Saat Kita SADAR

Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki apa-apa Di saat kita SADAR, kita tidak memiliki kuasa, kita tidak pernah memiliki DAYA, bahkan untuk sekedar memejam mata.

Hidup Itu Sederhana, Sesederhana ini

Hidup itu sederhana, sesederhana ini>>>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. "Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik."

Inilah Dunia Tanpa Batas

Inilah dunia yang tanpa batas Mencintainya adalah sebuah petaka. Menjauhinya juga tidak selalu membuatmu bahagia. Tempat dimana kau akan terus mencari dan mencari. Tempat dimana kau akan berlari tak henti berlari. sampai kau dipaksa diam, mati.

KISAH SAHABAT TERBAIK

Suatu ketika di india kuno,hiduplah seorang guru yang telah tua.Pada zaman itu jumlah sekolah tidak banyak,dah hanya ada satu guru dan banyak siswa dalah satu sekolah.Guru inipun mengajarkan banyak hal.

Untuk Kesekian kalinya

Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata

Selasa, 06 Maret 2012

Ku Hargai Kasihmu Bunda

puisi"
















Sejenak ku terdiam membisu
melihat lengan terbeban kepala
ku mulai berfikir
tentang apa arti keluarga

Ku termenung
dalam alunan dentang lagu
ironi ku melihat diri ini
sadis....

Lihatlah sosok disana
bunda....
seorang yang berharga
Apa kau tak merasa ?

Dia...
nyawanya seperti tak berharga
tatkala berjuang demi anaknya tercinta
titipan Yang Maha Kuasa

Ku hargai kasihmu bunda
ku percaya
aku tak bisa membalasnya
seperti yang kau berikan

Ku mencoba
tuk menjadi yang kau pinta
hanya ini yang aku bisa
ku hargai kasihmu bunda

Senin, 05 Maret 2012

DIMANAKAH SUMBER RIZKIKU?

Ada kisah menarik dimana seorang anak manusia, sebut saja namanya Inur (bukan nama sebenarnya), yang ingin menjadi manusia mandiri. Dia berangkat dari Pekanbaru ke Batam untuk mencari sumber rizki yang lebih besar.

Inur bukanlah seorang pengangguran. Dia muslimat rajin, mandiri dan bakti pada orang tuanya. Semenjak SMA, dia sudah bekerja sebagai pramuniaga di Pekanbaru. Pulang sekolah dia shalat Dhuhur, makan siang terus jaga toko. Sambil nunggu pelanggan, dia memanfaatkan waktu sempit itu untuk membaca buku pelajaran. Jam sembilan malam toko tutup. Dia pulang, membantu ibunya nyuci piring, makan dan sebelum tidur dia kerjakan PR jika memang ada PR dari gurunya. Begitulah kesehariannya dia jalani selama tiga tahun di SMA. Ketika teman-teman SMA-nya pada jingkrak-jingkrak karena lulus SMA, dia justru mengerutkan dahi. Adiknya yang masih SMP sebentar lagi masuk SMA. Orang tuanya tidak mungkin lagi membiayai. Sementara dengan gaji sebagai pramuniaga tidak akan cukup.


Akhirnya Inur memutuskan pergi ke Batam dengan harapan mendapatkan gaji lebih besar. Sesampainya di Batam dia bekerja di perusahaan swasta dengan gaji Rp. 390.000,-. Walaupun dia tinggal di rumah liar dengan dinding papan, rumah diatas pinggiran laut dengan aroma sekitar yang kurang bersahabat, dia tidak pernah mengeluh. Target utamanya dia bisa ngirim uang ke orang tua dan bisa membiayai adiknya sekolah. Baru kerja tiga bulan di Batam, tiba-tiba matanya berkunang-kunang. Saya sempat menyarankan sahabat baik saya itu untuk memeriksa ke dokter mata. Dia tidak mau karena takut biayanya mahal dan menolak bantuan saya karena dia tidak mau dikasihani orang apapun alasannya.

Tiga hari kunang-kunangnya belum juga sembuh. Pada suatu pagi teman sekamarnya menepuk-nepuk pundaknya untuk membangunkannya. Badannya dingin dan kaku. Berulang kali temannya menggoyang-goyang badannya, tapi tidak ada respon balik. Di cek nafas dan degup jantungnya dan ternyata... innalillahi wa inna ilai roji’uun. Dia kembali ke pangkuan Sang Robbi dalam usia 19 tahun. Usia yang sangat muda sekali. Dia telah menyusul kepergian ayahnya yang telah mendahului setahun lalu dan belum pernah dia tengok kuburnya. Jenazah Inur dipulangkan ke Pekanbaru dengan biaya Rp. 10 juta. Jauh lebih mahal daripada gaji yang dia kumpulkan selama ini tiga bulan ini (Rp. 1.160.000,-). Lalu dimanakah sumber rizki itu berada ? kenapa Inur yang berusaha mendekati sumber riskinya kok malah mendekati sumber ajalnya? Inilah pertanyaan menarik yang menjadi rahasia Allah dan hanya Dia yang tahu. Manusia hanya bisa berusaha, menganalisa dan berdo’a. Allah memberi pahala manusia bukan dari berapa banyak hasil usaha yang dia lakukan.

Bukan pada kesuksesan atau kegagalan

Tapi yang dinilai adalah pada keihlasan perjuangan / usahanya plus kemanfaatan dari usahanya itu. Allahlah yang mentakar hasil usaha manusia sehingga hasil usahanya itu tidak membahayakannya. Rizki yang banyak kadang tidak selalu baik buat seorang hamba. Tergantung dari hamba itu. Jika rizki yang banyak jatuh pada hamba yang suka bersedekah / zakat dan membantu anak yatim, maka rizki itu menjadi jalan pembuka pintu surga untuknya. Tapi sebaliknya, jika rizki yang banyak justru mengantarkannya ke tempat pelacuran, judi dan kemaksiatan lain; maka nerakalah muara akhir baginya.

Adalah Allah satu – satunya Dzat yang Maha Tahu seberapa banyak ukuran rizki bagi setiap hambanya. Karena itu, marilah kita perbaiki niat kerja kita. Setiap berangkat kerja, ucapkan “ Saya niat mencari yang halal karena Allah”. Mudah-mudahan niat ini menjadi awal terbukanya pintu amal.

KEBAIKAN TIDAK MEMILIKI BATAS MASA BERLAKU

Tubuh kita memang memiliki masa berlaku yang terbatas, tapi jiwa kita akan hidup abadi, dalam keindahan kehidupan setelah kehidupan ini.

Kita yang hidup dalam kejujuran, kesyukuran, dan kerja keras bagi kebaikan hidup keluarga dan sesama, akan hidup panjang dalam kebaikan yang kita tinggalkan.

Kebaikan menjadikan nama kita terus hidup, walau kita telah meninggalkan dunia ini.

Dan demikian juga, keburukan yang dilakukan oleh mereka yang tidak jujur dan tidak amanah, akan memanjangkan nama buruk mereka, yang menjadi warisan yang tidak membanggakan anak-anak dan cucu-cucu.

Marilah kita hidup dengan cara yang akan melestarikan nama kita dalam wewangian kebaikan jauh ke masa depan.

Mario Teguh - Loving you all as always

Minggu, 04 Maret 2012

INDAHNYA BERPRASANGKA BAIK

Dua laki-laki bersaudara bekerja di sebuah pabrik kecap dan sama-sama belajar agama islam untuk sama-sama mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin. Mereka berjalan kaki mengaji kerumah gurunya yang jaraknya sekitar 10 KM dari rumah peninggalan orangtua mereka.

Suatu ketika sang kakak berdo'a memohon rezeki untuk membeli sebuah Mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya bila pergi mengaji. Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki dikarenakan mendapatkan bonus dari perusahaannya bekerja.


Lalu sang kakak berdo'a memohon seorang istri yang sempurna, Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sang kakak bersanding dengan seorang gadis yang cantik serta baik perangai.

Kemudian berturut-turut sang Kakak berdo'a memohon kepada Allah akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dan lain-lain dengan itikad supaya bisa lebih ringan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dan Allah selalu mengabulkan semua do'anya itu.

Sementara itu sang Adik tidak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap sederhana, tinggal di rumah peninggalan orang tuanya yang dulu dia tempati bersama dengan Kakaknya. Namun karena kakaknya seringkali sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak dapat mengikuti pengajian, dan sang adik sering kali harus berjalan kaki untuk mengaji kerumah guru mereka.

Suatu saat sang Kakak merenungkan dan membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya, dan dia teringat adiknya selalu membaca selembar kertas apabila dia berdo'a menandakan adiknya tidak pernah hafal bacaan untuk berdo'a. lalu datanglah ia kepada adiknya untuk menasihati adiknya supaya selalu berdo'a kepada Allah dan berupaya untuk membersihkan hatinya, karena dia merasa adiknya masih berhati kotor sehingga do'a-do'anya tiada dikabulkan oleh Allah azza wa jalla.

Sang adik terenyuh dan merasa sangat bersyukur sekali mempunyai kakak yang begitu menyayanginya, dan dia mengucapkan terima kasih kepada kakaknya atas nasihat itu.

Suatu saat sang adik meninggal dunia, sang kakak merasa sedih karena sampai meninggalnya adiknya itu tidak ada perubahan pada nasibnya sehingga dia merasa yakin kalau adiknya itu meninggal dalam keadaan kotor hatinya sehubungan do'anya takpernah terkabul.

Sang kakak membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan amanah adiknya untuk dijadikan sebuah mesjid. Tiba-tiba matanya tertuju pada selembar kertas yang terlipat dalam sajadah yang biasa dipakai oleh adiknya yang berisi tulisan do'a, diantaranya Al-fatehah, Shalawat, do'a untuk guru mereka, do'a selamat dan ada kalimah di akhir do'anya:

"Yaa, Allah. tiada sesuatupun yang luput dari pengetahuan Mu,

Ampunilah aku dan kakak ku, kabulkanlah segala do'a kakak ku, bersihkanlah hati ku dan berikanlah kemuliaan hidup untuk kakakku didunia dan akhirat, "

Sang Kakak berlinang air mata dan haru biru memenuhi dadanya, tak dinyana ternyata adiknya tak pernah satukalipun berdo'a untuk memenuhi nafsu duniawinya.

HATI NURANI SI PENCURI

Pada suatu malam, seorang pencuri menyelinap ke sebuah rumah yang di huni oleh seorang nyonya tua, yang saat itu sedang duduk di samping meja. Sungguh beruntung sekali, pikir si pencuri. Tiba-tiba terdengar tangisan nyonya tua itu dengan tersedu-sedu, lalu mengambil sebuah gunting dan mengarahkannya ke leher.

"Ah.....! tidak boleh!" teriak si pencuri. Tanpa sadar ia berlaku sebagai pencuri, dia menerobos ke dalam rumah dan merampas gunting dari tangan nyonya itu.
"Biarkan aku mati...," ronta nyonya tua itu.
"Masalah apa yang terjadi? Bicarakan padaku, Untuk apa memilih jalan pintas?"

Ternyata Nyonya tua itu baru saja ditinggalkan suaminya. Anak dan menantu tidak berbakti, ditambah lagi menderita sakit hingga merasakan hidup ini tidak berarti lagi. Setelah dinasehati panjang lebar, niat untuk bunuh diri tadi perlahan-lahan hilang. Setelah ramai sejenak, para tetangga mengalihkan perhatian pada si pencuri tadi.

"Terima kasih,Tuan ! Tanpa pertolongan anda, tragedi malam ini tentu akan terjadi", cetus mereka.
"Kalian terlalu sungkan. Saya menolong nyonya ini adalah suatu reaksi spontan, sungguh tak pantas di puji",jawab si maling.
"Tuan, apakah marga anda?"
" Saya bermarga Tan."

Setelah berbasa-basi sebentar,tiba2 salah seorang di antara mereka berkata : "Oh ya! Ada satu hal yang perlu kita ketahui". kemudian matanya melirik kepada si maling.

"Tuan Tan, bagaimana engkau bisa sampai di sini dan menyelamatkan nyonya tua ini? Dari mana anda masuk?"
Si maling menjadi pusat perhatian puluhan pasang mata. "Celaka! tak mungkin merahasiakannya lagi. Lebih baik berterus terang saja", pikirnya.

"Saya masuk ke sini dengan memanjat tembok. Semula berniat mencuri,tak tahunya bertemu dengan seorang nyonya tua yang sedang putus asa. Niat mencuri hilang seketika begitu saya masuk ke dalam menyelamatkan si nyonya tua ini".

Kendati para tetangga terbengong mendengarkannya, namun mengingat ia telah menyelamatkan nyawa orang, maka mereka menasehatinya lalu membiarkannya pergi.

Terbukti bahwa seberapa jahatnya manusia,ia tetap memiliki hati nurani untuk menolong orang lain. Kita harus memberikan kesempatan.

Sabtu, 03 Maret 2012

24 Hal yang Membuat Laki-laki mencintai Perempuan

Berikut adalah 24 hal yang membuat Lelaki menyayangi Wanitanya

1. Mereka selalu wangi, meskipun hanya wangi shampoo
2. Mereka selalu tahu di mana harus menyandarkan kepalanya dibahu cowok.
3. Cara mereka masuk ke dalam pelukan cowok dengan nyaman.
4. Cara mereka mencium cowok yang membuat dunia tampak jauh lebih indah.
5. Cara mereka makan begitu lucu.
6. Waktu berjam-jam yang mereka butuhkan untuk berdandan, dan ternyata hasilnya sangat mengesankan.
7. Mereka selalu hangat, meskipun udara di luar amat sangat dingin.
8. Mereka selalu tampak menarik, tak peduli baju apa pun yang mereka kenakan.


9. Cara mereka berusaha untuk dipuji.
10. Cara mereka berdebat begitu lucu.
11. Cara tangan mereka meraih tangan kita.
12. Senyum mereka.
13. Kita selalu merasa senang melihat ide-nya waktu menelepon kita, khususnya setelah kita bertengkar.
14. Cara mereka mengatakan, “Kita jangan bertengkar lagi, ya?” meskipun sejam kemudian…….
15. Cara mereka mencium saat kita berbuat baik pada mereka.
16. Cara mereka mencium saat kita mengatakan “Aku mencintaimu.”
17. Sebenarnya, cara mereka mencium kita, itu saja……..
18. Cara mereka jatuh ke dalam pelukan kita saat mereka menangis.
19. Cara mereka minta maaf karena menangis gara-gara hal sepele.
20. Cara mereka memukul kita dan mengharapkan kita kesakitan.
21. Lalu, cara mereka minta maaf kalau pukulannya memang menyakitkan
(walaupun kita tak mau mengakui bahwa pukulannya memang sakit).
22. Cara mereka mengatakan, “Aku kangen padamu.”
23. Cara kita merindukan mereka.
24. Cara mereka menangis, yang membuat kita ingin mengubah dunia agar mereka tidak terluka lagi.


Namun, sekalipun kita mencintai mereka, membenci mereka, mengharapkan mereka mati, atau kita akan mati tanpa mereka… tidaklah jadi soal. Sebab, setelah mereka memasuki kehidupan kita, bagaimanapun orang lain memandang mereka, mereka adalah segalanya bagi kita.
Saat kita menatap mata mereka, menukik ke dalam jiwanya, dan kita mengatakan jutaan kata tanpa bersuara, kita tahu bahwa hidup kita menghirup debaran jantung mereka.” “Kita mencintai mereka dengan sejuta alasan. Hal itu bukan berhubungan dengan pikiran, melainkan dengan hati. Dengan perasaan. Hanya perasaan.”
“Jika cinta kita hanyalah keinginan untuk memiliki, hal itu tak bisa dinamakan cinta.”
Tuluslah jika Anda mencintai kekasih Anda.
Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Jumat, 02 Maret 2012

Nilai Kemuliaan seseorang

Nilai Kemuliaan seseorang itu bukan pada pakaiannya,
bukan sepatunya,
bukan jamnya γƍ bermerek,
bukan Hpnya keluaran terbaru,
bukan mobilnya γƍ mewah,
bukan pangkatnya,
bukan kemegahan rumahnya.

Nilai Kemuliaan atau Bobot manusia itu adalah,
terletak dalam kasihnya,
kebijaksanaannya,
ketinggian keilmuannya,
kecerdikan akalnya,
kedermawanan hatinya,
kebaikan perilakunya,
kesabaran dirinya,
ϑάπ pada ketulusan hatinya.

Dengan demikian, siapapun diri kita saat ini, sesungguhnya memiliki bakat-bakat kemuliaan,
memiliki nilai-nilai kecemerlangan,
tinggal bagaimana kita dapat mengolahnya.

Menjadi orang kaya atau orang biasa,
menjadi direktur atau karyawan biasa,
memiliki gelar berderet atau tanpa memiliki gelar,
memiliki pangkat dan jabatan tinggi atau orang biasa,
semuanya dapat memiliki nilai kemuliaan γƍ tinggi.

Sesungguhnya Nilai Kemuliaan manusia itu, hadir di dalam hati γƍ memiliki keimanan,
Di dalam hati γƍ penuh dengan ketulusan, kelembutan, penuh ƈȋƞƭȃ dan ǩȃșȋҥ ∫ȃγȃƞƍ.

Singkatnya, nilai kemuliaan manusia ada dalam kejernihan ϑάπ kecemerlangan hati nuraninya.