga, seperti tata krama saat melakukan hubungan suami istri, kamar tidur anak laki dan perempuan, kewajian mendidik anak, serta aturan masuk ke kamar orang tua, dll.

Ketiga, setiap pasangan suami istri jangan ‘gampang’ mengucapkan kata-kata yang dapat menyebabkan kehidupan rumah tangga jadi berantakan. Saat pasangan suami istri terjadi percekcokan, maka janganlah ceroboh mengikrarkan kata “cerai”.

Karena sesungguhnya perceraian termasuk perkara yang meskipun dilakukan dengan bercanda, namun secara syariat Islam dianggap serius. Apalagi jika hal itu dilakukan dalam keadaan sadar, atau dengan serius.

Oleh karena itu kepada setiap pasangan suami istri, walaupun hanya berniat main-main dalam mengatakan kata cerai, maka hal itu bisa dianggap sah secara syariat sehingga berlaku konsekwensi yang menyertainya. Cerai tidak memerlukan syarat saksi dan ijab qabul, sebagaimana hal itu dilakukan saat menjalani pernikahan. Jadi, untuk pasangan suami istri, berhati-hatilah dengan ucapan kata cerai. Wallahua’lam

Satu langkah lagi

Sebelum kita berhenti, berikanlah upaya yang lebih. Sebelum kita berhenti, ambil satu langkah lagi. Meskipun kita memiliki kesempatan, lakukanlah upaya ekstra.

Harinya pasti akan datang ketika upaya ekstra dapat membuat perbedaan positif yang sangat besar. Kita akan jauh lebih efektif ketika kita mendapatkan sedikit di depan, daripada ketika kita harus mengejar ketinggalan.

Daripada berhenti dengan segera setelah kita menarik, bahkan membuat satu upaya lebih untuk menempatkan diri di depan.

Dengan begitu, ketika terobosan besar itu datang, maka kita akan berada dalam posisi untuk membuat sebagian besar dari itu. Dengan begitu, jika kali ini menjadi sulit, maka kita akan berada dalam posisi untuk melakukan perubahan.

Lakukan apa yang harus kita lakukan, dan kemudian lakukan yang lebih sedikit. Ambil satu langkah lagi, lalu buat satu usaha yang lebih dalam setiap kesempatan yang kita dapatkan, maka segera kita akan jauh, jauh ke depan.

Satu langkah lagi tidak benar-benar banyak. Tetapi, apakah perbedaan itu bisa membuat satu lagi langkah besar dalam kehidupan kita. Hanya kita yang tahu.

Lakukan untuk Mendapatkannya

Apapun itu yang harus kita lakukan, maka pergi ke depan dan selesaikan. Alih-alih menghindari segala upaya, rangkul kesempatan untuk membuat perbedaan.

Kita mungkin tidak mendapatkannya secara sempurna, namun kita bisa lakukan untuk mendapatkannya. Hal ini mungkin bisa membosankan dan tidak banyak menyenangkan, namun itu dapat membawa nilai baru yang besar untuk dunia kita.

Rasanya jauh lebih baik untuk melakukannya. Jadi, dapatkan diri kita dengan perasaan yang baik secepat mungkin, pergi ke depan dan lakukan dengan baik.

Jangan biarkan hidup kita terjadi secara acak, bahkan tidak fokus. Buatlah hidup ini terjadi dengan cara yang kita pilih dengan menempatkan waktu dan usaha ke dalamnya.

Setiap pilihan, setiap tindakan atau kurangnya tindakan, pasti akan memiliki konsekuensi. Maka, pilihlah konsekuensi yang terbaik untuk diri sendiri dan dunia kita dengan memilih untuk melakukan apa yang harus dilakukan.

Sekarang, kita berada dalam posisi kekuasaan yang besar, sehingga membuat baik penggunaan situasi itu. Ambil peran aktif, lalu selesaikan dan ciptakan kehidupan yang hebat dan memuaskan untuk diri sendiri.

Tidak suka

Berapa banyak waktu dan energi yang kita habiskan untuk menghindari hal-hal tertentu, bukan karena mereka berbahaya, tapi hanya karena kita tidak menyukai mereka?

Apakah usaha kita untuk menghindari dan apa yang tidak kita sukai pernah mencegah kita dari kenikmatan yang seperti kita lakukan?

Semakin banyak hal yang kita putuskan untuk tidak suka, maka kemungkinan itu semakin kita buat untuk ketidakbahagiaan kita sendiri. Hal-hal yang kita sukai, semakin kita tolak untuk diri sendiri, maka begitu banyak keragaman kehidupan yang ditawarkan.

Tentu saja, kita tidak perlu pergi keluar untuk mencari hal-hal yang tidak kita sukai. Tetapi dengan ukuran yang sama, maka hal itu konyol untuk pergi keluar dari cara kita menempatkan banyak usaha dalam menghindari mereka.

Dengan menempatkan energi kita ke dalam, menghindari beberapa hal yang tidak kita sukai. Maka kita akhirnya kehilangan banyak hal lain yang akan sangat banyak kita nikmati. Jadi kita akan mendapatkan dari nilai dalam proses.

Terlalu banyak orang yang sangat mampu berprestasi, benar-benar hebat bahkan tidak pernah mencoba karena mereka berusaha untuk menghindari ketidaknyamanan. Jangan biarkan diri kita membuat kesalahan itu.

Lupakan tentang apa yang tidak kita sukai. Fokuskan waktu, energi, dan usaha kita pada apa yang kita lakukan seperti pada hal-hal positif yang ingin dicapai, dan upaya itu akan dihabiskan dengan baik.